Yayasan Al Amanah Gelar Pelepasan Siswa, Tekankan Pentingnya Pendidikan Berkelanjutan

Avatar photo

- Penulis

Minggu, 21 Juni 2026 - 13:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Lebak – Yayasan Al Amanah yang beralamat di Kampung Kebon Awi RT 01/02, Desa Bojong Leles, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, Banten, menggelar kegiatan pelepasan siswa-siswi dari seluruh unit pendidikan di bawah naungannya pada Minggu (21/6/2026).

Kegiatan tahunan yang berlangsung di halaman utama yayasan tersebut diikuti oleh peserta didik dari unit Kelompok Bermain (KB), Raudhatul Athfal (RA), dan Madrasah Diniyah (MD). Acara berlangsung khidmat dan penuh haru dengan dihadiri jajaran pengurus yayasan, kepala sekolah dari masing-masing unit pendidikan, dewan guru, komite sekolah, serta para orang tua murid.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Bojong Leles Eman, Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Madsai Gunawan, tokoh agama, tokoh masyarakat, ketua RT dan RW setempat, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Suasana haru menyelimuti lokasi acara ketika perwakilan orang tua siswa menyampaikan rasa terima kasih kepada para guru yang telah membimbing dan mendidik putra-putri mereka selama menempuh pendidikan di Yayasan Al Amanah.

Dalam sambutannya, Dewan Pembina Yayasan Al Amanah, Drs. KH. Abdur Rouf, menegaskan bahwa proses belajar tidak berhenti setelah siswa mengikuti wisuda atau pelepasan, melainkan harus terus berlanjut sepanjang hayat.

“Proses belajar itu continue, terus-menerus tanpa henti. Anak-anak yang hari ini diwisuda tidak cukup belajar hanya sampai di sini. Pendidikan harus terus berlanjut, baik melalui pendidikan formal, nonformal maupun informal,” ujarnya.

Menurutnya, pendidikan formal merupakan pendidikan berjenjang yang diselenggarakan pemerintah maupun lembaga swasta. Ia menilai keberadaan lembaga pendidikan swasta seperti Al Amanah menjadi bagian dari upaya membantu pemerintah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, khususnya dalam bidang pendidikan agama.

Selain itu, ia juga menjelaskan pentingnya pendidikan nonformal melalui Madrasah Diniyah sebagai pelengkap pendidikan agama yang diperoleh siswa di sekolah umum.

“Diniyah merupakan pendidikan takmiliyah atau penyempurna. Jika di sekolah umum pelajaran agama hanya beberapa jam dalam seminggu, maka di Diniyah anak-anak mendapatkan pembelajaran agama setiap hari sehingga nilai-nilai keimanan dan ketakwaan dapat lebih tertanam,” jelasnya.

KH. Abdur Rouf juga menekankan pentingnya pendidikan informal yang berlangsung di lingkungan keluarga dan masyarakat, seperti pengajaran melalui majelis taklim, surau, masjid, serta kebiasaan-kebiasaan baik yang diajarkan orang tua di rumah.

“Ketika orang tua membiasakan membaca doa sebelum dan sesudah makan di hadapan anak-anak, itu adalah bagian dari pendidikan informal yang sangat penting. Bahkan dalam banyak hal, pendidikan keluarga memiliki peran yang sangat besar dalam membentuk karakter anak,” katanya.

Ia berharap sinergi antara pendidikan formal, nonformal, dan informal dapat terus diperkuat guna melahirkan generasi yang memiliki akhlak mulia, pemahaman agama yang baik, serta mampu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

“Anak-anak kita harus memiliki moral, agama, dan akhlak yang baik, namun juga tidak boleh tertinggal dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Karena itu diperlukan pendampingan dan bimbingan yang tepat dari orang tua maupun lembaga pendidikan,” tambahnya.

Acara pelepasan siswa ditutup dengan berbagai penampilan pentas seni yang dibawakan oleh para siswa, mulai dari tari tradisional, pembacaan hafalan, hingga paduan suara. Kegiatan kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama antara siswa, guru, orang tua, dan seluruh tamu undangan sebagai bentuk kenang-kenangan atas berakhirnya masa pendidikan di masing-masing jenjang.

Editor : David

Komentar ditutup.

Berita Terkait

SMAN 2 Maja Bersolek, Revitalisasi Fasilitas Pendidikan Tembus 65 Persen
Prestisius: Siswa dan Pelatih SMPN 3 Rangkasbitung Sabet Jura 2 Turnamen Futsal Kapolres Cup 2026
Revitalisasi SMAN 1 Kalanganyar Berjalan Sesuai Target, Bangun RKB hingga Rehabilitasi Perpustakaan dan Musala
SMK/SMA PGRI Rangkasbitung Perkuat Pendidikan Vokasi, Siapkan Lulusan Berakhlak dan Siap Bersaing di Dunia Kerja
Buruan Daftar Segera : SPMB SMK PGRI Rangkasbitung Bakal di Tutup Pada 8 Juli 2026
Miliki Jiwa Leadership Yang Mumpuni : Dini Hipdiani Kembali Dipercaya Pimpin SMK PGRI Rangkasbitung Priode 2026 – 2030
KPK Acungi Jempol SPMB Banten, Praktik “Titip Bangku” Berhasil Ditekan
Sebut Rumah Sebagai Sekolah Pertama, Ini Pesan Sekkel Pakuhaji di Acara Kelulusan SDN 5
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:40 WIB

SMAN 2 Maja Bersolek, Revitalisasi Fasilitas Pendidikan Tembus 65 Persen

Senin, 27 Juli 2026 - 21:11 WIB

Prestisius: Siswa dan Pelatih SMPN 3 Rangkasbitung Sabet Jura 2 Turnamen Futsal Kapolres Cup 2026

Kamis, 16 Juli 2026 - 21:20 WIB

Revitalisasi SMAN 1 Kalanganyar Berjalan Sesuai Target, Bangun RKB hingga Rehabilitasi Perpustakaan dan Musala

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:42 WIB

SMK/SMA PGRI Rangkasbitung Perkuat Pendidikan Vokasi, Siapkan Lulusan Berakhlak dan Siap Bersaing di Dunia Kerja

Senin, 6 Juli 2026 - 11:53 WIB

Buruan Daftar Segera : SPMB SMK PGRI Rangkasbitung Bakal di Tutup Pada 8 Juli 2026

Berita Terbaru