LUAR BIASA, PJI dan Kejati Banten Peduli Warga Lewat Pengobatan Gratis

Teras Media

- Penulis

Minggu, 25 September 2022 - 13:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Persatuan Jaksa Indonesia bersama Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten dan Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Wilayah Banten menyelenggarakan Operasi Katarak. dan Opera gratis tersebut dilakukan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banten, Kota Serang, Sabtu (24/9/2022).

Kegiatan ini juga merupakan kolaborasi Kejati Banten dengan Pemerintah Provinsi Banten. Operasi yang diperuntukan bagi masyarakat Banten tidak mampu ini diselenggrakan dalam rangka “Bhakti Adhyaksa untuk Indonesia Sehat.

“Masyarakat Banten masih ada yang menderita katarak, namun karena keterbatasan dana mereka tidak bisa melakukan operasi. Di situlah kami hadir,” ujar Kepala Kejati Banten Leonard Eben Ezer Simanjuntak.

Baca juga : Puncak HBA ke 62, Kejari Biak Sampaikan Amanat Jaksa Agung

Pada kesempatan itu, turut hadir pula Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar untuk meninjau pelaksanaan operasi katarak dan operasi hernia. Dia pun menyampaikan apresiasi dan terima kasih pada Jaksa Agung, ST Burhanuddin, dan Kajati Banten bersama jajarannya.

“Mudah-mudahan ini menjadi bagian dari kebersamaan kita dalam rangka untuk masyarakat Banten,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, Pemprov Banten memberikan dukungan dengan memfasilitasi tempat serta tim medis dan para medis.

Al Muktabar menambahkan, Pemprov Banten sangat membutuhkan kegiatan kebersamaan serupa. Sehingga, menurutnya, masyarakat yang belum terjangkau bisa mendapat intervensi untuk segera dilakukan tindakan pengobatan.

“Ini bentuk bahwasannya pemerintah hadir untuk masyarakat,” imbuhnya.

Sebanyak 211 pasien berasal dari Kabupaten dan Kota se-Provinsi Banten menjalani operasi katarak. Sementara, 10 pasien yang menjalani operasi hernia berasal dari Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Serang.

Sebelumnya, para pasien yang akan menjalani operasi katarak maupun operasi hernia telah melawati proses pemeriksaan screening di Rumah Sakit yang ditunjunk oleh Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota.

Para pasien yang selesai menjalani operasi katarak dan operasi hernia langsung ditempatkan di asrama BPSDM (Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia) Provinsi Banten.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Kepala Kejaksaan Tinggi Banten dan Ketua IAD Wilayah Banten Ny. Friska Leonard Simanjuntak memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Pj Gubernur Provinsi Banten, para Bupati dan Walikota di Provinsi Banten, Direktur RSUD Banten dr. Danang Hamsyah Nugroho, para Relawan yang ditujukan kepada Andreas Sofiandi dari Himpunan Bersatu Teguh selaku Koordinator Tim Medis pada pelaksanaan Operasi Katarak dan Hernia dan Direktur Corporate Affairs di Erha Clinic Andreas Bayu Aji selaku Koordinator Tim Medis pada pelaksanaan Operasi Katarak dan Hernia di Provinsi Banten.

Kegiatan bakti sosial berupa operasi katarak dan hernia gratis yang bertempat di RSUD Provinsi Banten ini dihadiri oleh Pj Gubernur Banten Al Muktabar, Andreas Sofiandi selaku Ketua Himpunan Bersatu Teguh dan Andreas Bayu Aji selaku Koordinator Tim Medis pada Pelaksanan Operasi Katarak dan Hernia. Adapun kegiatan bakti sosial merupakan kolaborasi antara Persatuan Jaksa Indonesia (PERSAJA), Kejaksaan Tinggi Banten, IAD Wilayah Banten, Pemerintah Provinsi Banten, Himpunan Bersatu Teguh, Erha Clinic, dan Persatuan Dokter Spesialis Mata (PERDAMI) Provinsi Banten. (Dede/Red)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Keterlambatan Honor Pendamping Koperasi Ancam Program Ekonomi Desa di Banten
Robby Wanma Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik di Medsos ke Polresta Sorong
Apel Pagi di Nabire, Sekda Tegaskan TPP Bukan Hak Melainkan Reward Kinerja ASN
Dituding Korupsi Dana Adat, Mesak Mambraku Tempuh Jalur Hukum dan Minta Klarifikasi Dewan Adat
SMAN 1 PANDEGLANG IKUT SERTA DALAM KEGIATAN AOPGI(Asosiasi Olahraga Pendakian Gunung Indonesia)
THM One Two Six di Citra Raya Diduga Tanpa Izin, Warga dan Ponpes Resah Akibat Kebisingan
Diduga Mangkrak, Rumah Jabatan Kapolres Tambrauw Tak Rampung Meski Anggaran Rp2 Miliar
Dituding Berbuat Tak Senonoh, Ternyata Korban Investasi Bodong Rp200 Juta
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 19:22 WIB

Keterlambatan Honor Pendamping Koperasi Ancam Program Ekonomi Desa di Banten

Senin, 20 April 2026 - 14:39 WIB

Robby Wanma Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik di Medsos ke Polresta Sorong

Senin, 20 April 2026 - 10:39 WIB

Apel Pagi di Nabire, Sekda Tegaskan TPP Bukan Hak Melainkan Reward Kinerja ASN

Minggu, 19 April 2026 - 20:27 WIB

Dituding Korupsi Dana Adat, Mesak Mambraku Tempuh Jalur Hukum dan Minta Klarifikasi Dewan Adat

Minggu, 19 April 2026 - 19:52 WIB

SMAN 1 PANDEGLANG IKUT SERTA DALAM KEGIATAN AOPGI(Asosiasi Olahraga Pendakian Gunung Indonesia)

Berita Terbaru

Keterangan foto : Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat, berhasil meraih gelar Juara Favorit dalam kategori Lomba Film Pendek pada ajang bergengsi Jaga Desa Award 2026.

Hukum dan Kriminal

Malam Anugerah Bergengsi, Jakpus Juara Lomba Film Pendek Jaga Desa Award

Senin, 20 Apr 2026 - 22:50 WIB