Tokoh Senior Dorong Mbak Tutut Pimpin Golkar, Kritik Kepemimpinan Bahlil

Avatar photo

- Penulis

Jumat, 15 Agustus 2025 - 10:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto (red).

i

Foto (red).

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Wacana Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar mencuat di tengah sorotan terhadap kepemimpinan Ketua Umum Bahlil Lahadalia. Direktur Eksekutif Fixpoll Indonesia, Mohammad Anas RA, menilai sejumlah tokoh senior tidak lagi dilibatkan dalam kepengurusan inti partai sejak Bahlil memimpin hampir setahun terakhir.

“Sejumlah tokoh senior tak lagi terlibat. Ini memicu ketidakpuasan dan mendorong gerakan politik untuk mencari pengganti,” ujar Anas, Jumat (15/8/2025).

Menurut Anas, salah satu figur yang dinilai layak memimpin Golkar adalah Siti Hardijanti Rukmana atau Mbak Tutut Soeharto. Ia menilai Mbak Tutut memiliki modal sosial dan politik yang kuat, berpengaruh di tingkat nasional, serta diterima di kalangan tokoh dan akar rumput partai.

Anas menambahkan, peluang Mbak Tutut memimpin akan semakin besar jika mendapat dukungan Presiden Prabowo Subianto. “Jika Presiden merestui, peluang perubahan kepemimpinan menjadi besar,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Bahlil Lahadalia belum memberikan tanggapan terkait pernyataan tersebut.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Manuver Curi Start Jokowi Dinilai Jadi Bom Waktu yang Bisa Merusak Nama Prabowo
Jokowi Temui Penggiat Buruh Migran di Lampung, Bahas Perlindungan PMI
Politik Dua Kaki PDIP Bikin PKB Gelisah, Pengamat: Gerus Posisi Tawar Koalisi
DPW PKB Banten Susun Kepengurusan DPC 2026-2031, Tekankan Keterwakilan Daerah
Dua DPC PPP Tuntaskan Muscab, DPW Papua Barat Daya Siap Perkuat Struktur Partai
Dari Pengabdian Menuju Kemenangan, PKB Lebak Siap Bergerak Lebih Solid dan Dekat dengan Rakyat
Adde Rosi Sebut Keterwakilan Perempuan di DPR Tak Cukup Angka, Perlu Posisi Strategis
Golkar: E-Voting Perlu Kajian Mendalam, Infrastruktur dan Regulasi Matang
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 23:18 WIB

Manuver Curi Start Jokowi Dinilai Jadi Bom Waktu yang Bisa Merusak Nama Prabowo

Minggu, 28 Juni 2026 - 10:02 WIB

Jokowi Temui Penggiat Buruh Migran di Lampung, Bahas Perlindungan PMI

Minggu, 21 Juni 2026 - 23:15 WIB

Politik Dua Kaki PDIP Bikin PKB Gelisah, Pengamat: Gerus Posisi Tawar Koalisi

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:57 WIB

DPW PKB Banten Susun Kepengurusan DPC 2026-2031, Tekankan Keterwakilan Daerah

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:12 WIB

Dua DPC PPP Tuntaskan Muscab, DPW Papua Barat Daya Siap Perkuat Struktur Partai

Berita Terbaru