Rakernas Makom Albab ke-II Digelar, Bahas Kompetensi Alumni Pesantren

Avatar photo

- Penulis

Minggu, 29 Januari 2023 - 13:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

TerasMedia.co Cirebon – Anggota Komisi VIII DPR RI, KH Maman Imanulhaq berharap para alumni pesantren punya kompetensi memadai agar mampu bersaing dengan lulusan lainnya. Oleb sebabnya, santri tak hanya dibekali ilmu di bidang keagamaan saja, namun pula wajib dibekali dengan keahlian di bidang lainnya.

Hal itu dikatakannya saat menjadi narasumber pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II Majelis Komunikasi Alumni Babakan Ciwaringin Cirebon (Makom Albab), Minggu (29/1) di Aula PSBB Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Cirebon, Jawa Barat.
Hadir pula pada seminar dengan tema “Hadirnya Negara dalam Penyelenggaraan dan Pengembangan Pondok Pesantren” itu yakni Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Prof Dr H Waryono M.Ag; Anggota DPRD Jawa Barat, H. Sidoqon Jampi, SH, MH. Sementara sebagai moderator yakni Elis Teti Rusmiati.

Kiai Maman menambahkan, untuk meningkatkan mutu lulusan pesantren, ia meminta pesantren untuk terbuka terhadap perkembangan zaman khususnya di bidang tekhnologi informasi.

“Para santri harus dipersiapkan untuk menghadapi masa depan, menjadi santri petarung yang tangguh dalam menghadapi persaingan,” ujar Kiai Maman Imanulhaq.

Menurut Kiai Maman yang juga merupakan pengasuh Ponpes Al Mizan Jatiwangi ini, pesantren tidak bisa hanya mengandalkan sistem pendidikan turun temurun, namun pula pesantren harus memiliki keunggulan dan daya saing guna memenangkan persaingan global yang semakin sengit. Jangan sampai, katanya, pesantren malah tertinggal oleh sekolah-sekolah swasta yang bermunculan dengan menawarkan program serta kurikulum yang semakin canggih.

“Namun demikian pesantren juga harus tetap menjaga nilai-nilai luhur dan budaya bangsa. Saya yakin dengan pesantren Babakan Ciwaringin yang memiliki tradisi keilmuan dan tasauf yang kuat ” kata Kiai Maman menegaskan.

Sementara itu, Ketua Umum Makom Albab Kombes Pol (Purn) Dr. H. Juhana Zulfan, MM, menjelaskan, rakernas ini merupakan momentum untuk menentukan arah dan kebijakan roda organisasi Makom Albab ke depan. Karena dalam pertemuan ini banyak membahas program kerja melalui rapat pleno dan rapat komisi di masing masing bidang.

” kami sangat berterima kasih kepada para nara sumber yang sudah memberi masukan tentang pentingnya penguatan instutusi Makom Albab, penyusunan data base alumni dan potensi yang mereka miliki serta pentingnya sinergitas dengan lembaga lain”, pungkas Juhana.

 

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Gus Rozin Apresiasi Muktamirin, Hormati Mekanisme Pemilihan Ketum PBNU melalui AHWA
Ironi Muktamar NU ke-35: Wartawan Menunggu Seharian, Akses Peliputan Dibatasi
Gus Rozin Ajak Muktamirin Memilih Berdasarkan Hati Nurani
Peristiwa Cipasung Cukup Sekali, Jamaah Perlu Jaga Jam’iyah
Pandangan Kritis terhadap Isu Dinamika Internal Partai Golkar
Wakil Sekretaris PWNU Jateng: Muktamar Berwenang Membahas dan Mengubah AD/ART
Camelia Petir Guncang Muktamar NU ke-35, Jutaan Santri Bersholawat Bersama Seribu Rebana
Aspirasi Masyarakat Makimi: Minta DPR dan DPD RI Awasi Penertiban Kawasan Hutan
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:41 WIB

Gus Rozin Apresiasi Muktamirin, Hormati Mekanisme Pemilihan Ketum PBNU melalui AHWA

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:04 WIB

Ironi Muktamar NU ke-35: Wartawan Menunggu Seharian, Akses Peliputan Dibatasi

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:48 WIB

Peristiwa Cipasung Cukup Sekali, Jamaah Perlu Jaga Jam’iyah

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 08:09 WIB

Pandangan Kritis terhadap Isu Dinamika Internal Partai Golkar

Jumat, 28 Agustus 2026 - 23:06 WIB

Wakil Sekretaris PWNU Jateng: Muktamar Berwenang Membahas dan Mengubah AD/ART

Berita Terbaru