PPDB SMP Bogor Diduga Bermasalah, Teh Camel Ingatkan Begini

Avatar photo

- Penulis

Selasa, 18 Juli 2023 - 08:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Menurut Teh Camel, zonasi adalah salah satu upaya pemerintah dalam meratakan infrastruktur pendidikan di Indonesia, namun Teh Camel juga menilai sebenarnya masyarakat belum siap dan masih terdoktrin sistem yang lama, Selasa (18/7/2023)

i

Keterangan foto : Menurut Teh Camel, zonasi adalah salah satu upaya pemerintah dalam meratakan infrastruktur pendidikan di Indonesia, namun Teh Camel juga menilai sebenarnya masyarakat belum siap dan masih terdoktrin sistem yang lama, Selasa (18/7/2023)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Bogor – Dalam pendaftaran peserta didik baru (PPDB) Kota Bogor tahun 2023 ditemukan indikasi kecurangan atau pendaftaran tidak sesuai aturan. Temuan ini diungkap oleh Tim Khusus Verifikasi PPDB Kota Bogor.

Hal tersebut juga memperlihatkan bahwa infrastruktur pendidikan belum siap dan merata. Meski sudah ditindak lanjuti Pemerintah Kota (Pemkot) Kota Bogor bersama pihak kepolisan, tentu ini tetap menarik atensi banyak pihak yang menyayangkan kecurangan tersebut.

Salah satunya adalah Camellia Panduwinata atau yang lebih dikenal dengan Teh Camel. Teh Camel sangat menyayangkan hal ini.

Menurut Teh Camel, zonasi adalah salah satu upaya pemerintah dalam meratakan infrastruktur pendidikan di Indonesia, namun Teh Camel juga menilai sebenarnya masyarakat belum siap dan masih terdoktrin sistem yang lama.

“Ya agak miris sih. Soalnya sebenernya kan itu buat meratakan kualitas pendidikan. Biar ada penyetaraan dan gaada kesenjangan. Tapi mungkin memang dari masyarakat juga masih mikir kalo sekolah A unggul, sekolah B ngga, jadi memaksakan gitu cari cara untuk masuk ke sekolah yang dianggap unggul. Ya orang tua pasti ingin yang terbaik bagi anaknya lah. Tapi juga harus dengan cara yang benar,” ungkap Teh Camel, Selasa (18/7/2023).

Beberapa sekolah yang bermasalah saat verifikasi jalur zonasi, yaitu SMPN 1 sebanyak 32 persen, SMPN 2 ada 9 persen, SMPN 3 ada 1 persen, SMPN 4 ada 15 persen, dan SMPN 5 ada 14 persen.

Sejumlah nama pendaftar yang terbukti tidak ditemukan dan terdaftar sesuai domisili, maka nama tersebut akan langsung dikeluarkan dari daftar PPDB dan bisa mendaftar ke sekolah swasta.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Siswa Kelas 5 SDN Cisitu Jadi Pemimpin Upacara, Moh Khiar Hamizan: Momen yang Membanggakan Orang Tua
Progres Revitalisasi SMPN 6 Malingping Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung 120 Hari
SMAN 2 Maja Bersolek, Revitalisasi Fasilitas Pendidikan Tembus 65 Persen
Prestisius: Siswa dan Pelatih SMPN 3 Rangkasbitung Sabet Jura 2 Turnamen Futsal Kapolres Cup 2026
Revitalisasi SMAN 1 Kalanganyar Berjalan Sesuai Target, Bangun RKB hingga Rehabilitasi Perpustakaan dan Musala
SMK/SMA PGRI Rangkasbitung Perkuat Pendidikan Vokasi, Siapkan Lulusan Berakhlak dan Siap Bersaing di Dunia Kerja
Buruan Daftar Segera : SPMB SMK PGRI Rangkasbitung Bakal di Tutup Pada 8 Juli 2026
Miliki Jiwa Leadership Yang Mumpuni : Dini Hipdiani Kembali Dipercaya Pimpin SMK PGRI Rangkasbitung Priode 2026 – 2030
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 10:43 WIB

Siswa Kelas 5 SDN Cisitu Jadi Pemimpin Upacara, Moh Khiar Hamizan: Momen yang Membanggakan Orang Tua

Selasa, 11 Agustus 2026 - 09:25 WIB

Progres Revitalisasi SMPN 6 Malingping Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung 120 Hari

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:40 WIB

SMAN 2 Maja Bersolek, Revitalisasi Fasilitas Pendidikan Tembus 65 Persen

Senin, 27 Juli 2026 - 21:11 WIB

Prestisius: Siswa dan Pelatih SMPN 3 Rangkasbitung Sabet Jura 2 Turnamen Futsal Kapolres Cup 2026

Kamis, 16 Juli 2026 - 21:20 WIB

Revitalisasi SMAN 1 Kalanganyar Berjalan Sesuai Target, Bangun RKB hingga Rehabilitasi Perpustakaan dan Musala

Berita Terbaru