DPR Sepakat Sahkan Kerja Sama Pertahanan RI–Malaysia dan Turki

Avatar photo

- Penulis

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Wakil Ketua Komisi I DPR RI Anton Sukartono Suratto melaporkan penyelesaian pembahasan dua Rancangan Undang-Undang (RUU) pengesahan kerja sama pertahanan Indonesia dengan Malaysia dan Turki. Penyerahan itu dilakukan dalam Rapat Paripurna DPR RI Ke-26 Masa Persidangan V, Selasa (21/7/2026) di Gedung Nusantara II Senayan kemarin.

Anton menjelaskan Komisi I bersama pemerintah telah menuntaskan pembahasan RUU Pengesahan Nota Kesepahaman Bidang Pertahanan RI–Malaysia dan RUU Pengesahan Persetujuan Kerja Sama Pertahanan RI–Turki. Pada tahap Pembicaraan Tingkat I tanggal 1 Juli 2026, kedelapan fraksi di Komisi I sepakat bulat menyetujui kedua rancangan tersebut.

“Seluruh fraksi menilai kerja sama ini sangat strategis: memperkuat stabilitas geopolitik kawasan, mempercepat alih teknologi industri pertahanan, hingga meningkatkan kualitas sumber daya manusia militer kita,” tegas Anton, Kamis (23/7/2026)

Pengesahan ini diharapkan menjadi landasan hukum yang kokoh bagi hubungan bilateral pertahanan, sekaligus mendukung kepentingan nasional secara nyata. Anton juga menegaskan dua hal krusial pasca-undang disahkan: pengawasan yang konsisten dan dukungan anggaran yang memadai.

“Efektivitas kerja sama tidak hanya bergantung pada isi perjanjian, melainkan pada pengawasan objektif dan berkelanjutan. Selain itu, pendanaan yang terukur, tepat guna, dan berkelanjutan mutlak diperlukan agar setiap komitmen termasuk pelatihan bersama peningkatan SDM dapat berjalan optimal dan tepat waktu,” pungkas politisi Fraksi Partai Demokrat ini.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Pemasangan Tihang Jaringan Provider Diduga Tak Miliki Ijin Resmi Makin Marak di Lebak
KITA Banten Minta Kominfo Pandeglang Periksa Pemasangan Tiang WiFi MyRepublic di Cadasari
Soroti Anggaran MBG dan KDMP, LMND Minta Pemerintah Gratiskan Kuliah dan Berobat
Proyek Utilitas Cluster Coatesville Menuai Keberatan Warga, Perubahan Fungsi Fasos‑Fasum Dipertanyakan
BPKH dan BRIN Luncurkan Dai Sejuta Mimbar, Ajak Anak Muda Siapkan Haji Sejak Dini
Staf Ahli Kapolri Tinjau Lokasi Karhutla KM 38 Palangka Raya di Tengah Kabut Asap
KNPI Gelar Konsolidasi Akbar, 10 Tokoh Nasional Terima KNPI Award 2026 di Hari Sumpah Pemuda ke‑98
Warga Pertanyakan Pemasangan Tiang WiFi MyRepublic di Kampung Batur Jaya, Diduga Tanpa Persetujuan Pemilik Lahan
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:19 WIB

Pemasangan Tihang Jaringan Provider Diduga Tak Miliki Ijin Resmi Makin Marak di Lebak

Selasa, 20 Oktober 2026 - 21:13 WIB

KITA Banten Minta Kominfo Pandeglang Periksa Pemasangan Tiang WiFi MyRepublic di Cadasari

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:58 WIB

Soroti Anggaran MBG dan KDMP, LMND Minta Pemerintah Gratiskan Kuliah dan Berobat

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 19:37 WIB

Proyek Utilitas Cluster Coatesville Menuai Keberatan Warga, Perubahan Fungsi Fasos‑Fasum Dipertanyakan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 07:37 WIB

BPKH dan BRIN Luncurkan Dai Sejuta Mimbar, Ajak Anak Muda Siapkan Haji Sejak Dini

Berita Terbaru