Anton Suratto: Persiapkan Segala Hal Sebelum Konflik Timur Tengah Membesar

Avatar photo

- Penulis

Rabu, 11 Maret 2026 - 13:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Wakil Ketua Komisi I DPR RI Anton Suratto, Rabu (11/2/2026)

i

Keterangan foto : Wakil Ketua Komisi I DPR RI Anton Suratto, Rabu (11/2/2026)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Wakil Ketua Komisi I DPR RI Anton Sukartono Suratto menekankan pentingnya menggandeng langkah diplomasi dan kesiapsiagaan nasional untuk mendukung terciptanya perdamaian di kawasan Timur Tengah.

Anton menyatakan bahwa diplomasi harus menjadi prioritas utama, dan pemerintah Indonesia siap untuk membantu kedua belah pihak yang terlibat konflik sebagai mediator.

“Intinya kita harus mengedepankan diplomasi, pemerintah juga siap untuk membantu kedua belah pihak bermediasi,” kata Anton, Senin (10/3/2026)

Selain upaya diplomasi, menurut Anton, pemerintah juga perlu menyusun berbagai langkah antisipasi, khususnya terkait keselamatan Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di wilayah konflik. Ia menegaskan bahwa skenario perlindungan dan evakuasi harus dipersiapkan sejak dini.

“Intinya kita harus siap dari segala macam aspek. Mulai dari bagaimana warga negara kita yang ada di sana bisa kembali ke Indonesia, langkah-langkah yang harus dilakukan sebelum terjadi kondisi darurat, hingga prosedur pemulangan apabila terjadi hal yang tidak diinginkan,” jelasnya dengan tegas.

Tak hanya itu, Anton menambahkan bahwa pemerintah juga wajib memberikan panduan yang jelas kepada masyarakat mengenai langkah-langkah penanggulangan jika situasi global memburuk. Tujuannya agar masyarakat lebih siap dan tidak mudah panik.

“Kita tentu berdoa jangan sampai terjadi perang yang lebih besar. Namun jika hal itu terjadi, masyarakat juga perlu mulai mempersiapkan diri dan menghemat apa yang bisa dihemat,” ucapnya.

“Jangan sampai kita tidak tahu harus melakukan apa ketika sesuatu terjadi dan akhirnya panik sendiri. Intinya, semua harus dipersiapkan dari sekarang,” pungkas Anton.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Tata Kelola Pupuk Nonsubsidi Dinilai Kurang Transparan, CERI Desak BPK Audit Khusus
Peduli Warga Terdampak Kekeringan, Marwan Jafar Salurkan 150 Tangki Air Bersih di Pati
David Pajung: Dua Tahun Pemerintahan Momentum Evaluasi dan Penguatan Agenda Pembangunan
CBA: BCA Jangan Meremehkan Keluhan Nasabah, Saham Tertekan Kepercayaan Publik Dipertaruhkan
Pemasangan Tihang Jaringan Provider Diduga Tak Miliki Ijin Resmi Makin Marak di Lebak
KMHDI Desak Pemerintah Pastikan Pemulihan Ekosistem Pascakebakaran
KITA Banten Minta Kominfo Pandeglang Periksa Pemasangan Tiang WiFi MyRepublic di Cadasari
Soroti Anggaran MBG dan KDMP, LMND Minta Pemerintah Gratiskan Kuliah dan Berobat
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:06 WIB

Peduli Warga Terdampak Kekeringan, Marwan Jafar Salurkan 150 Tangki Air Bersih di Pati

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:09 WIB

David Pajung: Dua Tahun Pemerintahan Momentum Evaluasi dan Penguatan Agenda Pembangunan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:35 WIB

CBA: BCA Jangan Meremehkan Keluhan Nasabah, Saham Tertekan Kepercayaan Publik Dipertaruhkan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:19 WIB

Pemasangan Tihang Jaringan Provider Diduga Tak Miliki Ijin Resmi Makin Marak di Lebak

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:28 WIB

KMHDI Desak Pemerintah Pastikan Pemulihan Ekosistem Pascakebakaran

Berita Terbaru