PARAH, Anies ke Banten Ditolak Massa, Ternyata Ini Penyebabnya

Avatar photo

- Penulis

Selasa, 24 Januari 2023 - 07:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co SERANG – Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan melakukan safari politik ke Provinsi Banten. Namun, kunjungannya ini dibarengi oleh deklarasi anti politik identitas oleh Masyarakat Peduli Pemilu (MPP).

Politik identitas kerap menjadi isu yang banyak dibahas jelang Pemilu, hal ini dikarenakan politik identitas sangat rawan memecah persatuan dan kesatuan bangsa. Oleh sebab itu, diperlukan peran aktif generasi muda untuk bersama-sama menangkal Politik Identitas pada Pemilu 2024 guna mewujudkan pesta demokrasi yang damai.

Koordinator Masyarakat Peduli Pemilu, Danti mengatakan, politik identitas ini adalah masalah serius yang muncul setiap momen pesta demokrasi, yang harusnya menjadi ajang bagi masyarakat untuk memupuk persaudaraan, justru membuat masyarakat terpecah.

“Politik identitas itu amat sangat berpotensi memecah belah bangsa kita, terlalu mahal yang harus kita bayar, hanya karena masalah seperti ini,” tuturnya, Selasa (24/1/2023).

Baca juga : KERASIN…!Sumatera Barat Bergejolak Tolak Kedatangan Anies Baswedan

Oleh karenanya, MPP melakukan deklarasi menolak politik identitas dalam rangka antisipasi polarisasi masyarakat menjelang Pilpres 2024. Aksi ini dilakukan di dua tempat, yakni Bawaslu Kota Serang dan KPU Provinsi Banten.

Danti menuturkan, Indonesia adalah bangsa yang besar, bangsa yang plural, tentu kita harus rawat kita harus jaga, agar pakem berbangsa dan bernegara berjalan baik.

Ia juga mengatakan, menolak segala bentuk kampanye yang dilakukan di rumah-rumah ibadah dan lembaga-lembaga pendidikan, karena hal tersebut ditakutkan dapat merusak keberagaman dan kondisi pendidikan yang saat ini sudah baik.

Pihaknya menilai bahwa kepentingan politik identitas cukup mengkhawatirkan serta menimbulkan keretakan terhadap akar persatuan dan keutuhan bangsa. Untuk itu, pihaknya juga mengajak kepada segenap elemen bangsa untuk menyuarakan tolak politik identitas sebagai alat untuk meraih suara elektoral pada Pemilu 2024 mendatang. []

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Tanam Mangrove Tak Lagi Sekadar Aksi Hijau, Bali Dorong Blue Carbon Jadi Aset Ekonomi
Komisi XI Tagih Komitmen BI Dorong Lapangan Kerja dan Ekonomi Daerah
Surat dari Ternate: Lily Masita Tomasoa Memohon Keadilan kepada Jaksa Agung
Ketua PW Fatayat NU Ajak Kader Fatayat Aktif Kampanyekan Pariwisata Anyer dan Majukan Ekonomi Kreatif
Menjaga Samudra Tanpa Sekat: Redesign Kewenangan Bakamla dan Urgensi Single Agency Coast Guard
Mayjen TNI Pujo Widodo Apresiasi Keberpihakan Pemerintah kepada Petani
Bukan Hanya Cibinong, Mangihut Sinaga Khawatir Praktik Serupa Menjalar ke Seluruh Lapas
Kabel Menjuntai Sebabkan Kecelakaan di Kampung Grojog, Ini Tanggapan TelkomGroup
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 22:04 WIB

Tanam Mangrove Tak Lagi Sekadar Aksi Hijau, Bali Dorong Blue Carbon Jadi Aset Ekonomi

Selasa, 29 September 2026 - 19:57 WIB

Komisi XI Tagih Komitmen BI Dorong Lapangan Kerja dan Ekonomi Daerah

Selasa, 29 September 2026 - 11:40 WIB

Surat dari Ternate: Lily Masita Tomasoa Memohon Keadilan kepada Jaksa Agung

Minggu, 27 September 2026 - 06:11 WIB

Menjaga Samudra Tanpa Sekat: Redesign Kewenangan Bakamla dan Urgensi Single Agency Coast Guard

Sabtu, 26 September 2026 - 13:45 WIB

Mayjen TNI Pujo Widodo Apresiasi Keberpihakan Pemerintah kepada Petani

Berita Terbaru