Terasmedia.co Jakarta — Inspeksi mendadak yang dilakukan Ombudsman RI ke Lapas Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, justru diwarnai penolakan dan penghalangan — yang kini memicu sorotan tajam dari Komisi II DPR RI.
Kejadian berlangsung Rabu (23/9/2026). Rombongan Ombudsman yang dipimpin Anggota Ombudsman RI Syafrida R. Rasahan dan Fikri Yasin tiba sekitar pukul 09.45 WIB dengan membawa surat tugas resmi. Namun alih-alih disambut, tim justru ditahan di ruang resepsionis selama sekitar 30 menit tanpa penjelasan memadai, hingga akhirnya dilarang masuk .
Dari kejauhan, tim melihat pagar kayu yang menyembunyikan sejumlah bangunan di kawasan tersebut. Setelah menanyakan, petugas menyebutnya sebagai rumah dinas Kepala Lapas. Namun ketika berhasil masuk, Ombudsman menemukan hal yang jauh dari bayangan: hunian menyerupai vila, lengkap dengan garasi dan mobil-mobil mewah — termasuk Toyota Alphard dan Fortuner — yang terparkir di sana .
Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Komisi II DPR RI Dede Yusuf menegaskan: Ombudsman tidak sedang datang untuk mencari kesalahan seseorang, melainkan menjalankan tugas pengawasan pelayanan publik yang dijamin undang-undang .
“Ombudsman itu fungsinya mengawasi pelayanan publik di semua lembaga pemerintah, dari tingkat kecamatan sampai pusat. Jadi mestinya tidak perlu dihalang-halangi. Justru karena dihalangi, timbul kecurigaan,” ujar Dede Yusuf di Kompleks Parlemen, Kamis (24/9) .
Dede menyatakan, jika memang bangunan itu digunakan untuk kepentingan kedinasan, seharusnya dibuka begitu saja. Penutupan justru memunculkan asumsi publik yang tak perlu. Ia meminta Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) segera melakukan klarifikasi serta pertemuan antarlembaga dengan Ombudsman, agar fakta dapat terungkap tanpa spekulasi berkepanjangan .
“Ombudsman berwenang mengawasi seluruh pelayanan publik. Kalau ada hal yang perlu ditindaklanjuti, Ombudsman juga dapat melaporkan langsung kepada Presiden,” tegas Dede .
Hingga kini, Ombudsman masih mendalami siapa sesungguhnya penghuni bangunan-bangunan tersebut dan apa fungsi sebenarnya. Temuan ini telah menjadi sorotan luas, dan publik menanti penjelasan resmi dari pihak Imipas — apakah ini sekadar rumah dinas, atau ada hal lain yang disembunyikan di balik tembok Lapas Cibinong










