Simulasi Kemenkeu, Ekonomi RI Masih Tangguh di Tengah Eskalasi Global

Avatar photo

- Penulis

Rabu, 4 Maret 2026 - 03:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan isu ekonomi turut dibahas dalam pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dengan mantan presiden dan wakil presiden hingga ketua umum partai politik di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (3/3/2026) malam. Hal itu diungkapkan Purbaya kepada wartawan.

“Ada bahas antara lain kalau krisis seperti ini berkepanjangan, tahan nggak anggarannya, anggarannya seperti apa,” ujarnya.

Menurut dia, analisis yang dilakukan Kementerian Keuangan sekarang menunjukkan tidak ada masalah. Sebab, setoran pajak membaik di mana terdapat pertumbuhan 30% dalam kurun waktu Januari-Februari.

“Itu angka yang signifikan sekali. Artinya ada perbaikan yang signifikan di ekonomi dan perilaku orang-orang, pajak dan bea cukai,” katanya.

Saat ditanya seberapa kuat perekonomian di tengah eskalasi saat ini, Purbaya mengatakan, Kemenkeu melakukan simulasi dengan menggunakan asumsi harga minyak di level tertentu selama satu tahun.

“Jadi masih bisa di-absorb kalau harga minyak naik, kalau terlalu tinggi. Tapi kalau ekstrem sekali, akan kita hitung ulang,” ujar Purbaya.

Editor : Redaksi

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Tugas Menjaga Indonesia Tidak Pernah Selesai,  Bung AIR Ajak Generasi Muda Terus Berkontribusi
Camellia Apresiasi Wacana Pengadilan Ad Hoc: BUMN Harus Dikembalikan untuk Kepentingan Rakyat
 Menjelang Muktamar NU ke-35: Sorotan Bergeser ke Perebutan Posisi Rais Aam ​
Dr RD Mohammad Teguh Darmawan Resmi Jabat Kajati Jawa Barat, Gantikan Sutikno
Anton Suratto Daftar Kembali Ketua DPD Demokrat Jabar, Didukung 27 DPC
FBB Imbau Masyarakat Saring Informasi dan Tangkal Hoaks di Media Sosial
Egi Hendrawan Puji Rekor MURI Kapolri Cup 2026 dan Peran Gen Z Jaga Dunia Siber
BEM Indonesia Desak KPK Usut Tata Kelola PT Vale IGP Pomalaa, Soroti Dugaan 200 Ribu Ton Ore Nikel
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:07 WIB

Tugas Menjaga Indonesia Tidak Pernah Selesai,  Bung AIR Ajak Generasi Muda Terus Berkontribusi

Senin, 17 Agustus 2026 - 07:51 WIB

Camellia Apresiasi Wacana Pengadilan Ad Hoc: BUMN Harus Dikembalikan untuk Kepentingan Rakyat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 16:09 WIB

 Menjelang Muktamar NU ke-35: Sorotan Bergeser ke Perebutan Posisi Rais Aam ​

Kamis, 13 Agustus 2026 - 22:22 WIB

Dr RD Mohammad Teguh Darmawan Resmi Jabat Kajati Jawa Barat, Gantikan Sutikno

Kamis, 13 Agustus 2026 - 19:12 WIB

Anton Suratto Daftar Kembali Ketua DPD Demokrat Jabar, Didukung 27 DPC

Berita Terbaru

Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso

Hukum dan Kriminal

IPW: Penanganan Perkara Notaris Lily Penuh Dugaan Pelanggaran Prosedur

Senin, 17 Agu 2026 - 13:10 WIB