Seluruh Kepala Desa di Kecamatan Cijeruk dan Cigombong Kompak Jaga Kondusifitas Kabupaten Bogor

Avatar photo

- Penulis

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tudingan tidak berdasar yang dilontarkan kepada Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi oleh orator demo di depan Kantor BPN Bogor beberapa waktu lalu

i

Tudingan tidak berdasar yang dilontarkan kepada Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi oleh orator demo di depan Kantor BPN Bogor beberapa waktu lalu

Ikuti kami di Google News

Terasmediia.co Jakarta – Tudingan tidak berdasar yang dilontarkan kepada Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi oleh orator demo di depan Kantor BPN Bogor beberapa waktu lalu terbantahkan oleh pengakuan jujur dari beberapa kepala desa di Kecamatan Cijeruk dan Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogo.

Dimana, saat itu orator demo yang bernama Yusuf Bachtiar menuding wakil bupati Bogor melakukan intervensi kepada kepala desa yang berada di Kecamatan Cijeruk dan Kecamatan Cigombong terkait lahan PT BSS.

Dalam video yang beredar, Kepala Desa Cijeruk, Asep Saepul Rohman membantah bahwa dirinya diintervensi oleh wakil bupati Bogor seperti yang dituduhkan Yusuf sasat melakukan demo di depan kantor BPN Bogor.

“Menyikapi permaslahan kemarin bahwa kepala desa se-Kecamatan Cijeruk diintervensi oleh wakil bupati Bogor, saya Haji Asep Saepul Rohman Kepala Desa Cijeruk, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor tidak pernah merasa diintervensi oleh wakil bupati Bogor,” kata Asep dalam video tersebut.

Menurut Asep, bupati dan wakil bupati Bogor layaknya orang tua bagi kepala desa dan juga tempat curhat kepala desa Ketika ada permasalah-permasalah ditingkat desa.

“Baik bupati maupun wakil bupati Bogor tempat kami para kepala desa untuk berkonsultasi dan meminta solusi jika da permaslahan yang ada di sea kami masing-masing. Sekali lagi saya tegaskan, kami para kepala desa di Kecamatan Cijeruk tidak diintervensi oleh bapak wakil bupati Bogor,” tegas Asep.

Tidak hanya Asep Kepala Desa Cijeruk, namun juga Herman selaku Kepala Desa Tanjungsari yang juga dari Kecamatan Cijeruk mengungkapkan hal serupa, bahwa apa yang dituduhkan Yusuf kepada Jaro Ade wakil bupati Bogor sangat tidak mendasar.

“Saya sebagai kepala Desa Tanjungsari tidak pernah merasa diintervensi oleh wakil bupati Bogor bapak Jaro Ade. Apapun yang disampaikan bupati dan wakil bupati Bogor sebagai pimpinan, memberikan arahan, masukan dan sebuah solusi kepada kami untuk menjalankan roda pemerintahan desa,” kata Herman.

hal senada pun diungkapkan Kepala Desa Tugujaya, Kecamatan Cigombong, Muhamad Rifki Abdilah. Dirinya membuat video pernyataan bahwa wakil bupati Bogor tidak pernah melakukan intervensi.

“Menyikapi pemberitaan yang beredar bahwa seluruh kepala desa di Kecamatan Cigombong dan Kecamatan Cijeruk diintervensi bapak wakil bupati Bogor Jaro Ade, saya nyatakan kami belum pernah diintervensi,” tutur Rifki dalam video tersebut.

Kades Tugujaya mengaku bahwa, dirinya kerap berkonsultasi baik kepada bupati maupun wakil bupati Bogor dalam melakukan arah kebijakan desa.

Menurutnya, hubungan para kepala desa dengan Bupati dan wakil bupati Bogor bukan hanya sekedar pimpinan dan bawahan, namun seperti orang tua yang mengasuh anak-anaknya.

“Saya secara pribadi sering berkonsultasi kepada wakil bupati maupun bupati Bogor terkait permasalahan-permasalahan yang ada di desa. Hal itu saya lakukan agar pihak desa tidak salah mengambil langkah-langkah, hal ini dilakukan demi kemaslahatan masyarakat,” ujarnya.

Diakhir video, Kades Tugujaya itupun kembali menegaskan bahwa tudingan orator demo, Yusuf itu tidak benar bawa wakil bupati Bogor melakukan intervensi kepada seluruh kepala desa di Kecamatan Cigombong maupun Kecamatan Cijeruk.

“Saya tegaskan Kembali bahwa kami para kepala desa tidak pernah diintervensi oleh wakil bupati Bogor terkait permasalah pertanahan hususnya di Desa Tugujaya,” pungkasnya.

Para kepala desa pun akan selalu kompak dan sinergi baik dengan pemerintah kecamatan maupun bupati dan wakil bupati Bogor untuk membangun Kabupaten Bogor bersama-sama dengan mengutamakan kepentingan masyarakat dan tetap menjaga investasi yang ramah lingkungan.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Tugas Menjaga Indonesia Tidak Pernah Selesai,  Bung AIR Ajak Generasi Muda Terus Berkontribusi
Camellia Apresiasi Wacana Pengadilan Ad Hoc: BUMN Harus Dikembalikan untuk Kepentingan Rakyat
 Menjelang Muktamar NU ke-35: Sorotan Bergeser ke Perebutan Posisi Rais Aam ​
Dr RD Mohammad Teguh Darmawan Resmi Jabat Kajati Jawa Barat, Gantikan Sutikno
Anton Suratto Daftar Kembali Ketua DPD Demokrat Jabar, Didukung 27 DPC
FBB Imbau Masyarakat Saring Informasi dan Tangkal Hoaks di Media Sosial
Egi Hendrawan Puji Rekor MURI Kapolri Cup 2026 dan Peran Gen Z Jaga Dunia Siber
BEM Indonesia Desak KPK Usut Tata Kelola PT Vale IGP Pomalaa, Soroti Dugaan 200 Ribu Ton Ore Nikel
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:07 WIB

Tugas Menjaga Indonesia Tidak Pernah Selesai,  Bung AIR Ajak Generasi Muda Terus Berkontribusi

Senin, 17 Agustus 2026 - 07:51 WIB

Camellia Apresiasi Wacana Pengadilan Ad Hoc: BUMN Harus Dikembalikan untuk Kepentingan Rakyat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 16:09 WIB

 Menjelang Muktamar NU ke-35: Sorotan Bergeser ke Perebutan Posisi Rais Aam ​

Kamis, 13 Agustus 2026 - 22:22 WIB

Dr RD Mohammad Teguh Darmawan Resmi Jabat Kajati Jawa Barat, Gantikan Sutikno

Kamis, 13 Agustus 2026 - 19:12 WIB

Anton Suratto Daftar Kembali Ketua DPD Demokrat Jabar, Didukung 27 DPC

Berita Terbaru

Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso

Hukum dan Kriminal

IPW: Penanganan Perkara Notaris Lily Penuh Dugaan Pelanggaran Prosedur

Senin, 17 Agu 2026 - 13:10 WIB