Sambut Kongres III SARBUPRI, KBBI Ajak Buruh Perkebunan Berserikat

Avatar photo

- Penulis

Minggu, 14 Juni 2026 - 14:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Konfederasi Barisan Buruh Indonesia (KBBI) menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas penyelenggaraan Kongres III Federasi Sarekat Buruh Perkebunan Patriotik Indonesia (SARBUPRI) yang tengah berlangsung. KBBI berharap kongres tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus mempertegas arah perjuangan dalam membela hak dan kesejahteraan buruh perkebunan di Indonesia.

Ketua Umum KBBI, Karmanto, menyatakan bahwa kongres merupakan forum demokrasi tertinggi dalam sebuah organisasi serikat buruh yang memiliki peran strategis dalam mengevaluasi perjalanan organisasi, menyusun program kerja, memilih kepemimpinan baru, serta merumuskan langkah-langkah perjuangan menghadapi berbagai tantangan ketenagakerjaan.

“Atas nama keluarga besar Konfederasi Barisan Buruh Indonesia, kami mengucapkan selamat dan sukses atas terselenggaranya Kongres III Federasi SARBUPRI. Semoga kongres ini berlangsung dengan lancar, demokratis, dan menghasilkan kepemimpinan yang amanah serta semakin memperkuat perjuangan kaum buruh,” ujar Karmanto dalam keterangannya, Minggu (14/6)2026).

Menurut KBBI, sektor perkebunan hingga saat ini masih menyimpan berbagai persoalan ketenagakerjaan yang membutuhkan perhatian serius. Rendahnya tingkat kesejahteraan pekerja, ketidakpastian hubungan kerja, pelanggaran hak-hak normatif, lemahnya perlindungan keselamatan dan kesehatan kerja, hingga masih adanya praktik yang menghambat kebebasan berserikat menjadi tantangan nyata yang harus dihadapi bersama.

Karena itu, KBBI menilai keberadaan organisasi serikat buruh menjadi semakin penting sebagai wadah perjuangan kolektif untuk melindungi dan memperjuangkan hak-hak pekerja secara konstitusional.

Sekretaris Jenderal KBBI, Musrianto, mengatakan bahwa Kongres III SARBUPRI diharapkan mampu melahirkan kepemimpinan yang berintegritas, berani, dan memiliki komitmen kuat dalam memperjuangkan kepentingan buruh perkebunan di tengah perubahan dunia kerja yang semakin dinamis.

“Kami berharap hasil Kongres III SARBUPRI mampu melahirkan gagasan-gagasan progresif yang semakin memperkuat gerakan buruh Indonesia sebagai kekuatan moral, sosial, dan ekonomi yang independen serta berpihak kepada kepentingan pekerja,” katanya.

Lebih jauh, KBBI mengajak seluruh buruh perkebunan di Indonesia yang hingga kini belum menjadi anggota serikat buruh agar mulai bergabung dan memperkuat organisasi pekerja di lingkungan masing-masing.

Menurut Musrianto, berserikat merupakan hak dasar setiap pekerja yang dijamin oleh konstitusi dan peraturan perundang-undangan. Dengan menjadi bagian dari serikat buruh, pekerja memiliki ruang untuk memperjuangkan hak-haknya secara kolektif melalui mekanisme yang sah dan bermartabat.

“Sejarah telah membuktikan bahwa berbagai hak yang dinikmati pekerja hari ini tidak lahir begitu saja. Hak atas upah yang layak, jaminan sosial, pembatasan jam kerja, perlindungan keselamatan kerja, hingga kebebasan berserikat merupakan hasil perjuangan panjang gerakan buruh. Karena itu, jangan pernah menghadapi persoalan ketenagakerjaan sendirian. Berserikat adalah jalan untuk memperkuat posisi tawar pekerja,” tegas Musrianto.

KBBI juga mengingatkan bahwa tantangan dunia kerja ke depan akan semakin kompleks. Digitalisasi industri, fleksibilitas hubungan kerja, ancaman pemutusan hubungan kerja, hingga perubahan regulasi ketenagakerjaan menuntut seluruh organisasi buruh untuk memperkuat persatuan dan solidaritas.

“Kami mengajak seluruh buruh perkebunan, dari Sabang sampai Merauke, untuk bersatu dalam organisasi serikat buruh. Perbedaan latar belakang, daerah, maupun organisasi tidak boleh menjadi penghalang dalam memperjuangkan kepentingan kaum pekerja. Persatuan adalah kekuatan terbesar buruh, dan solidaritas merupakan fondasi utama untuk mewujudkan kesejahteraan yang lebih baik,” lanjutnya.

KBBI meyakini bahwa Kongres III SARBUPRI akan menjadi tonggak penting dalam memperkuat gerakan buruh perkebunan yang lebih modern, demokratis, independen, dan responsif terhadap berbagai persoalan yang dihadapi pekerja.

Di akhir pernyataannya, KBBI menyampaikan harapan agar seluruh rangkaian Kongres III SARBUPRI berjalan dengan lancar serta menghasilkan keputusan-keputusan strategis yang mampu memperluas gerakan serikat buruh di sektor perkebunan dan memperkuat perjuangan mewujudkan hubungan industrial yang adil, bermartabat, serta berorientasi pada peningkatan kesejahteraan seluruh buruh Indonesia.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Dr RD Mohammad Teguh Darmawan Resmi Jabat Kajati Jawa Barat, Gantikan Sutikno
Anton Suratto Daftar Kembali Ketua DPD Demokrat Jabar, Didukung 27 DPC
FBB Imbau Masyarakat Saring Informasi dan Tangkal Hoaks di Media Sosial
Egi Hendrawan Puji Rekor MURI Kapolri Cup 2026 dan Peran Gen Z Jaga Dunia Siber
BEM Indonesia Desak KPK Usut Tata Kelola PT Vale IGP Pomalaa, Soroti Dugaan 200 Ribu Ton Ore Nikel
Tidak Benar Rutan Bareskrim Jadi Sarang Narkoba, Polri: Semua Tahanan Tes Negatif
Pajak Marketplace Ditunda, Komisi XI Desak Pemerintah Matangkan Kebijakan
Bulog KC Lebak Luncurkan Bantuan Pangan Alokasi Juli, Agustus dan September Sekaligus
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 22:22 WIB

Dr RD Mohammad Teguh Darmawan Resmi Jabat Kajati Jawa Barat, Gantikan Sutikno

Kamis, 13 Agustus 2026 - 19:12 WIB

Anton Suratto Daftar Kembali Ketua DPD Demokrat Jabar, Didukung 27 DPC

Kamis, 13 Agustus 2026 - 18:40 WIB

FBB Imbau Masyarakat Saring Informasi dan Tangkal Hoaks di Media Sosial

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:13 WIB

Egi Hendrawan Puji Rekor MURI Kapolri Cup 2026 dan Peran Gen Z Jaga Dunia Siber

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:06 WIB

BEM Indonesia Desak KPK Usut Tata Kelola PT Vale IGP Pomalaa, Soroti Dugaan 200 Ribu Ton Ore Nikel

Berita Terbaru