Mahasiswa Universitas Juanda Laksanakan Studi di Bapas Bogor Terkait Perlindungan Anak dan Perempuan

Avatar photo

- Penulis

Selasa, 4 Juni 2024 - 16:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Mahasiswa Hukum Universitas Juanda Bogor, (Selasa, 4/6/2024)

i

Keterangan foto : Mahasiswa Hukum Universitas Juanda Bogor, (Selasa, 4/6/2024)

Ikuti kami di Google News

TerasMedia.co, Bogor | Bapas Bogor Menjadi Objek Studi Lapangan Mahasiswa Universitas Juanda Bogor Mengenai Perlindungan Anak dan Perempuan.

Balai Pemasyarakatan Kelas II Bogor (Bapas Bogor) mendapatkan kunjungan dari Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Juanda Bogor. Kegiatan ini merupakan kegiatan yang difasilitasi oleh Bapas Bogor dalam rangka studi lapangan mahasiswa dalam mata kuliah Hukum Perlindungan Anak dan Wanita. Kegiatan yang bertajuk “Peran Bapas Bogor Dalam Menangani Anak yang Berkonflik dengan Hukum (ABH)” ini dilaksanakan dalam rangka mengembangkan pengetahuan dan wawasan mahasiswa serta pengayaan materi perkuliahan.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Mahasiswa melakukan tanya jawab dengan petugas Bapas Bogor mengenai tugas pokok dan fungsi Balai Pemasyarakatan atau BAPAS yang berkaitan dengan penanganan kasus yang melibatkan Anak dan Perempuan.

Kegiatan studi lapangan ini dihadiri oleh 22 orang Mahasiswa Hukum Universitas Juanda. Sedangkan dari Bapas Bogor diwakili oleh Kepala Sub Seksi Bimbingan Klien Anak (BKA), Dwi Purwono, Pembimbing Kemasyarakatan Ahli Madya Sugiyarto, Pembimbing Kemasyarakatan Ahli Muda Frenky dan Julizar Jusuf Hutahaean serta Pembimbing Kemasyarakatan Ahli Pertama M.D Lusiana dan Nursyafira Salmah.

Kegiatan ini dibuka oleh Pelaksana Teknis Kepala Balai Pemasyarakatan Kelas II Bogor yaitu Murbandini. Dalam sambutannya, Murbandini berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan pemahaman Mahasiswa mengenai Bapas. Petugas Bapas Bogor memberikan materi melalui paparan dan sesi tanya jawab yang interaktif.

Seluruh Mahasiswa yang aktif bergantian bertanya banyak hal yang belum mereka pahami dan ingin mereka ketahui mengenai Balai Pemasyarakatan. Kegiatan ditutup dengan kunjungan Mahasiswa ke setiap ruangan yang ada di Bapas Bogor.

(Dn) 

Komentar ditutup.

Berita Terkait

SMK/SMA PGRI Rangkasbitung Perkuat Pendidikan Vokasi, Siapkan Lulusan Berakhlak dan Siap Bersaing di Dunia Kerja
Buruan Daftar Segera : SPMB SMK PGRI Rangkasbitung Bakal di Tutup Pada 8 Juli 2026
Miliki Jiwa Leadership Yang Mumpuni : Dini Hipdiani Kembali Dipercaya Pimpin SMK PGRI Rangkasbitung Priode 2026 – 2030
KPK Acungi Jempol SPMB Banten, Praktik “Titip Bangku” Berhasil Ditekan
Sebut Rumah Sebagai Sekolah Pertama, Ini Pesan Sekkel Pakuhaji di Acara Kelulusan SDN 5
Yayasan Al Amanah Gelar Pelepasan Siswa, Tekankan Pentingnya Pendidikan Berkelanjutan
Ini Pesan Kepsek SMK PGRI Rangkasbitung Buat 166 Peserta Didik yang Lulus di Tahun Ajaran 2025 – 2026
SMPN 2 Rangkasbitung Kirim Delapan Atlit Siswa Terbaik Ikuti POPDA Provinsi Banten Tahun 2026 : Ini Pesen Kepseknya
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:42 WIB

SMK/SMA PGRI Rangkasbitung Perkuat Pendidikan Vokasi, Siapkan Lulusan Berakhlak dan Siap Bersaing di Dunia Kerja

Senin, 6 Juli 2026 - 11:53 WIB

Buruan Daftar Segera : SPMB SMK PGRI Rangkasbitung Bakal di Tutup Pada 8 Juli 2026

Senin, 29 Juni 2026 - 12:13 WIB

Miliki Jiwa Leadership Yang Mumpuni : Dini Hipdiani Kembali Dipercaya Pimpin SMK PGRI Rangkasbitung Priode 2026 – 2030

Sabtu, 27 Juni 2026 - 00:31 WIB

KPK Acungi Jempol SPMB Banten, Praktik “Titip Bangku” Berhasil Ditekan

Senin, 22 Juni 2026 - 21:19 WIB

Sebut Rumah Sebagai Sekolah Pertama, Ini Pesan Sekkel Pakuhaji di Acara Kelulusan SDN 5

Berita Terbaru