Aktivis 98 : Gerakan Mahasiswa Saat Ini Aneh Dan Anomali

Avatar photo

- Penulis

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Jakarta- Aktivis 1998 Ikhyar Velayati menilai sebagian aksi mahasiswa yang belakangan berlangsung di sejumlah daerah menunjukkan fenomena yang tidak lazim dibandingkan karakter gerakan mahasiswa pada umumnya.

Menurut Ikhyar, aksi mahasiswa secara historis identik dengan perjuangan membela kepentingan rakyat dan mengkritisi kebijakan yang dianggap merugikan masyarakat. Namun, ia menilai sejumlah tuntutan yang muncul dalam demonstrasi belakangan justru menolak kebijakan pemerintah yang dinilai berpihak kepada masyarakat kecil.

 

“Gerakan mahasiswa saat ini agak aneh dan cenderung anomali. Biasanya gerakan rakyat atau aksi mahasiswa membela kebutuhan objektif rakyat. Namun sekarang ada yang menolak program Makan Bergizi Gratis (MBG), menolak kebijakan Devisa Hasil Ekspor yang wajib disimpan di dalam negeri, padahal kebijakan tersebut berpotensi memperkuat ekonomi nasional. Pemerintah juga sedang memberantas mafia sawit yang merugikan negara hingga ratusan triliun rupiah. Kebijakan-kebijakan seperti ini justru mendapat penolakan dari sebagian kelompok mahasiswa,” kata Ikhyar, Senin (15/6/2026).

 

Pria yang akrab disapa Bung Kesper itu mengaku mencurigai adanya kepentingan kelompok tertentu yang menunggangi sebagian aksi yang terjadi belakangan ini.

 

“Jika melihat sejumlah tuntutan yang justru berpotensi menguntungkan segelintir elite, saya curiga ada oligarki yang selama ini menikmati sistem ekonomi korup dan memiliki hubungan dengan oligarki internasional yang bermain di belakang layar,” ujarnya.

 

Ikhyar juga menyoroti peristiwa pembubaran forum diskusi publik di Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta. Menurutnya, tindakan tersebut bertolak belakang dengan tradisi gerakan mahasiswa yang selama ini dikenal menjunjung kebebasan berpikir dan kebebasan berdiskusi.

 

” Biasanya yang membubarkan forum diskusi adalah pihak yang sedang berkuasa. Namun kali ini justru mahasiswa yang membubarkan kegiatan diskusi. Ini menjadi fenomena yang patut dicermati karena menunjukkan adanya pergeseran dalam kultur gerakan mahasiswa,” katanya.

 

Seperti diketahui, ratusan mahasiswa membubarkan forum diskusi publik yang digelar di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Senin (15/6/2026) malam. Kegiatan tersebut menghadirkan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Nusron Wahid, Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan Budiman Sudjatmiko, serta Wakil Menteri Pertanian Sudaryono.

 

Aksi pembubaran berujung ricuh setelah massa merangsek ke atas panggung dan menghentikan jalannya diskusi sebelum acara selesai. Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak penyelenggara maupun perwakilan mahasiswa terkait insiden tersebut.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Petisi Palmerah Akan Terus Kawal Isu Legitimasi Akademik Wakil Presiden Gibran
Pemkab Sorong Salurkan Alat Bantu Disabilitas, Kadinsos Amatus Turot: Keterbatasan Fisik Bukan Penghalang untuk Berkarya
Pimpin DPD PAN Raja Ampat, Anggota DPRK Ruben Sauyai Siap Emban Amanah Partai
KAMAKSI: Dua Kurator Koba Tin Ditahan, Kini Usut Aliran Dana dan Tanggung Jawab Perusahaan
 Jerry Massie: Kontroversi Ucapan Seputar LBP Sumut, Ada Kekhawatiran Gangguan Iklim Akademisi
Kapolri Harus Buka Kembali Kasus Payment Gateway Denny Indrayana, Demi Pulihkan Nama Baik Polri
Dukung Prabowo untuk 2029, Pengamat: Golkar Dinilai Sengaja Jaga Ruang Manuver untuk Gibran
 Usai Pecah Rekor Nasional, BULOG Lebak‑Pandeglang Bersyukur dan Berbagi ke Anak Yatim
Berita ini 32 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Petisi Palmerah Akan Terus Kawal Isu Legitimasi Akademik Wakil Presiden Gibran

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:19 WIB

Pemkab Sorong Salurkan Alat Bantu Disabilitas, Kadinsos Amatus Turot: Keterbatasan Fisik Bukan Penghalang untuk Berkarya

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:14 WIB

Pimpin DPD PAN Raja Ampat, Anggota DPRK Ruben Sauyai Siap Emban Amanah Partai

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:47 WIB

KAMAKSI: Dua Kurator Koba Tin Ditahan, Kini Usut Aliran Dana dan Tanggung Jawab Perusahaan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:39 WIB

 Jerry Massie: Kontroversi Ucapan Seputar LBP Sumut, Ada Kekhawatiran Gangguan Iklim Akademisi

Berita Terbaru