Komisi XI DPR RI Ingatkan Pemerintah Jangan Cepat Naikkan BBM

Avatar photo

- Penulis

Rabu, 11 Maret 2026 - 04:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Ketua Komisi XI DPR RI,  Mukhamad Misbakhun meminta pemerintah berhati-hati dalam merespons dampak ekonomi akibat konflik di Timur Tengah. Ia menegaskan bahwa kebijakan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) sebaiknya dijadikan opsi paling akhir.

“Saya minta kalau bisa opsi itu paling akhir. Bukan terakhir, paling akhir. Paling akhir,” kata Misbakhun kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (10/3/2026).

Politikus dari Partai Golkar tersebut mengatakan Komisi XI DPR RI berencana memanggil Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk membahas potensi dampak gejolak global terhadap perekonomian nasional. Menurutnya, situasi global saat ini masih diliputi ketidakpastian akibat konflik yang sedang berlangsung.

“Kita akan agendakan itu. Tapi kita lihat ini kan suasananya masih dalam situasi ketidakpastian di awal. Reaksi-reaksi itu kan semuanya masih sifatnya sangat tidak tetap, masih volatile,” ujarnya.

Misbakhun juga berharap eskalasi konflik di Timur Tengah dapat segera mereda. Ia menilai kondisi tersebut bisa berpengaruh pada stabilitas harga minyak dunia, terlebih setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menunjukkan sikap yang lebih melunak.

“Jadi kita mudah-mudahan dengan tadi pagi pidatonya Trump juga mulai agak melunak dan situasinya mudah-mudahan dalam waktu dekat juga akan mereda. Buktinya hari ini minyak kembali mendekati ke 80, tidak terlalu ekstrem,” kata dia.

Lebih lanjut, Misbakhun mengingatkan pemerintah agar tidak bereaksi berlebihan terhadap setiap dinamika global. Menurutnya, langkah pemerintah harus dilakukan secara terukur dengan melihat perkembangan situasi terlebih dahulu.

“Jadi kalau menurut saya, respons kita harus terukur. Wait and see. Jangan kita langsung setiap gerakan diberikan reaksi. Kita harus lihat seperti apa kejadiannya, respons berikutnya seperti apa,” tegasnya.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Sinergi Penuh Kejari Jakut dan Polres Tanjung Priok: Pastikan Proses Hukum Cepat, dan Akuntabel
DPR Sepakat Sahkan Kerja Sama Pertahanan RI–Malaysia dan Turki
CBA Akan Adukan Penanganan Kasus Bea Cukai ke Dewan Pengawas KPK, Soroti 20 Perusahaan Forwarder Belum Diungkap
Lindungi Diri dari Asap TPA Jatiwaringin, Dinkes Minta Warga Pakai Masker dan Segera ke Faskes Jika Bergejala
Mencari Duta Budaya, Tapi Penilaian Tak Jelas: Kekecewaan di Balik Abang None Cilik 2026
Bermunajat Memohon Hujan, Kecamatan Sukadiri Gelar Sholat Istisqa Terkait Kondisi TPA Jatiwaringin
Dinkes Tangerang Terus Pantau Kondisi Warga Terdampak Kebakaran TPA Jatiwaringin
Kebakaran TPA Jatiwaringin Hingga Larut Malam, Asap Tebal Paksa Warga Dievakuasi 
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 08:04 WIB

Sinergi Penuh Kejari Jakut dan Polres Tanjung Priok: Pastikan Proses Hukum Cepat, dan Akuntabel

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:43 WIB

DPR Sepakat Sahkan Kerja Sama Pertahanan RI–Malaysia dan Turki

Senin, 6 Juli 2026 - 18:39 WIB

CBA Akan Adukan Penanganan Kasus Bea Cukai ke Dewan Pengawas KPK, Soroti 20 Perusahaan Forwarder Belum Diungkap

Sabtu, 4 Juli 2026 - 00:07 WIB

Lindungi Diri dari Asap TPA Jatiwaringin, Dinkes Minta Warga Pakai Masker dan Segera ke Faskes Jika Bergejala

Jumat, 3 Juli 2026 - 22:12 WIB

Mencari Duta Budaya, Tapi Penilaian Tak Jelas: Kekecewaan di Balik Abang None Cilik 2026

Berita Terbaru