Israel Klaim Hantam Kompleks Kepresidenan Iran, Teheran Balas Serang Pangkalan AS

Avatar photo

- Penulis

Selasa, 3 Maret 2026 - 19:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Eskalasi perang antara Israel, Amerika Serikat, dan Iran terus memanas. Militer Israel mengklaim telah melancarkan serangan udara yang menyasar kompleks kepemimpinan Iran di Teheran, termasuk kantor kepresidenan dan gedung Dewan Keamanan Nasional Tertinggi.

Dalam pernyataan resminya yang dikutip dari AFP, Selasa (3/3/2026), militer Israel menyebut Angkatan Udara mereka menghantam dan menghancurkan sejumlah fasilitas strategis di pusat pemerintahan Iran pada serangan yang dilakukan semalam. Beberapa amunisi dilaporkan dijatuhkan langsung ke area kantor kepresidenan dan gedung Dewan Keamanan Nasional.

Di sisi lain, Iran menyatakan terus menggempur pangkalan-pangkalan Amerika Serikat di kawasan Teluk sebagai bentuk pembalasan atas serangan gabungan AS dan Israel sejak Sabtu (28/2). Teheran mengklaim sedikitnya 560 tentara AS tewas atau terluka dalam rangkaian serangan balasan tersebut.

Juru bicara Markas Pusat Khatam al-Anbiya Angkatan Bersenjata Iran, Kolonel Ebrahim Zolfaghari, kepada media lokal Press TV menyampaikan bahwa serangan balasan bertajuk “Operasi Janji Sejati 4” merupakan respons atas serangan AS-Israel serta pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

Menurut Zolfaghari, dalam operasi itu Iran menargetkan kapal induk Amerika Serikat, USS Abraham Lincoln, dengan empat rudal jelajah. Ia mengklaim serangan tersebut memaksa kapal induk itu mundur ke perairan tenggara Samudra Hindia.

Selain itu, Iran juga menyatakan telah menyerang pangkalan udara AS Ali al-Salem di Kuwait hingga tidak dapat beroperasi, serta merusak infrastruktur angkatan laut AS di negara tersebut.

Hingga kini, belum ada konfirmasi independen terkait klaim kerusakan maupun jumlah korban yang disampaikan kedua belah pihak. Situasi di kawasan Timur Tengah pun dilaporkan semakin tegang seiring meningkatnya intensitas serangan.

Editor : David

Komentar ditutup.

Berita Terkait

KOSMAK Kirim Surat ke Presiden Prabowo, Usulkan Copot Jaksa Agung
Sudah Sebulan Belum Ditindaklanjuti, Lansia 83 Tahun Penjaga Tanah Wakaf Terancam Demo di Mabes Polri
Gede Sandra: Patriot Bond Solusi Pulihkan Kerugian SDA Akibat Praktik Transfer Pricing
PMI Manufaktur Anjlok ke 46,9, Infast Bestari Dorong Kemenperin Percepat Langkah Konkret
Mantan Kapuspenkum RJ Soehandoyo: Persatuan dan Doa Kunci Pulihkan Kehormatan Korps Adhyaksa
Kemendagri Tunjuk Bank Banten sebagai BPD Percontohan Implementasi Transaksi Elektronifikasi Dalam Peningkatan PAD 
Penetapan Febrie Adriansyah Tersangka, BaraNusa Minta Kasus Batu Bara Dibongkar Hingga Tuntas
Aktivis Anti Korupsi : Pihak Tertentu Giring Opini Serang Menteri PU
Berita ini 31 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:50 WIB

KOSMAK Kirim Surat ke Presiden Prabowo, Usulkan Copot Jaksa Agung

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:06 WIB

Sudah Sebulan Belum Ditindaklanjuti, Lansia 83 Tahun Penjaga Tanah Wakaf Terancam Demo di Mabes Polri

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:30 WIB

Gede Sandra: Patriot Bond Solusi Pulihkan Kerugian SDA Akibat Praktik Transfer Pricing

Rabu, 15 Juli 2026 - 15:01 WIB

PMI Manufaktur Anjlok ke 46,9, Infast Bestari Dorong Kemenperin Percepat Langkah Konkret

Selasa, 14 Juli 2026 - 22:58 WIB

Mantan Kapuspenkum RJ Soehandoyo: Persatuan dan Doa Kunci Pulihkan Kehormatan Korps Adhyaksa

Berita Terbaru