Tradisi Ketupat Qunut di Malam Puasa Ramadhan Ke 15

Avatar photo

- Penulis

Kamis, 6 April 2023 - 20:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co, -Sebagian wilayah di Indonesia dalam rangka malam ke 15 Bulan Ramadhan selalu menyediakan ketupat atau lebih dikenal malam qunut.

Di Tangerang sendiri setiap malam ke 15 Bulan Ramadhan selalu menyediakan ketupat yang akan dibawa ke masjid atau mushola sebagai tanda bahwa puasa sudah sampai ke hari 15 di Bulan Ramadhan.

Tidak hanya di Tangerang, bahkan di semua wilayah di Provinsi Banten dan Betawi yang berbatasan langsung dengan Banten yang selalu ada ketupat di malam ke 15 Bulan Ramadhan.

Menjadi tradisi turun temurun jika terjadi malam ke 15 Bulan Ramadhan warga di Tangerang sudah mulai berburu janur untuk dijadikan bahan ketupat.

Pasar Desa Cikupa, Kabupaten Tangerang selalu ramai oleh para pedagang janur jika sudah mendekati malam ke 15 di Bulan Ramadhan.

Menjadi rasa syukur atas tercapainya berpuasa di Bulan Ramadhan, dengan membuat ketupat dan diselenggarakan di masjid atau mushola usai shalat tarawih.

Salah satu warga yang tidak ingin menyebutkan namanya mengatakan adanya ketupat di malam ke 15 Bulan Ramadhan sudah menjadi turun temurun dari dulu dan kita mengikuti tradisi yang ada hingga saat ini.

Perlu diketahui, bahan ketupat merupakan janur muda yang berwarna kuning kemudian dianyam dan dimasukan beras yng sudah dicuci terlebih dahulu. Kemudian di kukus dengan wadah besar berisi air hingga beras berbentuk ketupat.

Dilansir dari Zona Banten, Menurut sejarah yang beredar di masyarakat, malam ke 15 di Bulan Ramadhan identik dengan penyebaran agama Islam di tanah Jawa dipelopori oleh Sunan Kali Jaga.

Dulu masyarakat Jawa yang sudah memiliki kepercayaan Kejawen. Memperkenalkan ketupat dilakukan Sunan Kalijaga guna berdakwah dan menyebarkan islam.

ketupat yang memiliki arti lepat, ketupat jika diartikan mejadi mengaku lepat. Dalam bahasa Jawa lepat artinya mengakui kesalahan.

Selain itu anyaman ketupat yang terlihat rumit memiliki makna hidup manusia penuh dengan lika-liku termasuk kesalahan di
dalamnya.Bentuk segi empat yang dimiliki ketupat menggambarkan empat jenis nafsu dunia yaitu emosional, rasa lapar, rasa ingin memiliki, nafsu memaksakan diri.

Dalam ketupat jika diartikan lebih jauh maka orang yang makan ketupat digambarkan seperti telah mampu mengendalikan keempat nafsu tersebut, ketupat yang biasa diisi beras merupakan bentuk harapan agar hidup dihampiri oleh kemakmuran.

ketupat yang berasal dari beras dan jika sudah matang berwarna putih memiliki arti permohonan maaf atas kesalah dan keburukan.).

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Jejak Dana BOP Ditelusuri, Kejari Geledah PKBM di Kosambi Tangerang
KPK Acungi Jempol SPMB Banten, Praktik “Titip Bangku” Berhasil Ditekan
Tegas! Wabup Intan: Stunting Bukan Tugas Satu Instansi
Kejari Kabupaten Tangerang Musnahkan Barang Bukti 65 Perkara
Adi Kurniawan: Jangan Ada Pihak yang Adu Domba Rakyat demi Program MBG
Dugaan Korupsi Batubara PLN EPI Di balik Petaka Blackout Sumatera
Siap-Siap! Kabupaten Tangerang Rombak Venue Olahraga untuk POPDA 2028
Pemkot Tangerang Masuk Daftar Khusus KPK, Ada Apa?
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 23:16 WIB

Jejak Dana BOP Ditelusuri, Kejari Geledah PKBM di Kosambi Tangerang

Sabtu, 27 Juni 2026 - 00:31 WIB

KPK Acungi Jempol SPMB Banten, Praktik “Titip Bangku” Berhasil Ditekan

Jumat, 26 Juni 2026 - 21:11 WIB

Tegas! Wabup Intan: Stunting Bukan Tugas Satu Instansi

Kamis, 25 Juni 2026 - 23:36 WIB

Kejari Kabupaten Tangerang Musnahkan Barang Bukti 65 Perkara

Minggu, 21 Juni 2026 - 22:41 WIB

Adi Kurniawan: Jangan Ada Pihak yang Adu Domba Rakyat demi Program MBG

Berita Terbaru