Jaksa Muda Anak Penjual Beras di Sleman Jadi Inspiratif

Teras Media

- Penulis

Minggu, 18 Februari 2024 - 00:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Salah satu kisah inspiratif datang dari Jaksa Eko Budisusanto, Sabtu 17 Febuari 2024.

i

Keterangan foto : Salah satu kisah inspiratif datang dari Jaksa Eko Budisusanto, Sabtu 17 Febuari 2024.

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Dibalik keberhasilan setiap individu, seringkali tersembunyi kisah perjuangan yang menginspirasi. Salah satu kisah inspiratif datang dari Jaksa Eko Budisusanto, seorang anak penjual beras di Sleman, Yogyakarta, yang menembus batas-batas ekspektasi dengan menyelesaikan pendidikan tinggi hingga tingkat Doktor dalam bidang Ilmu Hukum di Universitas Islam Sultan Agung dengan predikat Cumlaude.

Perjalanan pendidikan Eko tidak dimulai dari kehidupan yang glamor atau keberuntungan yang berlimpah. Sebagai anak dari keluarga sederhana, ia tumbuh dalam lingkungan yang penuh dengan keterbatasan. Namun, keinginan yang kuat untuk meraih impian membawa Eko melewati setiap rintangan dan tantangan.

Sejak awal, Eko menunjukkan ketertarikannya pada ilmu hukum. Meskipun terbatas dalam sumber daya dan akses, dia gigih belajar dan mengasah pengetahuannya. Dia memulai pendidikannya dengan mengambil kuliah di Fakultas Hukum Universitas Janabadra pada tahun 2004.

Keuletan pria berkacamata tersebut membuahkan hasil ketika ia berhasil diterima di Kejaksaan RI pada tahun 2009 silam. Pada perjalanan karier, Eko dipercaya dalam jabatan strategis di Kejaksaan RI yaitu sebagai Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus di Kejaksaan Negeri Mempawah dan Kepala Seksi Tindak Pidana Umum di Kejaksaan Negeri Tanjung Perak Surabaya.

Hal tersebut tidak membuat Eko mudah berpuas hati. Dia melanjutkan pendidikan hingga meraih gelar Magister Ilmu Hukum dengan prestasi sebagai Lulusan Terbaik dari Universitas Airlangga.

Tidak berhenti di situ, dengan semangat yang menggebu-gebu ia melanjutkan pendidikannya hingga jenjang Doktor Ilmu Hukum di Universitas Sultan Agung Semarang. Meskipun perjalanan ini penuh dengan tantangan dan rintangan.

Eko tidak pernah menyerah, dedikasinya yang tak kenal lelah akhirnya membuahkan hasil. Kemudian dia lulus dengan prestasi tertinggi, meraih gelar Cumlaude.

Kisah inspiratif Eko tidak hanya berhenti pada pencapaian pendidikannya. Kini, dia menjabat sebagai Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Kota Malang.

Perjuangan Eko Budisusanto adalah bukti nyata bahwa dengan tekad yang kuat, kerja keras, dan ketekunan, mimpi apapun bisa terwujud. Kisah hidupnya mengilhami bahwa jangan pernah menyerah pada rintangan, dan terus berjuang meraih impian, tak peduli seberapa sulit atau tidak mungkin tampaknya.

Prestasi gemilang yang diraih Eko Budisusanto menjadi bukti bahwa tidak ada yang tidak mungkin jika kita mau berusaha dan pantang menyerah. Lahir dari keluarga sederhana bukan berarti tidak bisa meraih mimpi.

Kisah inspiratif Eko Budisusanto ini diharapkan dapat memotivasi generasi muda untuk terus semangat dalam meraih pendidikan dan cita-citanya.

Dalam sebuah kesempatan, Eko Budisusanto mengungkapkan bahwa kunci utama dalam meraih kesuksesan adalah dengan memiliki tekad yang kuat dan pantang menyerah. Dia juga berpesan kepada generasi muda untuk tidak mudah terlena dengan kesenangan sesaat dan fokuslah pada pendidikan.

“Pendidikan adalah kunci utama untuk meraih masa depan yang gemilang,” ujar Eko Budisusanto, Sabtu (17/2/2024)

“Jangan mudah terlena dengan kesenangan sesaat dan fokuslah pada pendidikan. Percayalah, bahwa tidak ada yang tidak mungkin jika kita mau berusaha dan pantang menyerah.” Tambah Eko.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Robby Wanma Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik di Medsos ke Polresta Sorong
Apel Pagi di Nabire, Sekda Tegaskan TPP Bukan Hak Melainkan Reward Kinerja ASN
Dituding Korupsi Dana Adat, Mesak Mambraku Tempuh Jalur Hukum dan Minta Klarifikasi Dewan Adat
SMAN 1 PANDEGLANG IKUT SERTA DALAM KEGIATAN AOPGI(Asosiasi Olahraga Pendakian Gunung Indonesia)
THM One Two Six di Citra Raya Diduga Tanpa Izin, Warga dan Ponpes Resah Akibat Kebisingan
Diduga Mangkrak, Rumah Jabatan Kapolres Tambrauw Tak Rampung Meski Anggaran Rp2 Miliar
Dituding Berbuat Tak Senonoh, Ternyata Korban Investasi Bodong Rp200 Juta
Pasang Tiang di Tanah Warga Sembarangan, Fiber Net Dituduh Melawan Hukum
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 14:39 WIB

Robby Wanma Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik di Medsos ke Polresta Sorong

Senin, 20 April 2026 - 10:39 WIB

Apel Pagi di Nabire, Sekda Tegaskan TPP Bukan Hak Melainkan Reward Kinerja ASN

Minggu, 19 April 2026 - 20:27 WIB

Dituding Korupsi Dana Adat, Mesak Mambraku Tempuh Jalur Hukum dan Minta Klarifikasi Dewan Adat

Minggu, 19 April 2026 - 19:52 WIB

SMAN 1 PANDEGLANG IKUT SERTA DALAM KEGIATAN AOPGI(Asosiasi Olahraga Pendakian Gunung Indonesia)

Minggu, 19 April 2026 - 16:40 WIB

THM One Two Six di Citra Raya Diduga Tanpa Izin, Warga dan Ponpes Resah Akibat Kebisingan

Berita Terbaru

Hukum dan Kriminal

Polres Lebak Ungkap Peredaran Obat Keras Ilegal, Dua Pelaku Diamankan

Senin, 20 Apr 2026 - 17:54 WIB

Semangat kebersamaan atlet zatayu dalam acara latihan gabungan INKANAS KA Bogor  19 April 2026

Olahraga

Latihan Gabungan INKANAS Kabupaten Bogor 19 April 2026

Senin, 20 Apr 2026 - 17:35 WIB