Mugianto Sebut Peran Pers Strategis untuk Indonesia Emas

Avatar photo

- Penulis

Senin, 9 Februari 2026 - 10:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Wamen HAM RI Mugianto, Minggu (8/2/2026)

i

Keterangan foto : Wamen HAM RI Mugianto, Minggu (8/2/2026)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Serang – Wakil Menteri Hak Asasi Manusia (Wamen HAM-red) RI Mugiyanto menyampaikan pers memiliki peran publik yang sangat strategis, tidak hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai pilar penting dalam mewujudkan Indonesia Emas. Pernyataan tersebut Mugianto katakan saat memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-6 Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) dengan menggelar Seminar Hak Asasi Manusia (HAM) pada Minggu, 8 Februari 2026 di Hotel Horison Kota Serang.

“Pers memiliki peran publik yang sangat strategis, tidak hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai pilar penting dalam mewujudkan Indonesia Emas yang berbasis pada nilai-nilai hak asasi manusia, profesionalisme, dan tanggung jawab sosial,” kata Wamen HAM Mugianto.

Selain itu, mantan aktivis 98 tersebut juga turut mengucapkan selamat datang dan sekaligus menyampaikan selamat Hari Lahir ke-6 kepada JMSI. Ia juga menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Pers Nasional (HPN).

“Saya mengapresiasi peran dan kontribusi insan pers dalam menjaga demokrasi, menegakkan nilai-nilai hak asasi manusia, serta mencerdaskan kehidupan bangsa. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menegaskan peran pers dalam menjaga demokrasi serta menjunjung tinggi nilai-nilai hak asasi manusia,” ucap Mugianto.

Sementara itu, Ketua Umum JMSI Teguh Santoso mengusulkan perluasan perlindungan Hak Asasi Manusia (HAM) bagi pekerja pers yang tidak hanya mencakup wartawan, tetapi juga pemilik dan pengelola media. Menurut Teguh, perluasan skema perlindungan HAM bagi pekerja pers merupakan hasil pembahasan mendalam dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) JMSI sehari sebelumnya.

Selama ini, perhatian terhadap isu keamanan pers lebih banyak tertuju pada wartawan di lapangan, sementara pemilik dan pengelola media, terutama di daerah, juga menghadapi berbagai risiko dan ancaman. Ia menegaskan, pendekatan perlindungan HAM yang lebih luas diperlukan untuk menjamin kebebasan pers sekaligus menjaga keberlangsungan media sebagai pilar demokrasi.

Dengan perlindungan HAM yang ditegakkan bagi seluruh pekerja pers, Teguh menilai fondasi Indonesia yang kuat dan berkeadilan dapat semakin terbentuk.

“Isu keamanan dan perlindungan insan pers menjadi fokus utama. Bukan hanya wartawan, tetapi pemilik dan pengelola media juga menghadapi tekanan yang tidak kecil dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya,” ujar Teguh.

Usulan tersebut dinilai sejalan dengan agenda nasional penghormatan terhadap HAM, terlebih di tengah kepercayaan dunia internasional kepada Indonesia yang saat ini memegang posisi Presiden Komisi HAM dunia. Momentum ini, kata Teguh, perlu dimanfaatkan untuk memperkuat komitmen perlindungan insan pers agar dapat bekerja secara aman, independen, dan bermartabat.

Sekedar informasi, dalam seminar HAM tersebut turut hadir sejumlah narasumber nasional, di antaranya Hendrayana Ahli dari Dewan Pers yang membahas aspek hukum pers, Satria Utama Batubara selaku akademisi Universitas Muhammadiyah Riau, Dino Umahuk sebagai Kepala Bidang Jurnalisme Berkualitas JMSI.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Marwan Jafar PKB: Perluasan QRIS Harus Diiringi Penguatan Keamanan dan Perlindungan Konsumen
Bank Banten Raih Penghargaan sebagai Popular Brand Kategori Jasa Keuangan Perbankan Daerah
Tanam Mangrove Tak Lagi Sekadar Aksi Hijau, Bali Dorong Blue Carbon Jadi Aset Ekonomi
Komisi XI Tagih Komitmen BI Dorong Lapangan Kerja dan Ekonomi Daerah
Surat dari Ternate: Lily Masita Tomasoa Memohon Keadilan kepada Jaksa Agung
Ketua PW Fatayat NU Ajak Kader Fatayat Aktif Kampanyekan Pariwisata Anyer dan Majukan Ekonomi Kreatif
Menjaga Samudra Tanpa Sekat: Redesign Kewenangan Bakamla dan Urgensi Single Agency Coast Guard
Mayjen TNI Pujo Widodo Apresiasi Keberpihakan Pemerintah kepada Petani
Berita ini 9 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Marwan Jafar PKB: Perluasan QRIS Harus Diiringi Penguatan Keamanan dan Perlindungan Konsumen

Rabu, 30 September 2026 - 21:07 WIB

Bank Banten Raih Penghargaan sebagai Popular Brand Kategori Jasa Keuangan Perbankan Daerah

Selasa, 29 September 2026 - 22:04 WIB

Tanam Mangrove Tak Lagi Sekadar Aksi Hijau, Bali Dorong Blue Carbon Jadi Aset Ekonomi

Selasa, 29 September 2026 - 19:57 WIB

Komisi XI Tagih Komitmen BI Dorong Lapangan Kerja dan Ekonomi Daerah

Selasa, 29 September 2026 - 11:40 WIB

Surat dari Ternate: Lily Masita Tomasoa Memohon Keadilan kepada Jaksa Agung

Berita Terbaru