Dari Tomohon dan Karo, Hinca Bawa Semangat Bunga untuk Keadilan

Avatar photo

- Penulis

Minggu, 19 April 2026 - 15:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Partai Demokrat, Hinca Panjaitan, Minggu (19/4/2026)

i

Keterangan foto : Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Partai Demokrat, Hinca Panjaitan, Minggu (19/4/2026)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Partai Demokrat, Hinca Panjaitan, kembali menggaungkan konsep unik namun mendalam terkait proses hukum di Indonesia. Dalam kunjungan kerjanya di wilayah hukum Sulawesi Utara, ia menekankan pentingnya penerapan “CCBunga” sebagai pelengkap sistem CCTV di ruang pemeriksaan, sejalan dengan amanat Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang baru.

Konsep ini disampaikan Hinca saat bertatap muka dengan jajaran Polda Sulut, Kejaksaan Tinggi, dan BNNP Sulawesi Utara. Menurutnya, penegakan hukum tidak boleh identik dengan ketakutan, melainkan harus mencerminkan rasa keadilan yang nyaman, transparan, dan berpihak pada hak asasi manusia.

“Kenapa harus ada CCBunga? Karena pemeriksaan harus transparan dan fair. Kalau CCTV berfungsi merekam prosesnya, maka CCBunga hadir agar suasana pemeriksaannya menjadi sejuk, indah, dan tidak menakutkan. Ini pastinya agar proses hukum benar-benar berkeadilan,” ujar Hinca dengan penuh semangat, Minggu (19/4/2026)

Dari Tomohon dan Karo, Simbol Keadilan Mekar

Hinca menjelaskan, gagasan ini lahir dan tumbuh subur dari dua daerah yang dikenal sebagai negeri seribu bunga, yaitu Tomohon di Sulawesi Utara dan Karo di Sumatera Utara. Baginya, bunga bukan sekadar tanaman hias, melainkan metafora kuat dari keadilan itu sendiri.

“Kita mulai dari Sulawesi Utara di Tomohon dan Sumatera Utara di Karo. Di kedua tempat ini jutaan bunga tumbuh subur mendampingi KUHAP sebagai cara menemukan keadilan. Bunga yang mekar dan harum mestinya juga memberi rasa keadilan bagi setiap warga negara yang mencari kebenaran,” tegas politisi Demokrat ini.

Hinca bersama Kapolda Sulut, Kapolres Tomohon, dan jajaran utama akan meninjau langsung ladang bunga di Tomohon. Perjalanan ini bukan sekadar silaturahmi, melainkan upaya memastikan semangat keadilan benar-benar “hidup” dan bisa dirasakan hingga ke pelosok desa, termasuk nanti saat melanjutkan kunjungan ke Desa Raya, Berastagi, Karo.

“Keadilan harus hadir bukan hanya di ruang sidang, tapi juga sampai ke ladang-ladang petani bunga. Itulah cita-cita kita,” pungkasnya.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Terkubur 16 Tahun, Dibongkar Sekarang: Kejati Sulbar Diminta Usut Dugaan Korupsi di Balik HGU PT Letawa
PPK Diduga Langgar KAK dan Aturan LKPP, Kadisdik Bekasi Enggan Menjelaskan
Marwan Jafar PKB: Perluasan QRIS Harus Diiringi Penguatan Keamanan dan Perlindungan Konsumen
Bank Banten Raih Penghargaan sebagai Popular Brand Kategori Jasa Keuangan Perbankan Daerah
Tanam Mangrove Tak Lagi Sekadar Aksi Hijau, Bali Dorong Blue Carbon Jadi Aset Ekonomi
Komisi XI Tagih Komitmen BI Dorong Lapangan Kerja dan Ekonomi Daerah
Surat dari Ternate: Lily Masita Tomasoa Memohon Keadilan kepada Jaksa Agung
Ketua PW Fatayat NU Ajak Kader Fatayat Aktif Kampanyekan Pariwisata Anyer dan Majukan Ekonomi Kreatif
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Terkubur 16 Tahun, Dibongkar Sekarang: Kejati Sulbar Diminta Usut Dugaan Korupsi di Balik HGU PT Letawa

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:53 WIB

PPK Diduga Langgar KAK dan Aturan LKPP, Kadisdik Bekasi Enggan Menjelaskan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Marwan Jafar PKB: Perluasan QRIS Harus Diiringi Penguatan Keamanan dan Perlindungan Konsumen

Rabu, 30 September 2026 - 21:07 WIB

Bank Banten Raih Penghargaan sebagai Popular Brand Kategori Jasa Keuangan Perbankan Daerah

Selasa, 29 September 2026 - 22:04 WIB

Tanam Mangrove Tak Lagi Sekadar Aksi Hijau, Bali Dorong Blue Carbon Jadi Aset Ekonomi

Berita Terbaru