Tinawati Andra Soni dan BKKBN Gelar Pelayanan KB Implan Gratis bagi Warga Balaraja

Avatar photo

- Penulis

Selasa, 26 Mei 2026 - 08:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tinawati Andra Soni bersama jajaran Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Provinsi Banten meninjau langsung pelayanan Keluarga Berencana (KB) implan gratis di Aula Kantor Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, Senin (25/5/2026).

i

Tinawati Andra Soni bersama jajaran Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Provinsi Banten meninjau langsung pelayanan Keluarga Berencana (KB) implan gratis di Aula Kantor Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, Senin (25/5/2026).

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Tinawati Andra Soni bersama jajaran Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Provinsi Banten meninjau langsung pelayanan Keluarga Berencana (KB) implan gratis di Aula Kantor Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, Senin (25/5/2026).

Kegiatan bakti sosial yang diinisiasi Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (IPeKB) Provinsi Banten itu melibatkan ratusan perempuan dari berbagai elemen masyarakat di Kecamatan Balaraja. Sebanyak 50 ibu mengikuti pemasangan KB implan gratis hanya dengan menggunakan dokumen kependudukan.

Dalam kesempatan tersebut, Tinawati turut berdialog dengan para akseptor sekaligus memberikan edukasi mengenai pentingnya keluarga berencana dan pencegahan stunting. Menurutnya, pelayanan KB implan menjadi bagian dari program pemerintah dalam memperkuat pembangunan keluarga dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Ia menjelaskan, edukasi keluarga berencana perlu terus diperluas melalui kader PKK, posyandu hingga penyuluh KB yang tersebar di seluruh wilayah se Banten, sehingga informasi mengenai masyarakat terhadap pengasuhan anak, layanan day care, dan pencegahan stunting dapat tersampaikan secara masif. Upaya tersebut juga dinilai menjadi salah satu langkah untuk menekan angka kemiskinan.

“Tadi ada sosialisasi kepada masyarakat terkait penggunaan KB implan,” ujar Tinawati.

Tinawati menambahkan, rangkaian bakti sosial IPeKB Provinsi Banten juga diisi dengan kunjungan ke keluarga berisiko stunting di Desa Saga, Kecamatan Balaraja. Rombongan memberikan intervensi berupa bantuan jamban sehat dan penanganan rumah tidak layak huni.

Selain itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten juga terus mendorong optimalisasi Pos Pelayanan Desa Sejahtera (Posyandra) sebagai pusat pelayanan masyarakat di tingkat desa, mulai dari kegiatan posyandu, penyuluhan PKK, hingga layanan sosial lainnya.

Sementara itu, Yuda Ganda Putra menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan ini merupakan implementasi program unggulan BKKBN. Antara lain, Bangga Kencana (Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana).

Ia menyebut capaian Program Bangga Kencana di Provinsi Banten menunjukkan hasil positif. Angka Modern Contraceptive Prevalence Rate (MCPR) atau pasangan usia subur yang menggunakan alat kontrasepsi modern mencapai 63,6 persen.

Selain itu, angka Total Fertility Rate (TFR) Provinsi Banten tercatat sebesar 1,98 dengan Indeks Pembangunan Keluarga mencapai 64,8 poin atau masuk kategori sangat baik.

Menurut Yuda, keberhasilan tersebut tidak lepas dari sinergi antara Pemerintah Provinsi Banten dan BKKBN dalam memperkuat pelayanan keluarga berencana, termasuk KB pasca persalinan yang berhasil mengantarkan Banten meraih penghargaan Terbaik I Nasional Tahun 2025.

“Capaian indikator Program Bangga Kencana di Banten sangat baik,” katanya.

Saat ini, BKKBN Provinsi Banten juga memiliki 24.420 pendamping keluarga yang tersebar di seluruh wilayah untuk mengawal program Makan Bergizi Gratis bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD.

Salah satu peserta pelayanan KB implan gratis, Yanti Arianti mengaku sangat terbantu dengan program tersebut. Warga Kampung Caliu, Desa Talagasari, Kecamatan Balaraja itu berharap kegiatan serupa dapat diperluas karena tingginya antusiasme masyarakat. (ADV)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Sudah Sebulan Belum Ditindaklanjuti, Lansia 83 Tahun Penjaga Tanah Wakaf Terancam Demo di Mabes Polri
Gede Sandra: Patriot Bond Solusi Pulihkan Kerugian SDA Akibat Praktik Transfer Pricing
PMI Manufaktur Anjlok ke 46,9, Infast Bestari Dorong Kemenperin Percepat Langkah Konkret
Mantan Kapuspenkum RJ Soehandoyo: Persatuan dan Doa Kunci Pulihkan Kehormatan Korps Adhyaksa
Kemendagri Tunjuk Bank Banten sebagai BPD Percontohan Implementasi Transaksi Elektronifikasi Dalam Peningkatan PAD 
Penetapan Febrie Adriansyah Tersangka, BaraNusa Minta Kasus Batu Bara Dibongkar Hingga Tuntas
Aktivis Anti Korupsi : Pihak Tertentu Giring Opini Serang Menteri PU
Soroti Pelibatan Aparat Non-Penegak Hukum, Dukung Polri Usut Tuntas Kasus Korupsi ​
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:06 WIB

Sudah Sebulan Belum Ditindaklanjuti, Lansia 83 Tahun Penjaga Tanah Wakaf Terancam Demo di Mabes Polri

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:30 WIB

Gede Sandra: Patriot Bond Solusi Pulihkan Kerugian SDA Akibat Praktik Transfer Pricing

Selasa, 14 Juli 2026 - 22:58 WIB

Mantan Kapuspenkum RJ Soehandoyo: Persatuan dan Doa Kunci Pulihkan Kehormatan Korps Adhyaksa

Selasa, 14 Juli 2026 - 14:34 WIB

Kemendagri Tunjuk Bank Banten sebagai BPD Percontohan Implementasi Transaksi Elektronifikasi Dalam Peningkatan PAD 

Minggu, 12 Juli 2026 - 07:38 WIB

Penetapan Febrie Adriansyah Tersangka, BaraNusa Minta Kasus Batu Bara Dibongkar Hingga Tuntas

Berita Terbaru