Rakyat Butuh Rasa Aman, BaraNusa: Langkah Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal Harus Didukung

Avatar photo

- Penulis

Sabtu, 16 Mei 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Adi, Selasa (12/5/2026)

i

Keterangan foto : Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Adi, Selasa (12/5/2026)

Ikuti kami di Google News

Terasmrdia.co Jakarta – Menanggapi pernyataan LBH Jakarta yang mengkritik pembentukan Tim Pemburu Begal oleh Polda Metro Jaya, Ketua Umum Barisan Rakyat Nusantara (BaraNusa), Adi Kurniawan, menilai sikap tersebut terlalu berlebihan dan berpotensi melemahkan semangat aparat dalam memberantas kejahatan jalanan yang semakin meresahkan masyarakat.

Adi Kurniawan menegaskan bahwa masyarakat saat ini hidup dalam ketakutan akibat maraknya aksi begal, pencurian dengan kekerasan, hingga tindak kriminal jalanan yang kian brutal di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Karena itu, langkah Polda Metro Jaya membentuk Tim Pemburu Begal merupakan bentuk respons cepat negara untuk memberikan rasa aman kepada rakyat.

“Kami menghormati pandangan LBH Jakarta, tetapi jangan sampai narasi yang dibangun justru menggiring opini seolah-olah aparat pasti akan melakukan pelanggaran HAM. Hari ini rakyat lebih takut dibegal di jalan daripada takut pada aparat yang sedang bekerja menjaga keamanan,” ujar Adi Kurniawan.

Menurutnya, pembentukan Tim Pemburu Begal harus dilihat sebagai langkah preventif dan represif terhadap meningkatnya kriminalitas jalanan yang sudah banyak memakan korban. Ia menilai negara tidak boleh kalah oleh pelaku kejahatan yang membawa senjata tajam bahkan tak segan melukai masyarakat.

Adi juga meminta semua pihak untuk memberikan dukungan moral kepada aparat kepolisian agar dapat bekerja maksimal dalam menjaga keamanan publik, selama tetap berada dalam koridor hukum dan profesionalisme.

“Kami percaya aparat kepolisian memiliki mekanisme pengawasan internal. Jika ada oknum yang melanggar hukum tentu harus ditindak. Tetapi jangan kemudian seluruh upaya pemberantasan begal dicurigai sejak awal sebagai tindakan extrajudicial killing. Itu justru bisa melemahkan kepercayaan publik terhadap upaya penegakan hukum,” tegasnya.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya membentuk Tim Pemburu Begal yang akan bersiaga selama 24 jam di sejumlah titik rawan kejahatan jalanan di Jakarta dan wilayah penyangga. Tim tersebut dibentuk untuk merespons maraknya aksi begal dan kriminalitas jalanan yang meresahkan masyarakat.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Tiang Telepon di Batur Jaya Dipertanyakan, Rohim Desak APH Investigasi Program dan Perizinannya
Didampingi Camel Petir, Anggota DPR RI Tommy Kurniawan Ikut Berbagi Bersama Tim PJBW di Raden Saleh Jakarta Pusat
DPD GMPK DKI Bagikan 10.000 Masker dan 700 Nasi Kotak
Jerry Massie: Hukum Tak Boleh Tunduk pada Siapapun, Jokowi Wajib Hadir di Persidangan
KOSMAK Lapor Dugaan Korupsi Porang Sidrap Rp26 Miliar ke Kortas Tipidkor Polri
Rakyat Susah, Fasilitas Pejabat Mewah: Golf dan Rumah Miliaran Komisioner OJK Dipersoalkan
Cegah Rekening Ganda, Marwan Jafar Minta Program 200 Juta Rekening Gratis Prioritaskan Warga Unbanked
Hadapi Kemarau, Arif Rahman Bantu Warga Baduy dengan Sembako dan 14 RTLH
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 15:19 WIB

Tiang Telepon di Batur Jaya Dipertanyakan, Rohim Desak APH Investigasi Program dan Perizinannya

Sabtu, 12 September 2026 - 08:37 WIB

Didampingi Camel Petir, Anggota DPR RI Tommy Kurniawan Ikut Berbagi Bersama Tim PJBW di Raden Saleh Jakarta Pusat

Jumat, 11 September 2026 - 21:35 WIB

DPD GMPK DKI Bagikan 10.000 Masker dan 700 Nasi Kotak

Jumat, 11 September 2026 - 21:24 WIB

Jerry Massie: Hukum Tak Boleh Tunduk pada Siapapun, Jokowi Wajib Hadir di Persidangan

Jumat, 11 September 2026 - 13:46 WIB

KOSMAK Lapor Dugaan Korupsi Porang Sidrap Rp26 Miliar ke Kortas Tipidkor Polri

Berita Terbaru

GMPK DKI memilih turun langsung membagikan 10.000 masker dan 700 nasi kotak kepada masyarakat, Jumat (11/9/2026).

Nasional

DPD GMPK DKI Bagikan 10.000 Masker dan 700 Nasi Kotak

Jumat, 11 Sep 2026 - 21:35 WIB