PWNU Jateng Buka Jalan Kerja Sama Indonesia-Jepang, AsCare hingga Konsultan Hajime Sepakat Bersinergi

Avatar photo

- Penulis

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Jawa Tengah – PWNU Jawa Tengah kembali membuka peluang baru bagi lulusan Sekolah Ma`arif untuk meningkatkan skill dan kompetensi serta peluang bekerja di Jepang. Demikian mengemuka dalam diskusi antara PWNU Jawa Tengah, LP Ma`arif NU Jateng, saat menerima kunjungan rombongan dari ASCare Jepang, Tsubasa Jepang, dan LPK Hajime Sinergi Indonesia yang digelar di Kantor PWNU Jawa Tengah, Selasa (11/08/2026).

Rombomngan di terima oleh Wakil sekretaris PWNU Jawa Tengah Dr. Ghufron Hamzah, Ketua LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah Fakhruddin Karmani beserta jajaran pengurus LP Ma’arif Jateng, dan sejumlah pimpinan LPK mitra LP Ma’arif. Sementara, dari pihak Jepang, hadir dalam kesempatan tersebut, Direktur ASCare Jepang Mr. Iide, Pimpinan Tsubasa Jepang Mr. Yamana, Konsultan Hajime Jepang Mrs. Arisa Oota, serta Pimpinan Hajime Sinergi Indonesia Gufron.

Rapat diawali dengan pemaparan program dari ASCare Jepang. Mr. Iide yang menyatakan bahwa perusahaannya siap menerima dan menyalurkan tenaga kerja Caregiver ke Jepang dalam jumlah besar.
“Kami tiap tahun menerima lebih dari 1000 tenaga kerja,” ujarnya. Sementara LPK Hajime juga menyatakan kesiapannya bekerja sama dengan Ma’arif Jawa Tengah melalui Training Center mereka di Jepang. “Fokus pelatihan adalah untuk bidang Caregiver dan pengolah makanan di Jepang dan program ini kita prioritaskan untuk anak-anak perempuan yang ingin bekerja di Jepang sebagai Caregiver dan pengolah makanan. Bisa diikuti dari lulusan SMK, MA dan SMA,” jelas perwakilan Hajime.

Ketua LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah Fakhruddin Karmani menyambut baik inisiatif kerja sama tersebut. Ia menyebut LP Ma’arif Jateng memiliki jaringan besar dengan 290 SMK, 65 SMA, 380 MA, dan 1 MAK. “Setiap tahun kurang lebih ada 30.000 lulusan. Maka dengan adanya program ini, semoga bisa menampung lulusan kami yang memang memiliki minat dan keinginan untuk berkarya di Jepang,” ungkapnya.

Sebelumnya, LP Ma’arif Jateng juga telah bekerja sama dengan IM Japan untuk program magang Jepang. Dari program itu tercatat hampir 1000 peserta telah mengikuti seleksi nasional, namun semuanya laki-laki. Oleh karena itu dengan kehadiran AsCare dan tim ini bisa menjadi jawaban untuk membuka kesempatan bagi anak-anak perempuan yang juga ingin ke Jepang.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Mulyani, Budi Arie, Dito, Gelombang Penyingkiran Orang Jokowi di Kabinet
H. Moch Soleh Silaturahmi ke Kediaman Joko Widodo di Surakarta, Ajak Masyarakat Bersatu Dukung Pemerintah
Aktivis Buruh Desak RT/RW Kampung Batur Jaya Dicopot, Carlianto Soroti Keberpihakan kepada Pengusahan
Marwan Jafar: Pemegang Polis Asuransi Harus Terjamin dan Terlindungi
Tarian Bogor Istimewa Tampil di Istana Negara Dalam Acara Kawal Istana
Tiang Telepon di Batur Jaya Dipertanyakan, Rohim Desak APH Investigasi Program dan Perizinannya
Didampingi Camel Petir, Anggota DPR RI Tommy Kurniawan Ikut Berbagi Bersama Tim PJBW di Raden Saleh Jakarta Pusat
DPD GMPK DKI Bagikan 10.000 Masker dan 700 Nasi Kotak
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 12:03 WIB

Mulyani, Budi Arie, Dito, Gelombang Penyingkiran Orang Jokowi di Kabinet

Senin, 14 September 2026 - 22:30 WIB

H. Moch Soleh Silaturahmi ke Kediaman Joko Widodo di Surakarta, Ajak Masyarakat Bersatu Dukung Pemerintah

Senin, 14 September 2026 - 10:16 WIB

Marwan Jafar: Pemegang Polis Asuransi Harus Terjamin dan Terlindungi

Minggu, 13 September 2026 - 22:25 WIB

Tarian Bogor Istimewa Tampil di Istana Negara Dalam Acara Kawal Istana

Sabtu, 12 September 2026 - 15:19 WIB

Tiang Telepon di Batur Jaya Dipertanyakan, Rohim Desak APH Investigasi Program dan Perizinannya

Berita Terbaru