DPR RI Desak Bawaslu RI Evaluasi Pengawasan di TPS

Teras Media

- Penulis

Selasa, 15 November 2022 - 20:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Anggota Komisi II DPR RI Drs.Difriadi meminta kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI perkuat pengawas di tempat Pemungutan Suara (TPS). Tujuannya agar memiliki kompetensi dan mampu menyelesaikan masalah saat pemungutan suara.

“Saya melihat rekrutmen pengawas di TPS itu sembarang. Sehingga ketika berhadapan dengan pelanggaran pada saat pencoblosan ini tidak bisa berbuat apa apa,” kata Difriadi saat Komisi II DPR RI RDP dengan Bawaslu, KPU, DKPP dan Pejabat Kemendagri, Membahas Rancangan Peraturan Bawaslu, di Ruang Rapat Komisi II DPR, Selasa, (15/11/2022).

Baca juga : DPR Dukung Menteri ATR-BPN Perangi Mafia Tanah

Bawaslu harus memperkuat pengawas di tingkat TPS,baik dari segi Kompetensi dan honor yang di terima. Kata Difriadi, jangan hanya tingkat atas nya saja yang diperhatikan.

“Kita kebanyakan memperkuat itu di atas, Bawaslu Kabupaten, Provinsi,tapi kadang kadang pengawas di TPS kadang kadang tidak teperhatikan,” tegas Legislator Asal Daerah Pemilihan Provinsi Kalimantan Selatan II tersebut.

Selain memperkuat pengawas di TPS, Difriadi juga meminta pada Bawaslu dan penyelenggara Pemilu agar berita acara Plano dapat dijadikan sebagai bagian dari bukti hasil penghitungan suara.

“Bagaimana memasukkan berita acara Plano yang di tulis itu sebagai bagian dari bukti hasil penghitungan suara,” jelasnya.

Hal tersebut sangat penting untuk penyelesaian jika terjadi sengketa hasil Penghitungan suara.

“Sehingga ketika ada masalah ini bisa menjadi bagian sumber informasi yang akurat,” pungkas Difriadi.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Puncak Arus Balik: KCIC Operasikan 6 Perjalanan Tambahan Whoosh ke Jakarta
Kasus Ekspor CPO: DPR Minta Pemerintah Usut Tuntas Dugaan Pencucian Uang
Peran Militer Kian Kuat di Era Prabowo, BaraNusa Ingatkan Keseimbangan Reformasi
Libur Panjang: Penumpang Whoosh Ramai, Manfaatkan KA Feeder Gratis
Pemindahan Alun-Alun Kepanjen Dipertanyakan, DPRD Minta Dokumen Lengkap
Firman Soebagyo Desak Evaluasi Ekspor Sawit Satu Pintu, Harga TBS Petani Terpuruk
Temuan BPK: Potensi Rugi Rp1,3 Triliun, Kejari Karawang Segel PT BAS, Kejagung Diminta Bertindak
Menggali Potensi di Selat Tersibuk Dunia: Rintis Layanan Maritim di Pulau Nipa, Realitas dan Tantangan Layanan Maritim Indonesia
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 12:29 WIB

Puncak Arus Balik: KCIC Operasikan 6 Perjalanan Tambahan Whoosh ke Jakarta

Senin, 1 Juni 2026 - 00:15 WIB

Kasus Ekspor CPO: DPR Minta Pemerintah Usut Tuntas Dugaan Pencucian Uang

Minggu, 31 Mei 2026 - 23:26 WIB

Peran Militer Kian Kuat di Era Prabowo, BaraNusa Ingatkan Keseimbangan Reformasi

Minggu, 31 Mei 2026 - 21:35 WIB

Libur Panjang: Penumpang Whoosh Ramai, Manfaatkan KA Feeder Gratis

Minggu, 31 Mei 2026 - 20:43 WIB

Pemindahan Alun-Alun Kepanjen Dipertanyakan, DPRD Minta Dokumen Lengkap

Berita Terbaru