Dewan Pendidikan Papua Tengah Paparkan Program Kerja, Dukung Prioritas Pendidikan Gubernur Meki Nawipa

Avatar photo

- Penulis

Rabu, 3 Juni 2026 - 23:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

NABIRE – Pengurus Dewan Pendidikan Provinsi Papua Tengah melakukan audiensi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Papua Tengah dan memaparkan program kerja lembaga tersebut dalam pertemuan yang berlangsung di Kantor Dinas Pendidikan Papua Tengah, Nabire, Selasa (3/6/2026).

Audiensi dipimpin Ketua Dewan Pendidikan Papua Tengah, Yusak Ernes Tebay, bersama jajaran pengurus. Mereka diterima langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua Tengah, Nurhaida, yang didampingi dua kepala bidang di lingkungan dinas.

Dalam kesempatan tersebut, Yusak Ernes Tebay menyampaikan apresiasi atas berbagai program pendidikan yang dijalankan Pemerintah Provinsi Papua Tengah di bawah kepemimpinan Meki Nawipa. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Kepala Dinas Pendidikan atas sambutan dan dukungan yang diberikan kepada Dewan Pendidikan.
“Kami mengapresiasi komitmen Pemerintah Provinsi Papua Tengah dalam memajukan sektor pendidikan. Terima kasih kepada Ibu Kepala Dinas Pendidikan yang telah menerima kami dan memberikan ruang untuk mempresentasikan program kerja Dewan Pendidikan,” ujar Yusak.

Dalam pemaparannya, Dewan Pendidikan menegaskan dukungan terhadap berbagai program prioritas Pemerintah Provinsi Papua Tengah yang berfokus pada pemerataan akses dan peningkatan mutu pendidikan. Program-program unggulan tersebut antara lain Sekolah Gratis bagi peserta didik jenjang TK hingga SMA/SMK, penerapan Sekolah Sepanjang Hari (SSH), serta Program MAPEGA (Majukan Pendidikan Gratis Anak) yang menempatkan tenaga pendidik di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Pemerintah Provinsi Papua Tengah juga terus memperkuat layanan pendidikan inklusif melalui pembangunan dan peresmian Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Pembina. Selain itu, peningkatan kualitas guru dilakukan melalui percepatan sertifikasi, Pendidikan Profesi Guru (PPG), serta Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).

Memasuki tahun 2026, pemerintah kembali menegaskan komitmennya terhadap peningkatan kualitas sumber daya pendidik melalui program peningkatan kualifikasi guru. Melalui skema RPL, sebanyak 100 guru yang belum memiliki gelar sarjana (S1) diberikan kesempatan melanjutkan pendidikan tinggi dengan pengakuan atas pengalaman dan kompetensi yang telah dimiliki.

Gubernur Meki Nawipa menegaskan bahwa peningkatan kualitas guru merupakan langkah strategis untuk memperkuat sistem pendidikan dan meningkatkan mutu pembelajaran di Papua Tengah. Program tersebut menjadi kelanjutan dari berbagai capaian yang telah dilaksanakan sepanjang tahun 2025.

Salah satu capaian tersebut adalah pengangkatan dan distribusi 276 Guru MAPEGA ke sekolah-sekolah di wilayah 3T yang tersebar di 136 distrik pada delapan kabupaten di Papua Tengah. Selain itu, pemerintah juga memperkuat kapasitas 289 guru agama Kristen melalui kerja sama dengan Majelis Pendidikan Kristen.

Perhatian terhadap kesejahteraan guru turut ditingkatkan melalui penyaluran dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) bagi guru SMA, SMK, SLB, serta pengelola asrama. Pemerintah juga melakukan pendampingan percepatan Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang melibatkan 801 guru dari berbagai jenjang pendidikan.

Melalui berbagai program tersebut, Pemerintah Provinsi Papua Tengah optimistis dapat mewujudkan visi Papua Tengah Terang dengan menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas, merata, dan berdaya saing bagi generasi muda Papua.

Sementara itu, Dewan Pendidikan Papua Tengah menyatakan kesiapannya untuk terus bersinergi dan mendukung berbagai kebijakan pendidikan yang dijalankan pemerintah daerah guna mempercepat peningkatan kualitas pendidikan di Papua Tengah.

Di bawah kepemimpinan Gubernur Meki Nawipa bersama Wakil Gubernur Deinas Geley, pembangunan sumber daya manusia melalui revolusi pendidikan menjadi salah satu prioritas utama Pemerintah Provinsi Papua Tengah.

Fokus tersebut diarahkan untuk menciptakan generasi Papua yang unggul, berdaya saing, dan mampu menjadi motor pembangunan daerah di masa depan.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Tarian Bogor Istimewa Tampil di Istana Negara Dalam Acara Kawal Istana
Tiang Telepon di Batur Jaya Dipertanyakan, Rohim Desak APH Investigasi Program dan Perizinannya
Didampingi Camel Petir, Anggota DPR RI Tommy Kurniawan Ikut Berbagi Bersama Tim PJBW di Raden Saleh Jakarta Pusat
DPD GMPK DKI Bagikan 10.000 Masker dan 700 Nasi Kotak
Jerry Massie: Hukum Tak Boleh Tunduk pada Siapapun, Jokowi Wajib Hadir di Persidangan
KOSMAK Lapor Dugaan Korupsi Porang Sidrap Rp26 Miliar ke Kortas Tipidkor Polri
Cegah Rekening Ganda, Marwan Jafar Minta Program 200 Juta Rekening Gratis Prioritaskan Warga Unbanked
Hadapi Kemarau, Arif Rahman Bantu Warga Baduy dengan Sembako dan 14 RTLH
Berita ini 33 kali dibaca
Tag :
Dewan Pendidikan Papua Tengah Paparkan Program Kerja, Dukung Prioritas Pendidikan Gubernur Meki Nawipa

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 22:25 WIB

Tarian Bogor Istimewa Tampil di Istana Negara Dalam Acara Kawal Istana

Sabtu, 12 September 2026 - 15:19 WIB

Tiang Telepon di Batur Jaya Dipertanyakan, Rohim Desak APH Investigasi Program dan Perizinannya

Sabtu, 12 September 2026 - 08:37 WIB

Didampingi Camel Petir, Anggota DPR RI Tommy Kurniawan Ikut Berbagi Bersama Tim PJBW di Raden Saleh Jakarta Pusat

Jumat, 11 September 2026 - 21:24 WIB

Jerry Massie: Hukum Tak Boleh Tunduk pada Siapapun, Jokowi Wajib Hadir di Persidangan

Jumat, 11 September 2026 - 13:46 WIB

KOSMAK Lapor Dugaan Korupsi Porang Sidrap Rp26 Miliar ke Kortas Tipidkor Polri

Berita Terbaru