Muhammadiyah Bakal Mengembangkan Lini Bisnisnya dengan Mendirikan Pabrik Infus

Avatar photo

- Penulis

Selasa, 28 Maret 2023 - 16:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Yogyakarta – Muhammadiyah berencana membangun pabrik infus untuk mencukupi kebutuhan jaringan Rumah Sakit Muhammadiyah–‘Aisyiyah (RSMA) seluruh Indonesia dan jika memungkinkan juga akan dipasarkan di luar Muhammadiyah.

Rencana tersebut disampaikan oleh Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Bidang Ekonomi, Bisnis dan Industri Halal, Muhadjir Effendy pada, Ahad (26/3) dalam materi terakhir Pengajian Ramadan 1444 H PP Muhammadiyah yang digelar di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).

Baca juga : Muhammadiyah Raih Penghargaan PPKM Award dari Presiden RI

Rencana tersebut untuk mengcover tingginya kebutuhan RSMA atas infus, Muhadjir berharap jika Muhammadiyah memiliki pabriknya sendiri akan bisa menjual dengan harga lebih murah dibandingkan dengan yang selama ini dibeli oleh rumah-rumah sakit Muhammadiyah.

Terkait dengan model bisnisnya, Menko PMK ini menjelaskan bahwa, akan ditawarkan ke jaringan RSMA sebagai pemilik pabrik nantinya, akan tetapi jika mereka tidak berkenan makan akan dicarikan investor untuk mendukung pendirian pabrik infus.

“Bagi Muhammadiyah itu investor mudah, karena kita ini sudah punya trust, sebab sudah banyak orang yang percaya dengan kemampuan yang dimiliki oleh Muhammadiyah.” Ungkapnya.

Namun demikian, pihaknya tetap mengedepankan pabrik ini nantinya menjadi miliki jaringan RSMA. Selain itu, Muhammadiyah juga akan menggunakan LazisMu untuk melakukan penguatan pendanaan dalam proyek besar ini.

“Kita harus memiliki keberanian untuk melakukan langkah-langkah terobosan, dalam hal apapun”, Imbuhnya.

Muhadjir menegaskan, Muhammadiyah harus memiliki keberanian untuk ikut terjun aktif dalam percaturan perdagangan berbagai komoditas, termasuk beras, ikan dan lain sebagainya, termasuk juga ekspansi bisnis ke pertambangan.

“Ketika kita sudah menjadi bagian itu, tawarkanlah etos kerja Muhammadiyah. Kita memiliki etos kerja yang baik, kita tidak mau main macam-macam dan itu yang menjadi pegangan. Indonesia ini kalau dipimpin orang Muhammadiyah insyaallah sukses.” Ungkapnya.

Lebih jauh, Muhadjir mendorong partisipasi kader-kader terbaik Muhammadiyah yang berkapasitas untuk ikut memperbaiki moral bangsa dan menyalurkan etos kerja baik yang dimiliki oleh Muhammadiyah di dalam pemerintahan.

Menurutnya, dalam hal keterlibatan kader Muhammadiyah di pemerintahan, Muhadjir mengaku untuk saat ini belum banyak. Padahal Muhammadiyah memiliki saham besar di republik ini untuk memajukan bangsa Indonesia. (Hendro)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Gus Rozin Apresiasi Muktamirin, Hormati Mekanisme Pemilihan Ketum PBNU melalui AHWA
Ironi Muktamar NU ke-35: Wartawan Menunggu Seharian, Akses Peliputan Dibatasi
Gus Rozin Ajak Muktamirin Memilih Berdasarkan Hati Nurani
Peristiwa Cipasung Cukup Sekali, Jamaah Perlu Jaga Jam’iyah
Pandangan Kritis terhadap Isu Dinamika Internal Partai Golkar
Wakil Sekretaris PWNU Jateng: Muktamar Berwenang Membahas dan Mengubah AD/ART
Camelia Petir Guncang Muktamar NU ke-35, Jutaan Santri Bersholawat Bersama Seribu Rebana
Aspirasi Masyarakat Makimi: Minta DPR dan DPD RI Awasi Penertiban Kawasan Hutan
Berita ini 3 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:41 WIB

Gus Rozin Apresiasi Muktamirin, Hormati Mekanisme Pemilihan Ketum PBNU melalui AHWA

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:04 WIB

Ironi Muktamar NU ke-35: Wartawan Menunggu Seharian, Akses Peliputan Dibatasi

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:48 WIB

Peristiwa Cipasung Cukup Sekali, Jamaah Perlu Jaga Jam’iyah

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 08:09 WIB

Pandangan Kritis terhadap Isu Dinamika Internal Partai Golkar

Jumat, 28 Agustus 2026 - 23:06 WIB

Wakil Sekretaris PWNU Jateng: Muktamar Berwenang Membahas dan Mengubah AD/ART

Berita Terbaru