Akademisi, Ulama, Aktivis dan Tokoh Masyarakat Nilai Program Prabowo Baik dan Perlu Di kawal

Avatar photo

- Penulis

Sabtu, 20 Juni 2026 - 16:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Medan – Sejumlah akademisi, ulama, hingga tokoh masyarakat di Sumatera Utara menyatakan dukungan terhadap berbagai program pemerintah Presiden Prabowo Subianto. Mereka menilai sejumlah kebijakan yang dijalankan pemerintah memiliki tujuan baik dan perlu dikawal bersama agar berjalan optimal di lapangan.

Akademisi Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN Sumut) Iwan Nasution mengatakan salah satu program yang mendapat perhatian adalah program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, program tersebut memiliki tujuan positif karena berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan masyarakat.

“Pak Prabowo mengumpulkan pengusaha sawit yang menunggak pajak, dari pajak-pajak itu lah yang disalurkan untuk MBG,” ujar Iwan dalam acara Temu Tokoh, Dialog dan Sikap Moral Menjaga Persatuan Bangsa di Medan, Jumat (19/6/2026).

Ia menilai program tersebut merupakan kebijakan yang baik, meski pelaksanaannya tetap perlu mendapatkan pengawasan dari masyarakat.

“Program ini baik. Bahwa kemudian bagaimana jalannya di lapangan, kita lah yang bersama mengawasi,” katanya.

Iwan menilai, program lain seperti Koperasi Desa Merah Putih hingga Sekolah Rakyat juga bernilai baik. Alasannya, program ini ditujukan langsung terhadap masyarakat kecil.

Senada dengan Iwan, mantan tokoh aktivis 98 mengatakan tugas sejarah gerakan mahasiswa itu mendukung, mengawal dan mensukseskan program pemerintah yang berorientasi kerakyatan

” Program MBG, Koperasi merah putih, pemberantasan Korupsi serta hilirisasi SDA yang sedang di jalankan oleh pemerintahan oleh Presiden Prabowo merupakan amanat UU dan menguntungkan rakyat kecil, tugas sejarah gerakan mahasiswa justru harus mendorong, mengawal dan mensukseskan program kerakyatan tersebut, ” Tegas Ikhyar

Ikhyar menambahkan ” Hal ini jarang terjadi dalam fase sejarah Indonesia bahwa tugas pemerintah dan tugas sejarah gerakan mahasiswa bisa bersinergi, jelas nya

Sementara Akademisi Universitas Medan Area (UMA) Ara Auza menyebut program pemerintah tersebut bukan hanya dinilai baik, tetapi mulia karena memiliki nilai kemanusiaan.

“Bukan hanya baik, tapi juga mulia. Karena memberi makan orang itu adalah tindakan yang mulia,” kata Ara.

Ara juga menanggapi adanya kritik maupun aspirasi dari mahasiswa terkait pelaksanaan program pemerintah. Ia menilai penyampaian aspirasi merupakan bagian dari proses demokrasi, sementara pemerintah memiliki tanggung jawab untuk melakukan perbaikan.

“Yang disampaikan teman-teman mahasiswa adalah aksi, dan pemerintah sekarang melakukan reaksi dengan perbaikan tata kelola,” ujarnya.

Perwakilan BKPRMI Sumut, Syafrizal Harahap, mengatakan program Presiden Prabowo Subianto berdampak langsung kepada masyarakat. Syafrizal mengapresiasi berdirinya Kementerian Haji dan Umrah yang membuat pelaksanaan haji tahun 2026 ini jauh lebih baik.

“Bisa ditanya dengan yang berangkat. Sekarang banyak perubahan, fasilitas. Dan tidak lagi banyak yang meninggal dunia,” tuturnya.

Terkait MBG, Syafrizal memastikan program ini adalah program baik. Dia mengingatkan di dalam agama memberi adalah hal yang baik dilakukan untuk sesama manusia.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

 Menjelang Muktamar NU ke-35: Sorotan Bergeser ke Perebutan Posisi Rais Aam ​
Dr RD Mohammad Teguh Darmawan Resmi Jabat Kajati Jawa Barat, Gantikan Sutikno
Anton Suratto Daftar Kembali Ketua DPD Demokrat Jabar, Didukung 27 DPC
FBB Imbau Masyarakat Saring Informasi dan Tangkal Hoaks di Media Sosial
Egi Hendrawan Puji Rekor MURI Kapolri Cup 2026 dan Peran Gen Z Jaga Dunia Siber
BEM Indonesia Desak KPK Usut Tata Kelola PT Vale IGP Pomalaa, Soroti Dugaan 200 Ribu Ton Ore Nikel
Tidak Benar Rutan Bareskrim Jadi Sarang Narkoba, Polri: Semua Tahanan Tes Negatif
Pajak Marketplace Ditunda, Komisi XI Desak Pemerintah Matangkan Kebijakan
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 16:09 WIB

 Menjelang Muktamar NU ke-35: Sorotan Bergeser ke Perebutan Posisi Rais Aam ​

Kamis, 13 Agustus 2026 - 22:22 WIB

Dr RD Mohammad Teguh Darmawan Resmi Jabat Kajati Jawa Barat, Gantikan Sutikno

Kamis, 13 Agustus 2026 - 19:12 WIB

Anton Suratto Daftar Kembali Ketua DPD Demokrat Jabar, Didukung 27 DPC

Kamis, 13 Agustus 2026 - 18:40 WIB

FBB Imbau Masyarakat Saring Informasi dan Tangkal Hoaks di Media Sosial

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:13 WIB

Egi Hendrawan Puji Rekor MURI Kapolri Cup 2026 dan Peran Gen Z Jaga Dunia Siber

Berita Terbaru