BaraNusa Dukung Mahasiswa: Bubarkan MBG, Kembalikan Anggaran Pendidikan

Avatar photo

- Penulis

Senin, 4 Mei 2026 - 22:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Ketua Umum Barisan Rakyat Nusantara (BaraNusa), Adi Kurniawan, Senin (4/4/2026)

i

Keterangan foto : Ketua Umum Barisan Rakyat Nusantara (BaraNusa), Adi Kurniawan, Senin (4/4/2026)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Gelombang penolakan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) semakin meluas. Ratusan mahasiswa dari berbagai kampus turun ke jalan menggelar demonstrasi di depan Kementerian Pendidikan, menilai program tersebut telah menyimpang dan menggeser fokus utama dari dunia pendidikan nasional.

Mahasiswa menyoroti adanya potensi pengalihan anggaran pendidikan yang seharusnya dialokasikan untuk peningkatan kualitas guru, perbaikan fasilitas sekolah, dan kesejahteraan tenaga pendidik, justru dialihkan ke program yang dinilai belum jelas arah dan dampaknya.

Merespons aksi tersebut, Ketua Umum Barisan Rakyat Nusantara (BaraNusa), Adi Kurniawan, menyatakan dukungan penuh terhadap perjuangan mahasiswa.

“Kami mendukung penuh aksi mahasiswa ini. Suara mereka adalah representasi kegelisahan rakyat yang tidak boleh didiamkan. Pendidikan adalah hak dasar rakyat, bukan ladang eksperimen kebijakan yang justru mengorbankan masa depan generasi bangsa,” tegas Adi Kurniawan.

Desak Evaluasi Total, Minta MBG Segera Dibubarkan

Menurut Adi, kebijakan MBG harus dievaluasi secara menyeluruh karena dinilai telah mengaburkan substansi pendidikan itu sendiri. Negara, lanjutnya, seharusnya fokus memprioritaskan akses pendidikan yang gratis dan berkualitas mulai dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi.

“Kami mendesak pemerintah untuk segera membubarkan program MBG. Anggaran pendidikan harus dikembalikan sepenuhnya untuk kepentingan pendidikan, bukan dialihkan ke program yang tidak menyentuh akar persoalan,” serunya.

Adi juga menyoroti berbagai persoalan klasik yang masih menjadi beban masyarakat, seperti ketimpangan akses dan mahalnya biaya sekolah. Ia menilai momentum kritik ini harus menjadi titik balik bagi pemerintah untuk kembali pada amanat konstitusi.

“Jika negara serius ingin membangun masa depan, maka pendidikan harus menjadi prioritas utama. Bubarkan MBG, wujudkan pendidikan gratis dan berkualitas untuk seluruh rakyat Indonesia,” pungkasnya.

Penulis : Jum

Editor : Red

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Terkubur 16 Tahun, Dibongkar Sekarang: Kejati Sulbar Diminta Usut Dugaan Korupsi di Balik HGU PT Letawa
PPK Diduga Langgar KAK dan Aturan LKPP, Kadisdik Bekasi Enggan Menjelaskan
Marwan Jafar PKB: Perluasan QRIS Harus Diiringi Penguatan Keamanan dan Perlindungan Konsumen
Bank Banten Raih Penghargaan sebagai Popular Brand Kategori Jasa Keuangan Perbankan Daerah
Tanam Mangrove Tak Lagi Sekadar Aksi Hijau, Bali Dorong Blue Carbon Jadi Aset Ekonomi
Komisi XI Tagih Komitmen BI Dorong Lapangan Kerja dan Ekonomi Daerah
Surat dari Ternate: Lily Masita Tomasoa Memohon Keadilan kepada Jaksa Agung
Ketua PW Fatayat NU Ajak Kader Fatayat Aktif Kampanyekan Pariwisata Anyer dan Majukan Ekonomi Kreatif
Berita ini 56 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Terkubur 16 Tahun, Dibongkar Sekarang: Kejati Sulbar Diminta Usut Dugaan Korupsi di Balik HGU PT Letawa

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:53 WIB

PPK Diduga Langgar KAK dan Aturan LKPP, Kadisdik Bekasi Enggan Menjelaskan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Marwan Jafar PKB: Perluasan QRIS Harus Diiringi Penguatan Keamanan dan Perlindungan Konsumen

Rabu, 30 September 2026 - 21:07 WIB

Bank Banten Raih Penghargaan sebagai Popular Brand Kategori Jasa Keuangan Perbankan Daerah

Selasa, 29 September 2026 - 22:04 WIB

Tanam Mangrove Tak Lagi Sekadar Aksi Hijau, Bali Dorong Blue Carbon Jadi Aset Ekonomi

Berita Terbaru