AS Klaim Kapal Selamnya Tenggelamkan Fregat Iran di Samudra Hindia

Avatar photo

- Penulis

Kamis, 5 Maret 2026 - 06:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) Pete Hegseth mengatakan sebuah kapal selam AS menenggelamkan kapal perang Iran di Samudra Hindia. Hegseth memuji serangan itu sebagai bukti jangkauan global Amerika dalam perangnya melawan Iran.

“Sebuah kapal selam Amerika menenggelamkan kapal perang Iran yang mengira dirinya aman di perairan internasional. Sebaliknya, kapal itu ditenggelamkan oleh torpedo,” kata Hegseth kepada wartawan dilansir AFP, Rabu (4/3/2026).

Otoritas Sri Lanka mengatakan mereka telah menyelamatkan 32 awak kapal dari fregat IRIS Dena tetapi 148 pelaut lainnya hilang, dengan harapan kecil bahwa lebih banyak lagi yang akan ditemukan.

Hegseth menyebut serangan itu sebagai kematian senyap dan penenggelaman kapal musuh pertama oleh AS dengan torpedo sejak Perang Dunia II.

“Seperti dalam perang itu, kita berjuang untuk menang.” ujarnya

Pentagon mengatakan salah satu tujuan utama perang AS-Israel melawan Iran adalah untuk melenyapkan angkatan laut negara itu.

Menteri Luar Negeri Sri Lanka, Vijitha Herath, mengatakan kepada parlemen bahwa warga Iran yang diselamatkan segera dilarikan ke rumah sakit utama di selatan pulau itu, sementara dua kapal angkatan laut dan sebuah pesawat dikerahkan untuk mencari yang lain.

Sumber Berita: Detik

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Skandal Mengerikan! Hery Susanto Ditangkap, Pansel Akui Tak Tahu Dosa Lama
Alasan Logis Pembubaran KPK, Denny Charter: Kejagung Terbukti Lebih Mumpuni
Dualisme Aturan dan Agen Ilegal, Masalah Pelaut Indonesia Belum Usai
Rekor Gila! Baru 6 Hari Dilantik Prabowo, Ketua Ombudsman Langsung Digiring Kejagung
Skandal Intervensi Tambang Nikel, Kejagung Tahan HS di Salemba
Soroti Tender Rp121 M, Mukhsin Nasir: KPK Periksa Menag
Ujung Kulon Terancam, Arif Rahman: Paru-Paru Dunia Butuh Perhatian
Optimisme Tinggi! Herman Khaeron dan Anton Suratto Pastikan Jabar Tetap Juara
Berita ini 21 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 22:16 WIB

Skandal Mengerikan! Hery Susanto Ditangkap, Pansel Akui Tak Tahu Dosa Lama

Kamis, 16 April 2026 - 21:00 WIB

Alasan Logis Pembubaran KPK, Denny Charter: Kejagung Terbukti Lebih Mumpuni

Kamis, 16 April 2026 - 19:19 WIB

Dualisme Aturan dan Agen Ilegal, Masalah Pelaut Indonesia Belum Usai

Kamis, 16 April 2026 - 19:06 WIB

Rekor Gila! Baru 6 Hari Dilantik Prabowo, Ketua Ombudsman Langsung Digiring Kejagung

Kamis, 16 April 2026 - 11:49 WIB

Soroti Tender Rp121 M, Mukhsin Nasir: KPK Periksa Menag

Berita Terbaru

Keterangan foto : Sementara itu, Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Ombudsman periode 2026-2031, Prof. Dr. Erwan Agus Purwanto, Kamis (16/4/2026)

Hukum dan Kriminal

Skandal Mengerikan! Hery Susanto Ditangkap, Pansel Akui Tak Tahu Dosa Lama

Kamis, 16 Apr 2026 - 22:16 WIB

Keterangan foto : Peneliti Senior IndexPolitica Indonesia, Denny Charter, Kamis (16/4/2026)

Hukum dan Kriminal

Alasan Logis Pembubaran KPK, Denny Charter: Kejagung Terbukti Lebih Mumpuni

Kamis, 16 Apr 2026 - 21:00 WIB