Jerry Massie: Ada “Orang Kuat” di Balik Serangan ke Prabowo, Dana Asing Perlu Diaudit

Avatar photo

- Penulis

Minggu, 5 April 2026 - 22:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Prabowo Subianto, Presiden RI

i

Foto: Prabowo Subianto, Presiden RI

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co JAKARTA – Pengamat politik menyoroti pernyataan Direktur SMRC Saiful Mujani yang dinilai tendensius dan bombastis. Menurut Direktur Eksekutif Political and Policy Public Studies (P3S), Jerry Massie, ucapan tersebut dinilai sangat irasional dan diduga kuat merupakan bagian dari upaya sistematis untuk menjatuhkan atau “menggoyang” pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Jerry menilai, pernyataan yang disampaikan dalam acara halal bi halal tersebut sarat dengan arogansi politik dan bukan sekadar narasi biasa.

“Saya kira pernyataan Saiful Mujani sangat irasional. Ini bukan sekadar kritik, tapi ada upaya menjatuhkan Prabowo. Bisa saja selain kelompok yang didanai asing seperti George Soros, kini serangan datang dari kalangan ‘surveyor’ sendiri,” ujar Jerry dalam keterangannya, Minggu (5/4/2026)

Menurut Jerry, nasihat yang disampaikan justru terkesan memojokkan dan melemahkan. Hal ini memunculkan kecurigaan bahwa ada agenda tersembunyi untuk mengembosi dan menjungkalkan pemerintahan yang sah.

“Kata-katanya momohok dan bombastis, sangat tendensius. Ini bukan sekadar narasi politik, jangan-jangan ada upaya mengembosi dan menjungkalkan pemerintahan Prabowo. Narasi-narasi untuk menyudutkan dan melemahkan mulai digoreng habis-habisan, bahkan media tertentu mulai menyalahkan Presiden,” tegasnya.

Jerry memprediksi, berbagai isu sensitif akan diangkat kembali untuk memicu ketidakstabilan. Mulai dari isu politik masa lalu, program Makan Bergizi Gratis (MBG), hingga kasus gugurnya 6 prajurit TNI di Lebanon akan dijadikan bahan perdebatan.

Padahal, lanjut Jerry, kepemimpinan Prabowo dinilai sangat elegan dan cerdas. Prestasi diplomasi ekonomi yang berhasil membawa investasi hingga hampir Rp500 triliun dari Korea Selatan dan Jepang, serta Rp400 triliun dari Uni Emirat Arab (UEA) tahun lalu, merupakan capaian yang sulit ditandingi pemimpin lain.

“Prabowo itu pemimpin yang elegan dan cerdas, lobinya belum bisa diikuti presiden lain. Dia mampu bawa pulang investasi triliunan rupiah. Tapi sayang, di lapangan justru banyak yang menjatuhkan nama baiknya,” tambahnya.

Kritik keras juga dilayangkan terkait implementasi program MBG. Jerry menegaskan bahwa laporan yang menyatakan “semua baik-baik saja” tidak sesuai dengan fakta di lapangan di mana banyak kasus keracunan makanan dan kualitas yang tidak sesuai standar gizi.

“Program MBG itu baik, tapi orang-orang di bawah banyak yang menjatuhkan nama presiden. Laporan mereka bilang baik-baik saja, padahal banyak korban keracunan dan makanan tak sesuai standar,” ungkapnya.

Melihat pola serangan ini, Jerry menilai isu-isu seperti impeachment dan makar mulai dihembuskan ke publik untuk membangun opini negatif. Ia bahkan menyinggung kemungkinan adanya dana asing yang bermain di balik layar.

“Saya sarankan, dana-dana asing yang diduga berasal dari George Soros perlu diaudit untuk apa. Di Amerika, anggaran tersebut dipakai untuk menjatuhkan pemerintahan. Pernyataan Saiful Mujani ini berbahaya dan bagian dari brain washing pada publik,” pungkasnya.

Jerry menduga ada kekuatan besar di balik keberanian Saiful Mujani melontarkan pernyataan kontroversial tersebut.

“Saya curiga ada orang kuat di belakang Saiful Mujani hingga dia berani menyampaikan kata-kata yang sangat berbahaya ini,” tutup Jerry Massie.

Penulis : Fairus

Editor : Red

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Optimisme Tinggi! Herman Khaeron dan Anton Suratto Pastikan Jabar Tetap Juara
Data adalah Kompas Pembangunan, Adde Rosi: Akurasi adalah Harga Mati
Gagap Data Anggaran, Menteri Pariwisata Layak Di-Reshuffle
Selain Negara, HAM Disabiltas Intelektual Menjadi Tanggung Jawab Swasta
Kumpulan Catatan Pembuktian Persidangan Perdata Perkara CMNP Lawan Hary Tanoe dan MNC, Begini Faktanya
Memaknai Lawatan Presiden ke Rusia, dan Menhan ke US. PROJO : Itu Tanda-tanda Indonesia Akan Besar
BCW Tegaskan: Kematian Dua Anak di Proyek KSCS Lebak Adalah Kelalaian Pidana
Pekerja Koma Tak Punya BPJS, Kepala BGN Janji Investigasi SPPG di Langkat
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 01:37 WIB

Optimisme Tinggi! Herman Khaeron dan Anton Suratto Pastikan Jabar Tetap Juara

Rabu, 15 April 2026 - 22:55 WIB

Data adalah Kompas Pembangunan, Adde Rosi: Akurasi adalah Harga Mati

Rabu, 15 April 2026 - 22:30 WIB

Gagap Data Anggaran, Menteri Pariwisata Layak Di-Reshuffle

Rabu, 15 April 2026 - 20:38 WIB

Selain Negara, HAM Disabiltas Intelektual Menjadi Tanggung Jawab Swasta

Rabu, 15 April 2026 - 19:54 WIB

Kumpulan Catatan Pembuktian Persidangan Perdata Perkara CMNP Lawan Hary Tanoe dan MNC, Begini Faktanya

Berita Terbaru

Keterangan foto : Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, Senin (13/4/2026)

Headline

Gagap Data Anggaran, Menteri Pariwisata Layak Di-Reshuffle

Rabu, 15 Apr 2026 - 22:30 WIB