Transisi Direksi PDAM Tirta Pakuan, Kondusivitas Harus Tetap Tegak Lurus

Avatar photo

- Penulis

Minggu, 1 Maret 2026 - 17:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

keterangan foto : ​Sekretaris Pemuda Nasional (PEMNAS) Kota Bogor, Nurisman Iskandar, Minggu (1/3/2026)

i

keterangan foto : ​Sekretaris Pemuda Nasional (PEMNAS) Kota Bogor, Nurisman Iskandar, Minggu (1/3/2026)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co BOGOR, – Proses seleksi jajaran direksi Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor kini tengah menjadi sorotan publik. Di tengah dinamika internal yang melibatkan aspirasi sejumlah pegawai, muncul seruan untuk mengedepankan dialog konstruktif demi menjaga stabilitas pelayanan air bersih bagi masyarakat Kota Bogor.

​Sekretaris Pemuda Nasional (PEMNAS) Kota Bogor, Nurisman Iskandar, menekankan bahwa keberlangsungan perusahaan daerah harus menjadi prioritas utama di atas kepentingan kelompok. Ia menilai, riuh rendah di internal PDAM seharusnya tidak sampai mengganggu fokus utama perusahaan, yakni pelayanan publik yang prima.

​Profesionalisme dan Integritas Direksi Baru
​Nurisman menjelaskan bahwa proses seleksi direksi merupakan mekanisme formal yang dirancang untuk mencari pemimpin terbaik. Menurutnya, siapapun yang nantinya terpilih merupakan figur yang diharapkan mampu membawa perubahan positif dan inovasi bagi Tirta Pakuan.

​”Kita harus melihat transisi kepemimpinan ini sebagai peluang untuk pembenahan, bukan sebagai pemicu keretakan. Direksi yang terpilih nantinya memiliki tanggung jawab besar untuk menegakkan aturan dan menjaga integritas perusahaan tetap tegak lurus,” ujar Nurisman dalam keterangannya, Minggu (1/3/2026).

​Menolak Polarisasi, Mengedepankan Sinergi
​Menanggapi adanya aksi penolakan dari sebagian pegawai, PEMNAS Kota Bogor mengimbau agar seluruh elemen di dalam PDAM Tirta Pakuan kembali merapatkan barisan. Nurisman berpendapat bahwa sinergi antara pegawai dan direksi baru adalah syarat mutlak agar roda organisasi berjalan efisien.

​”Kondusivitas di lingkungan kerja adalah kunci. Jika internalnya harmonis, maka pelayanan ke masyarakat tidak akan terganggu. Kami mengajak rekan-rekan pegawai untuk memberikan kesempatan bagi direksi baru menunjukkan kinerjanya. Sinergi itu harus diciptakan, bukan dihindari,” tambahnya.

​Fokus pada Pelayanan Masyarakat
​Lebih lanjut, Nurisman mengingatkan bahwa masyarakat Kota Bogor tidak boleh menjadi korban dari ketidakharmonisan internal BUMD. Ia berharap semua pihak dapat meredam ego sektoral demi kepentingan yang lebih besar.

​Menjaga Iklim Kerja: Menciptakan suasana yang tenang agar proses transisi berjalan mulus.

​Aspirasi Lewat Jalur Tepat: Menggunakan saluran komunikasi internal yang resmi tanpa menciptakan kegaduhan di ruang publik.

​Dukungan Penuh: Memberikan ruang bagi jajaran direksi untuk menjalankan visi dan misi tanpa hambatan yang bersifat kontraproduktif.

​”Pada akhirnya, indikator keberhasilan sebuah BUMD adalah seberapa puas masyarakat mendapatkan akses air bersih. Mari kita pastikan transisi ini justru memperkuat pelayanan tersebut, Kami mengajak rekan-rekan pegawai untuk memberikan kesempatan bagi direksi baru menunjukkan kinerjanya. Sinergi itu harus diciptakan” pungkas Nurisman.

​Update Tahapan Kemendagri
Saat ini, proses seleksi telah mengerucut pada tiga nama calon direksi hasil penjaringan Panitia Seleksi (Pansel), tiga nama ini diusulkan untuk mengisi tiga kursi direksi, yaitu Dani Rakhmawan sebagai direktur operasional, Muzakkir sebagai direktur pelayanan dan bisnis, serta Teguh Setiadi sebagai Direktur Administrasi dan Keuangan Tirta Pakuan.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Forensic Inference Ladder Model dikembangkan oleh Gunadi Pramono anggota PPBN
Gaya Politik Egaliter Prabowo Tercermin pada Dasco — Harmoni dengan Gibran Bukti Nyata
Tiang Provider Menjamur di Pandeglang, Denyy Soroti Penataan: “Pemkab Tak Berdaya?
Sentul City Buldoser Lahan Milik Tetangga Prabowo di Bojong Koneng, Warga Siap Adu Bukti di Pengadilan
Rekam Jejak Pengabdian: Universitas La Tansa Mashiro Perkuat Sinergi Kampus dengan Sekolah di Lebak
Kinerja Menhut Raja Juli Diduga Hambat Investasi, Jadi Perhatian Kejagung dan KPK
Putusan MK Guncang Bakamla, Lembaga Penjaga Laut di Ujung Tanduk
Ahmad Jayani Pimpin PAGAR PALMERAH, 60 Pedagang Gelora-Palmerah Bangun Wadah Bersatu dan Berdaya
Berita ini 32 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 13:00 WIB

Forensic Inference Ladder Model dikembangkan oleh Gunadi Pramono anggota PPBN

Sabtu, 19 September 2026 - 16:53 WIB

Gaya Politik Egaliter Prabowo Tercermin pada Dasco — Harmoni dengan Gibran Bukti Nyata

Jumat, 18 September 2026 - 14:41 WIB

Tiang Provider Menjamur di Pandeglang, Denyy Soroti Penataan: “Pemkab Tak Berdaya?

Jumat, 18 September 2026 - 13:37 WIB

Sentul City Buldoser Lahan Milik Tetangga Prabowo di Bojong Koneng, Warga Siap Adu Bukti di Pengadilan

Kamis, 17 September 2026 - 17:17 WIB

Rekam Jejak Pengabdian: Universitas La Tansa Mashiro Perkuat Sinergi Kampus dengan Sekolah di Lebak

Berita Terbaru