Pakar P3S: Penunjukan Plt Rektor Asal Sulsel, SDM Unsrat Dipertanyakan

Avatar photo

- Penulis

Jumat, 7 Agustus 2026 - 21:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Direktur Political and Public Policy Studies-P3S, Dr Jerry Massie PhD

i

Keterangan foto : Direktur Political and Public Policy Studies-P3S, Dr Jerry Massie PhD

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Serang – Direktur Political and Public Policy Studies (P3S), Dr. Jerry Massie, SE., MA., D.MIn., Ph.D., memberikan catatan kritis terkait penunjukan Prof. Jamaluddin Jampa sebagai Pelaksana Tugas Rektor Universitas Sam Ratulangi (Unsrat). Menurutnya, fakta bahwa pemimpin baru tersebut berasal dari Sulawesi Selatan, bukan dari kalangan sivitas akademika Unsrat sendiri, menjadi tamparan keras bagi dunia pendidikan di Sulawesi Utara.

“Ini tanda bahwa SDM lokal Sulawesi Utara mulai diragukan dan tidak dianggap. Padahal Unsrat sudah berdiri sejak 14 September 1965, namun hingga kini belum pernah menembus 20 besar perguruan tinggi terbaik di Indonesia,” ujar Jerry.

Ia menilai hal ini mencerminkan kualitas dan kompetensi dosen serta guru besar di lingkungan kampus tersebut masih perlu banyak pembenahan.

Padahal, sejarah mencatat Sulawesi Utara melahirkan tokoh-tokoh bangsa yang luar biasa, seperti dr. Sam Ratulangi, A.A. Maramis, L.N. Palar, J.D. Massie, hingga Arnold Mononutu. Bahkan, tokoh kelahiran Manado, Prof. Mr. Arnold Mononutu, pernah memimpin Universitas Hasanuddin (Unhas) sebagai Rektor ketiga.

Kini di bawah kepemimpinan Prof. Jamaluddin, Unhas justru berhasil menembus peringkat 10 besar nasional dan meraih peringkat pertama H-Index Scopus, mengungguli universitas ternama seperti UI, ITB, UGM, dan IPB.

“Ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat Kawanua bahwa kemampuan sumber daya manusia kita sedang diuji,” tegas Jerry.

Berdasarkan pemeringkatan Webometrics tahun 2026, Unsrat saat ini berada di urutan ke-31, masih jauh dari harapan. Menurutnya, penyebab utamanya adalah proses pemilihan pimpinan yang kerap didasari kedekatan atau kepentingan politik, bukan semata-mata keahlian dan kompetensi. Hal ini harus segera diubah jika Unsrat ingin berjaya.

Jerry menyarankan agar Unsrat segera membenahi sistem pembelajaran, metode penelitian, pertukaran dosen, program studi lanjut luar negeri, serta mendorong publikasi ilmiah di jurnal internasional dan media massa.

“Harus lahir pemikir-pemikir hebat dari Unsrat yang mampu membawa kampus ini terbang tinggi masuk jajaran 10 besar terbaik,” ucapnya.

Ia menegaskan, jika rektor ke depan tidak mampu mengangkat peringkat minimal masuk 20 besar, maka ia harus mundur. Meski begitu, ia tetap berharap rektor yang baru ditunjuk mampu membawa perubahan positif bagi kemajuan Unsrat.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Ketua PW Fatayat NU Ajak Kader Fatayat Aktif Kampanyekan Pariwisata Anyer dan Majukan Ekonomi Kreatif
Menjaga Samudra Tanpa Sekat: Redesign Kewenangan Bakamla dan Urgensi Single Agency Coast Guard
Mayjen TNI Pujo Widodo Apresiasi Keberpihakan Pemerintah kepada Petani
Bukan Hanya Cibinong, Mangihut Sinaga Khawatir Praktik Serupa Menjalar ke Seluruh Lapas
Kabel Menjuntai Sebabkan Kecelakaan di Kampung Grojog, Ini Tanggapan TelkomGroup
Dede Yusuf: Ombudsman Tak Boleh Dihalangi, Tugasnya Mengawasi Pelayanan Publik
Praktisi Pendidikan Apresiasi Komitmen Presiden Prabowo Terkait Pendidikan Gratis hingga Perguruan Tinggi
Dukungan Penuh 27 Kab/Kota, Anton Suratto Terima SK Langsung dari DPP Demokrat
Berita ini 31 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 03:50 WIB

Ketua PW Fatayat NU Ajak Kader Fatayat Aktif Kampanyekan Pariwisata Anyer dan Majukan Ekonomi Kreatif

Minggu, 27 September 2026 - 06:11 WIB

Menjaga Samudra Tanpa Sekat: Redesign Kewenangan Bakamla dan Urgensi Single Agency Coast Guard

Jumat, 25 September 2026 - 15:09 WIB

Bukan Hanya Cibinong, Mangihut Sinaga Khawatir Praktik Serupa Menjalar ke Seluruh Lapas

Jumat, 25 September 2026 - 14:44 WIB

Kabel Menjuntai Sebabkan Kecelakaan di Kampung Grojog, Ini Tanggapan TelkomGroup

Jumat, 25 September 2026 - 09:22 WIB

Dede Yusuf: Ombudsman Tak Boleh Dihalangi, Tugasnya Mengawasi Pelayanan Publik

Berita Terbaru