Banyak Menteri Tersandung Korupsi, Relawan Jokowi Banten Bukti Lemahnya Pengawasan Jokowi

Avatar photo

- Penulis

Senin, 9 Oktober 2023 - 21:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Poto: Relawan Jokowi Banten saat kampanye Akbar Sentul Bogor Jawa Barat.

i

Keterangan Poto: Relawan Jokowi Banten saat kampanye Akbar Sentul Bogor Jawa Barat.

Ikuti kami di Google News

Jakarta – Kasus korupsi di Kementerian Pertanian (Kementan) yang menyeret nama eks Mentan Syahrul Yasin Limpo (SYL) menambah daftar panjang menteri-menteri Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang tersandung perkara rasuah.

Mohamad Rohim Relawan Jokowi Banten menilai, Fenomena ini membuktikan bahwa Pak Presiden Jokowi itu lemah dalam pengawasan internal terhadap para pembantunya.

“Pengawasan di internal Pak Jokowi ini enggak terlalu kuat sehingga begitu mudah orang terjerat kasus korupsi , memilih jabatan menteri itu hak prerogatif Presiden Jokowi ketika korupsi Presiden harus bertanggung jawab,” kata Mohamad Rohim kepada awak media di Banten, Senin (9/10/2023).

Menurutnya, Jokowi tidak melakukan fungsi pengawasan terhadap para pembantu presiden bukan rombak kabinet setelah menterinya korupsi terus tanggung jawab presiden apa? . Karena di dua periode kepemimpinannya cukup banyak menteri yang terkena korupsi. “Saya kira untuk kali pertama dalam sejarah kepemimpinan nasional di mana anggota kabinetnya banyak sekali yang masuk penjara, apalagi kalau dihitung periode pertama,” tutur dia.

Ia juga mengkritisi lambannya langkah antisipasi Jokowi terhadap para pembantunya. Terkesan bahwa eks Gubernur DKI Jakarta itu membiarkan bawahannya bertindak semaunya, baru ditindak bila sudah terjerat kasus korupsi.

“Kalau diliat polanya ini ada sektor-sektor di mana publik itu dikorupsi, kayaknya pak Jokowi enggak bisa kompromi sehingga dengan begitu dia membiarkan saja, kalo (benar korupsi) kemudian ditangani,” Ungkap Rohim.

Diketahui, baru-baru ini muncul kabar yang menyebut SYL menjadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi di Kementan yang proses hukumnya digarap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hingga ia memutuskan mundur dari jabatan Mentan.

Bukan hanya SYL, nama Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo juga sempat disebut-sebut menerima uang suap untuk perintangan penyidikan, dalam sidang pemeriksaan saksi korupsi BTS 4G Kominfo.

Selain Dito dan SYL yang diperiksa terkait dugaan korupsi, menteri-menteri lain era Jokowi telah lebih dulu ditahan atau menjalani vonis bui. Mereka yakni eks Menkominfo Johnny G Plate, eks Menpora Imam Nahrawi, eks Menteri Sosial Idrus Marham, eks Menteri Sosial Juliari Batubara, dan eks Menteri KKP Edhy Prabowo.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Penyebab Dedi Mulyadi Harus Dukung Prabowo Jika Ingin Maju Periode Kedua
Jalin Sinergi dengan PCNU, PKB Lebak Dorong Pembangunan yang Berpihak pada Rakyat
Anton Suratto Perbaiki Jembatan Gantung dan Tanam Pohon
48 Menteri, 58 Wamen, Kinerja Kabinet Prabowo Disorot
TB Hasanuddin Soroti Hibah Kapal Induk Italia, Minta Pemerintah Libatkan DPR Sejak Awal dan Hitung Beban Anggaran TNI
Apresiasi Kemnaker, Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani Ingatkan Serapan Magang Masih 30 Persen
Yahya Zaini Pertanyakan Serapan Anggaran hingga Ribuan Temuan di Kementerian Kesehatan
FORMAPPI: UU P2SK Diduga Melemahkan Pemberantasan Korupsi
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:54 WIB

Penyebab Dedi Mulyadi Harus Dukung Prabowo Jika Ingin Maju Periode Kedua

Senin, 10 Agustus 2026 - 17:57 WIB

Jalin Sinergi dengan PCNU, PKB Lebak Dorong Pembangunan yang Berpihak pada Rakyat

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:42 WIB

Anton Suratto Perbaiki Jembatan Gantung dan Tanam Pohon

Kamis, 30 Juli 2026 - 06:36 WIB

48 Menteri, 58 Wamen, Kinerja Kabinet Prabowo Disorot

Senin, 20 Juli 2026 - 20:04 WIB

TB Hasanuddin Soroti Hibah Kapal Induk Italia, Minta Pemerintah Libatkan DPR Sejak Awal dan Hitung Beban Anggaran TNI

Berita Terbaru