Tantang Prabowo Debat, Jerry Massie: BEM UGM Seperti Semut Tantang Gajah

Avatar photo

- Penulis

Selasa, 24 Februari 2026 - 18:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Direktur Eksekutif Political and Public Policy Studies, Peneliti American Global University Dr Jerry Massie, Selasa (4/2/2025)

i

Keterangan foto : Direktur Eksekutif Political and Public Policy Studies, Peneliti American Global University Dr Jerry Massie, Selasa (4/2/2025)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Direktur Political and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie menyampaikan pandangan terkait aksi Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Gadjah Mada (UGM) yang mengajak debat kepada Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, terlihat adanya indikasi bahwa langkah tersebut lebih cenderung mencari sensasi politik dan berharap menjadi topik yang ramai diperbincangkan di ruang publik.

“Sebagai mahasiswa, seharusnya fokus pada pembelajaran dan pengembangan diri. Siapa tahu kelak bisa menjadi pemimpin yang berpengaruh bahkan presiden suatu hari nanti. Presiden Prabowo memiliki sejumlah program yang telah memberikan manfaat bagi rakyat, oleh karena itu mahasiswa perlu berpikir dengan cermat dan cerdas dalam menyikapi hal ini,” ujarnya dalam rillis yang diterima redaksi, Selasa (24/2/2026)

Jerry Massie menilai bahwa perbedaan tingkat dan kedalaman pengalaman antara seorang mahasiswa dengan presiden sangat jauh.

“Ini seperti semut yang ingin berhadapan dengan gajah; tidak sebanding dalam kapasitas dan cakupan tanggung jawab,” katanya.

Ia menyarankan agar Ketua BEM tersebut lebih fokus pada penyelesaian skripsi dan mempersiapkan diri untuk pendidikan strata dua jika diperlukan, daripada terkesan sok ahli dengan menantang presiden.

“Memberikan masukan yang konstruktif sangat dianjurkan, namun mengajak debat dengan cara yang demikian terkesan kurang sopan dan tidak sesuai dengan tatakrama yang seharusnya,” ujarnya.

Selain itu, Jerry juga mengungkapkan kekhawatirannya terkait pilihan kampus UGM sebagai lokasi munculnya aksi ini, bukan perguruan tinggi lain seperti UI atau ITB.

“Mengingat Presiden Jokowi juga berasal dari UGM, muncul pertanyaan apakah ada hubungan tertentu yang membuat pihak terkait merasa berani menantang Presiden Prabowo,” ucapnya.

Ia juga menduga bahwa aksi ini bisa jadi bagian dari upaya untuk merendahkan pemerintah Prabowo yang baru berjalan dua tahun, dan secara probabilistik mungkin ada keterkaitan dengan rencana Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang akan mengusung Gibran Rakabuming Raka di masa depan.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Gus Rozin Apresiasi Muktamirin, Hormati Mekanisme Pemilihan Ketum PBNU melalui AHWA
Ironi Muktamar NU ke-35: Wartawan Menunggu Seharian, Akses Peliputan Dibatasi
Gus Rozin Ajak Muktamirin Memilih Berdasarkan Hati Nurani
Peristiwa Cipasung Cukup Sekali, Jamaah Perlu Jaga Jam’iyah
Pandangan Kritis terhadap Isu Dinamika Internal Partai Golkar
Wakil Sekretaris PWNU Jateng: Muktamar Berwenang Membahas dan Mengubah AD/ART
Camelia Petir Guncang Muktamar NU ke-35, Jutaan Santri Bersholawat Bersama Seribu Rebana
Aspirasi Masyarakat Makimi: Minta DPR dan DPD RI Awasi Penertiban Kawasan Hutan
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:41 WIB

Gus Rozin Apresiasi Muktamirin, Hormati Mekanisme Pemilihan Ketum PBNU melalui AHWA

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:04 WIB

Ironi Muktamar NU ke-35: Wartawan Menunggu Seharian, Akses Peliputan Dibatasi

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:48 WIB

Peristiwa Cipasung Cukup Sekali, Jamaah Perlu Jaga Jam’iyah

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 08:09 WIB

Pandangan Kritis terhadap Isu Dinamika Internal Partai Golkar

Jumat, 28 Agustus 2026 - 23:06 WIB

Wakil Sekretaris PWNU Jateng: Muktamar Berwenang Membahas dan Mengubah AD/ART

Berita Terbaru