Penjelasan Logo Muswil Muhammadiyah, Begini Maknanya

Avatar photo

- Penulis

Selasa, 7 Februari 2023 - 05:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Medan–Logo Muswil 13, Muhammadiyah dan Aisyiyah sudah menjadi penandaa utama akan berlangsung perhelatan akbar Muhammadiyah dan Aisyiyah Sumatera Utara di Kota Padang Sidempuan, 17-19 Februari 2023. Logo Musywil ke 13 yang memiliki bentuk seperti buah salak memberi inspirasi bahwa gerakan Muhammadiyah 5 tahun ke depan ditentukan dari kota dingin ini.

Banyak program-program strategis Muhammadiyah yang akan dirumuskan di sini. Diharapkan rumusan yang kemudian ditanfidzkan menjadi kerja-kerja selama tahun itu akan menjadi kekuatan Muhammadiyah di daerah ini.

Baca juga : Aktivis Muhammadiyah Soroti Keras Kemacetan Panjang Akibat Truk Batubara di Jambi

Makna dari logo Musywil ke 13 Muhammadiyah yang didesain oleh tim kreatif Pesantren Muhammadiyah Kwalamadu Ryan 7 Habib itu menggunakan empat warna dominan. Apa sesungguhnya makna logo itu?

1. Warna kuning menggambarkan kejayaan yang memberikan energy dan kecerahan seperti sinar matahari.
2. Warna jingga menggabarkan sikap optimisme perjalanan, kemampuan dan kekuatan bersosialisasi.
3. Warna biru menggambarkan sikap bertanggungjawab yang dapat dihandalkan.
4. Warna hijau menggambarkan kesehajteraan dan kemakmuran.
5. Warna putih menggambarkan dalam pemikiran Islam dan dakwah.
6. Logo Muhammadiyah menggambarkan satu kekuatan besar dan pelaksanaan Musywil itu sendiri.
7. Angka 13 yang membentuk buah salak yang memiliki satu kuncup yang menggambarkan keutuhan dan kesatuan serta spirit bermusyawarah.
8. Kulit salak yang berlapis kuat, menggambarkan spirit kebersamaan dan saling merangkut untuk kemajuan bersama. (Hendro)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Gus Rozin Apresiasi Muktamirin, Hormati Mekanisme Pemilihan Ketum PBNU melalui AHWA
Ironi Muktamar NU ke-35: Wartawan Menunggu Seharian, Akses Peliputan Dibatasi
Gus Rozin Ajak Muktamirin Memilih Berdasarkan Hati Nurani
Peristiwa Cipasung Cukup Sekali, Jamaah Perlu Jaga Jam’iyah
Pandangan Kritis terhadap Isu Dinamika Internal Partai Golkar
Wakil Sekretaris PWNU Jateng: Muktamar Berwenang Membahas dan Mengubah AD/ART
Camelia Petir Guncang Muktamar NU ke-35, Jutaan Santri Bersholawat Bersama Seribu Rebana
Aspirasi Masyarakat Makimi: Minta DPR dan DPD RI Awasi Penertiban Kawasan Hutan
Berita ini 5 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:41 WIB

Gus Rozin Apresiasi Muktamirin, Hormati Mekanisme Pemilihan Ketum PBNU melalui AHWA

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:04 WIB

Ironi Muktamar NU ke-35: Wartawan Menunggu Seharian, Akses Peliputan Dibatasi

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:48 WIB

Peristiwa Cipasung Cukup Sekali, Jamaah Perlu Jaga Jam’iyah

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 08:09 WIB

Pandangan Kritis terhadap Isu Dinamika Internal Partai Golkar

Jumat, 28 Agustus 2026 - 23:06 WIB

Wakil Sekretaris PWNU Jateng: Muktamar Berwenang Membahas dan Mengubah AD/ART

Berita Terbaru