Walikota Sukabumi Kolaborasi Bersama Menteri Sosial Prioritaskan Sekolah Rakyat dan Entaskan Kemiskinan

Avatar photo

- Penulis

Senin, 6 Oktober 2025 - 17:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto/Dok: Walikota Sukabumi Bersama Menteri Sosial

i

Foto/Dok: Walikota Sukabumi Bersama Menteri Sosial

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Sukabumi – Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf, menegaskan bahwa Program Sekolah Rakyat merupakan terobosan pemerintah dalam memberikan akses pendidikan gratis dan berasrama bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

Program prioritas nasional yang diatur melalui Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 ini mencakup jenjang SD hingga SMA, dengan seluruh biaya pendidikan, tempat tinggal, konsumsi, hingga layanan kesehatan ditanggung oleh negara.

“Sekolah Rakyat dirancang sebagai pusat pemberdayaan masyarakat agar anak-anak dari keluarga miskin tidak hanya memperoleh pendidikan akademik, tetapi juga pembentukan karakter, keterampilan vokasi, dan nilai kebangsaan,” ujar Mensos.

Selain itu, ia menambahkan bahwa program ini juga menjadi bagian dari strategi penurunan kemiskinan ekstrem nasional dengan target angka kemiskinan di bawah 5 persen, termasuk melalui bantuan sosial seperti PBI BPJS Kesehatan, bantuan lansia, dan yatim piatu yang terus diperbarui setiap bulan.

Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, menyampaikan komitmennya untuk menjadikan Kota Sukabumi sebagai role model nasional dalam implementasi program Kementerian Sosial, khususnya Sekolah Rakyat dan pengentasan kemiskinan.

“Alhamdulillah, kita diterima dengan sangat baik oleh Pak Menteri, dan ternyata program-program yang sudah kita canangkan sudah terintegrasi dengan data nasional,” ujar H. Ayep Zaki.

Ia menjelaskan bahwa Kota Sukabumi telah menyiapkan lahan sebagai langkah awal untuk mendirikan Sekolah Rintisan Sekolah Rakyat yang direncanakan memiliki empat rombongan belajar.

Wali Kota menegaskan komitmen pemerintah kota untuk menuntaskan persoalan stunting, pengangguran, dan kemiskinan hingga 0 persen, dengan sinergi antara program 12 PAS (Pemerlu Atensi Sosial) dan Ayeuna Waktuna Berbagi Berkah.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Ketika Modal Melintasi Batas, Mengapa Tanggung Jawab Lingkungan Harus Berhenti di Perbatasan
PB PII Apresiasi Penguatan Peran Imam Masjid dalam Diplomasi Keagamaan
Sentul City Buldoser Lahan Milik Tetangga Prabowo di Bojong Koneng, Warga Siap Adu Bukti di Pengadilan
Rakyat Susah, Fasilitas Pejabat Mewah: Golf dan Rumah Miliaran Komisioner OJK Dipersoalkan
Merawat Bumi, Menjaga Jagat: Tradisi Kerapan Sapi Betina Tetap Hidup
Pelaku Penganiayaan Berat terhadap Anak di Bawah Umur Ditangkap Tim Gabungan Polresta Sorong
Iklan Pandeglang
Sinergi Penuh Kejari Jakut dan Polres Tanjung Priok: Pastikan Proses Hukum Cepat, dan Akuntabel
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 08:53 WIB

Ketika Modal Melintasi Batas, Mengapa Tanggung Jawab Lingkungan Harus Berhenti di Perbatasan

Kamis, 24 September 2026 - 18:38 WIB

PB PII Apresiasi Penguatan Peran Imam Masjid dalam Diplomasi Keagamaan

Jumat, 18 September 2026 - 13:37 WIB

Sentul City Buldoser Lahan Milik Tetangga Prabowo di Bojong Koneng, Warga Siap Adu Bukti di Pengadilan

Kamis, 10 September 2026 - 19:01 WIB

Rakyat Susah, Fasilitas Pejabat Mewah: Golf dan Rumah Miliaran Komisioner OJK Dipersoalkan

Rabu, 2 September 2026 - 19:17 WIB

Merawat Bumi, Menjaga Jagat: Tradisi Kerapan Sapi Betina Tetap Hidup

Berita Terbaru