Pengamat: Gibran Berpotensi Jadi Kader PSI, tapi Partai Sulit Lolos Senayan 2029

Pengamat: Gibran Berpotensi Jadi Kader PSI, tapi Partai Sulit Lolos Senayan 2029 I Teras Media
Foto: Gibran Rakabuming Raka, Wakil Presiden RI.
Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Dukungan agar Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kembali mencuat.

Sejumlah pihak menilai Gibran akan lebih leluasa berkarir politik jika masuk PSI, mengingat hingga kini ia belum memiliki ikatan dengan partai tertentu.

“Saya yakin Gibran akan jadi kader PSI. Alasannya sederhana, dia tidak punya partai dan tidak ada satu pun partai parlemen yang meminangnya. Paling tidak PSI bisa menjadi jalan penyelamatan karier politiknya,” ujar seorang pengamat politik, Selasa (1/10).

Bacaan Lainnya

Menurutnya, masuknya Gibran bahkan bisa memperkuat citra PSI sebagai “partai keluarga Jokowi”. Namun, ia pesimistis PSI bisa lolos ambang batas parlemen 4 persen pada Pemilu 2029.

“Sekalipun ada Gibran atau Jokowi, PSI tetap sulit lolos. Partai ini berpotensi kalah bersaing dengan PPP, PBB, Hanura, Perindo, maupun Partai Buruh,” katanya.

Ia juga menyinggung isu lama terkait tudingan ijazah palsu Presiden Jokowi yang sempat ramai dibicarakan publik.

Menurutnya, isu tersebut menurunkan kepercayaan publik terhadap Jokowi, termasuk efeknya terhadap PSI.

“Pileg lalu PSI sudah bawa jargon ‘partainya Jokowi’, tapi hasilnya buruk. Tidak mampu mengangkat PSI dari degradasi politik,” ujarnya.

Jika Gibran benar-benar bergabung, ia menambahkan, bukan tidak mungkin PSI berubah wajah total.

“PSI bisa diganti namanya jadi Partai Jokowi Indonesia (PJI) atau Partai Mulyono Indonesia (PMI),” pungkasnya.

Pos terkait