HUT Bone ke-696, Kajati Didik Farkhan Dapat Gelar Mulia dari Dewan Adat

Avatar photo

- Penulis

Senin, 6 April 2026 - 23:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Selatan, Dr. Didik Farkhan Alisyahdi, Senin (6/4/2026)

i

Keterangan foto : Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Selatan, Dr. Didik Farkhan Alisyahdi, Senin (6/4/2026)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co BONE – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Selatan, Dr. Didik Farkhan Alisyahdi menerima penghormatan tertinggi dari masyarakat adat Kabupaten Bone. Dalam upacara yang berlangsung khidmat di Rumah Jabatan Bupati Bone, Senin (6/4/2026), ia dianugerahi gelar kehormatan adat Bugis “La Mappapole Daeng Pawinru”.

Penganugerahan gelar mulia ini dilaksanakan dalam rangka menyemarakkan peringatan Hari Jadi Bone ke-696. Piagam kehormatan diserahkan langsung dan disahkan oleh Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, bersama Ketua Dewan Adat Saoraja Kabupaten Bone, Drs. H.A. Baso Hamid Achmad.

Gelar La Mappapole Daeng Pawinru memiliki makna yang sangat dalam, yakni sosok pemimpin yang arif dan bijaksana, sangat berhati-hati dalam menyampaikan kebenaran, jujur, teguh pendirian, serta tidak membeda-bedakan dalam mengemban amanah negara.

Bupati Andi Asman Sulaiman menjelaskan, pemberian gelar ini bukan sekadar simbolis, melainkan wujud pengakuan dan rasa hormat masyarakat atas kinerja dan karakter pribadi Kajati Sulsel.

“Kami melihat ketegasan, kejujuran, serta kearifan dalam diri Bapak Kajati saat menegakkan hukum. Ini sejalan dengan nilai-nilai luhur budaya Bugis yang kami junjung tinggi,” ujar Bupati, Senin (6/4/2026)

Sementara itu, Dr. Didik Farkhan Alisyahdi menyampaikan rasa syukur, bangga, dan terharu atas penghormatan yang diberikan oleh Dewan Adat Saoraja dan seluruh masyarakat Bone. Ia menilai gelar ini menjadi penyemangat dan tanggung jawab moral bagi dirinya dan jajaran kejaksaan.

“Ini adalah cambuk penyemangat agar kami senantiasa teguh, jujur, berhati-hati, dan tidak tebang pilih dalam menegakkan keadilan demi tegaknya hukum dan wibawa NKRI,” tegasnya.

Acara berlangsung khidmat dan turut disaksikan oleh jajaran Forkopimda Bone, tokoh masyarakat, serta pejabat utama Kejaksaan Tinggi Sulsel dan Kejaksaan Negeri Bone, ditutup dengan ramah tamah yang hangat.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Gus Rozin Apresiasi Muktamirin, Hormati Mekanisme Pemilihan Ketum PBNU melalui AHWA
Ironi Muktamar NU ke-35: Wartawan Menunggu Seharian, Akses Peliputan Dibatasi
Gus Rozin Ajak Muktamirin Memilih Berdasarkan Hati Nurani
Peristiwa Cipasung Cukup Sekali, Jamaah Perlu Jaga Jam’iyah
Pandangan Kritis terhadap Isu Dinamika Internal Partai Golkar
Wakil Sekretaris PWNU Jateng: Muktamar Berwenang Membahas dan Mengubah AD/ART
Camelia Petir Guncang Muktamar NU ke-35, Jutaan Santri Bersholawat Bersama Seribu Rebana
Aspirasi Masyarakat Makimi: Minta DPR dan DPD RI Awasi Penertiban Kawasan Hutan
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:41 WIB

Gus Rozin Apresiasi Muktamirin, Hormati Mekanisme Pemilihan Ketum PBNU melalui AHWA

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:04 WIB

Ironi Muktamar NU ke-35: Wartawan Menunggu Seharian, Akses Peliputan Dibatasi

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:48 WIB

Peristiwa Cipasung Cukup Sekali, Jamaah Perlu Jaga Jam’iyah

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 08:09 WIB

Pandangan Kritis terhadap Isu Dinamika Internal Partai Golkar

Jumat, 28 Agustus 2026 - 23:06 WIB

Wakil Sekretaris PWNU Jateng: Muktamar Berwenang Membahas dan Mengubah AD/ART

Berita Terbaru