Pesan Abuya Entoh Cilongok, Masyarakat Jangan Terpecah Akibat Pemilu

Avatar photo

- Penulis

Kamis, 16 November 2023 - 17:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

TerasMedia.Co, Tangerang – Pemimpin Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Istiqlaliyyah Abuya Kiai Haji (KH) Tohawi Romli yang lebih dikenal sebagai Abuya Entoh atau Abah Entoh berpesan agar masyarakat tidak terpecah akibat Pemilu 2024.

Demikian disampaikan Supena Agung Permana, salah seorang tokoh masyarakat di sekitaran Ponpes Al-Istiqlaliyyah Cilongok tentang pesan yang pernah diucapkan Abah Entoh untuk masyarakat menjelang Pemilu 2024.

“Pesan beliau, poinnya, masyarakat jangan terpecah akibat Pemilu 2024, baik untuk Pilpres ataupun Pileg,” kata pria yang akrab disapa Agung ini, saat ditemui wartawan di kediamannya, Rabu, 15 November 2023.

Menurut Agung, Ponpes Al-Istiqlaliyyah lepas dari praktek kepentingan politik. Walaupun demikian, Abah Entoh tetap membuka pintu silaturahmi bagi siapapun yang berkunjung secara pribadi.

Terpisah, Ketua Pantia Pemungutan Suara (PPS) Desa Sukamantri, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Royani mengatakan terdapat 3 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di sekitaran Ponpes Al-Istiqlaliyyah Cilongok.

“Yaitu, TPS 50, TPS 51 dan TPS 52,” kata pria yang akrab disapa Roro ini.

Dijelaskan Roro, sebanyak 265 Daftar Pemilih Tetap (DPT) di TPS 50, dari warga yang berkediaman di RT 03 RW 02, Kampung Cilongok, Desa Sukamantri Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.

Lalu, sebanyak 280 DPT di TPS 51, dari warga yang berkediaman masih di RT 03 RW 02, Kampung Cilongok, Desa Sukamantri Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.

Kemudian, sebanyak 256 DPT di TPS 52, dari warga yang berkediaman di RT 03 RW 02 dan RT 04 RW 02, Kampung Cilongok, Desa Sukamantri, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.

Dalam Pemilu 2024, ditambahkan Roro, paling banyak 300 DPT dalam setiap TPS. Tentu hal itu berbeda dengan Pemilu 2019, yang paling banyak 500 DPT dalam setiap TPS. (*Yud)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Jejak Dana BOP Ditelusuri, Kejari Geledah PKBM di Kosambi Tangerang
KPK Acungi Jempol SPMB Banten, Praktik “Titip Bangku” Berhasil Ditekan
Tegas! Wabup Intan: Stunting Bukan Tugas Satu Instansi
Kejari Kabupaten Tangerang Musnahkan Barang Bukti 65 Perkara
Adi Kurniawan: Jangan Ada Pihak yang Adu Domba Rakyat demi Program MBG
Dugaan Korupsi Batubara PLN EPI Di balik Petaka Blackout Sumatera
Siap-Siap! Kabupaten Tangerang Rombak Venue Olahraga untuk POPDA 2028
Pemkot Tangerang Masuk Daftar Khusus KPK, Ada Apa?
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 23:16 WIB

Jejak Dana BOP Ditelusuri, Kejari Geledah PKBM di Kosambi Tangerang

Sabtu, 27 Juni 2026 - 00:31 WIB

KPK Acungi Jempol SPMB Banten, Praktik “Titip Bangku” Berhasil Ditekan

Jumat, 26 Juni 2026 - 21:11 WIB

Tegas! Wabup Intan: Stunting Bukan Tugas Satu Instansi

Kamis, 25 Juni 2026 - 23:36 WIB

Kejari Kabupaten Tangerang Musnahkan Barang Bukti 65 Perkara

Minggu, 21 Juni 2026 - 22:41 WIB

Adi Kurniawan: Jangan Ada Pihak yang Adu Domba Rakyat demi Program MBG

Berita Terbaru