Revitriyoso Husodo Serukan Stabilitas Nasional

Avatar photo

- Penulis

Rabu, 8 April 2026 - 09:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivis 98 sekaligus Ketua Umum Gerakan Ekonomi Kreatif (GERAK 08), Revitriyoso Husodo, mengkritik keras pernyataan pengamat politik Saiful Mujani

i

Aktivis 98 sekaligus Ketua Umum Gerakan Ekonomi Kreatif (GERAK 08), Revitriyoso Husodo, mengkritik keras pernyataan pengamat politik Saiful Mujani

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Aktivis 98 sekaligus Ketua Umum Gerakan Ekonomi Kreatif (GERAK 08), Revitriyoso Husodo, mengkritik keras pernyataan pengamat politik Saiful Mujani yang dinilai berpotensi memicu kegaduhan publik.

Revitriyoso, yang dikenal sebagai pendukung Presiden Prabowo Subianto, menilai pernyataan tersebut terkesan mengarah pada upaya delegitimasi pemerintahan yang sah.

Ia mengingatkan bahwa kondisi global saat ini tengah tidak stabil, sehingga menjaga stabilitas nasional harus menjadi prioritas bersama.

Menurutnya, di tengah ketegangan internasional, termasuk konflik antara Iran dan Israel, seluruh elemen bangsa seharusnya fokus pada persatuan, bukan memperkeruh situasi.

“Perbedaan pendapat dalam demokrasi itu wajar, tetapi harus disampaikan secara bijak dan bertanggung jawab. Kritik tanpa solusi hanya akan memperburuk kondisi sosial dan politik,” ujar Revitriyoso di Jakarta, Senin (7/4/2026).

Ia juga mengajak generasi muda dan seluruh masyarakat untuk bersatu menghadapi tantangan global, sekaligus menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah gejolak internasional.

“Kita boleh berbeda dalam mengekspresikan kecintaan terhadap negara, tetapi dalam situasi seperti ini, masyarakat membutuhkan pernyataan yang menyejukkan dan membangun,” tegasnya.

Revitriyoso menegaskan komitmennya untuk menjaga legitimasi pemerintahan yang sah. Ia menyatakan siap berada di garis depan dalam mendukung kepemimpinan nasional.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya pendidikan politik yang sehat di masyarakat. Menurutnya, kritik harus berbasis akademis dan disertai solusi konkret, bukan sekadar narasi provokatif.

Sebagai bagian dari solusi, ia mendorong penguatan kedaulatan energi dan ekonomi nasional melalui peningkatan produksi migas dalam negeri, revitalisasi sumur tua, serta eksplorasi cadangan baru, sehingga produksi migas meningkat diatas 1 juta barel per hari.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya penguatan sektor UMKM sebagai tulang punggung ekonomi kerakyatan.

“Kritik itu penting dan menyehatkan, tetapi harus dibangun di atas dasar yang kuat dan bertanggung jawab. Mari mencari solusi terbaik untuk bangsa,” tutupnya.

Penulis : Dyt

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Jejak Dana BOP Ditelusuri, Kejari Geledah PKBM di Kosambi Tangerang
KPK Acungi Jempol SPMB Banten, Praktik “Titip Bangku” Berhasil Ditekan
Tegas! Wabup Intan: Stunting Bukan Tugas Satu Instansi
Kejari Kabupaten Tangerang Musnahkan Barang Bukti 65 Perkara
Adi Kurniawan: Jangan Ada Pihak yang Adu Domba Rakyat demi Program MBG
Dugaan Korupsi Batubara PLN EPI Di balik Petaka Blackout Sumatera
Siap-Siap! Kabupaten Tangerang Rombak Venue Olahraga untuk POPDA 2028
Pemkot Tangerang Masuk Daftar Khusus KPK, Ada Apa?
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 23:16 WIB

Jejak Dana BOP Ditelusuri, Kejari Geledah PKBM di Kosambi Tangerang

Sabtu, 27 Juni 2026 - 00:31 WIB

KPK Acungi Jempol SPMB Banten, Praktik “Titip Bangku” Berhasil Ditekan

Jumat, 26 Juni 2026 - 21:11 WIB

Tegas! Wabup Intan: Stunting Bukan Tugas Satu Instansi

Kamis, 25 Juni 2026 - 23:36 WIB

Kejari Kabupaten Tangerang Musnahkan Barang Bukti 65 Perkara

Minggu, 21 Juni 2026 - 22:41 WIB

Adi Kurniawan: Jangan Ada Pihak yang Adu Domba Rakyat demi Program MBG

Berita Terbaru