Tak Ada Laporan Keuangan, KCJ Soroti Iuran Miliaran PMI DKI Jakarta

Teras Media

- Penulis

Senin, 29 September 2025 - 13:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto/Dok: Ketua Umum KCJ, Muhammad Yudi.

i

Foto/Dok: Ketua Umum KCJ, Muhammad Yudi.

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Organisasi masyarakat Koalisi Cinta Jakarta (KCJ) secara tegas mempertanyakan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana iuran yang dipungut oleh Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta dari masyarakat selama ini. KCJ menyoroti ketiadaan laporan keuangan yang dapat diakses publik, padahal iuran yang terkumpul setiap tahunnya diduga mencapai miliaran rupiah.

Ketua Umum KCJ, Muhammad Yudi, menyatakan bahwa PMI DKI Jakarta harus segera memberikan pertanggungjawaban terbuka mengenai penggunaan dana-dana tersebut.

“Setiap tahun, masyarakat, termasuk pelajar, ASN, hingga baru-baru ini Ketua RT, diwajibkan atau diminta secara ‘sukarela’ untuk memberikan iuran atau sumbangan kepada PMI. Jika dihitung secara keseluruhan untuk tahun 2025 saja, yang merujuk pada target pengumpulan dana di berbagai wilayah, angkanya pasti sangat besar, mencapai puluhan miliar rupiah,” ujar Muhammad Yudi di Jakarta, Senin (29/9/2025)

Dia membeberkan, Berdasarkan data yang terkumpul dari berbagai sumber, termasuk laporan media mengenai target Bulan Dana PMI di sejumlah kota administrasi, potensi dana yang dihimpun PMI DKI Jakarta dalam setahun dapat mencapai angka fantastis. Sebagai contoh, PMI Kota Jakarta Pusat pernah menargetkan Rp 5 Miliar, dan wilayah lain juga memiliki target yang signifikan.

Jika diakumulasikan, kata Dia, angkanya bisa mencapai puluhan miliar rupiah per tahun, atau bahkan lebih, mengingat sumbangan ini melibatkan berbagai sektor.

“Angka ini adalah dana publik yang dipungut atas nama kemanusiaan. Oleh karena itu, PMI DKI Jakarta memiliki kewajiban moral dan hukum untuk transparan. Kami menuntut agar PMI DKI Jakarta segera mempublikasikan laporan keuangan yang detail dan diaudit secara independen, khususnya terkait penerimaan dan penggunaan dana iuran dari masyarakat,” tegas M.Yudi.

Muhammad Yudi juga menyoroti keluhan sejumlah Ketua RT di Jakarta Pusat yang merasa dibebani dengan iuran PMI sebesar Rp 500.000, yang muncul tak lama setelah insentif mereka diumumkan naik.

“Ini menimbulkan kesan bahwa dana PMI menjadi ‘potongan wajib’ yang membebani masyarakat dan penerima insentif. PMI harus menjelaskan, berapa total pasti iuran yang dipungut dari berbagai sumber di Jakarta selama ini, dan bagaimana dana itu dialokasikan. PMI adalah lembaga sosial kemanusiaan, bukan lembaga tertutup yang kebal audit publik,” tutup Muhammad Yudi.

KCJ mengancam akan membawa persoalan ini ke ranah hukum dan mendesak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk melakukan audit menyeluruh terhadap keuangan PMI DKI Jakarta jika tuntutan transparansi ini tidak segera diindahkan.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Robby Wanma Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik di Medsos ke Polresta Sorong
Apel Pagi di Nabire, Sekda Tegaskan TPP Bukan Hak Melainkan Reward Kinerja ASN
Dituding Korupsi Dana Adat, Mesak Mambraku Tempuh Jalur Hukum dan Minta Klarifikasi Dewan Adat
SMAN 1 PANDEGLANG IKUT SERTA DALAM KEGIATAN AOPGI(Asosiasi Olahraga Pendakian Gunung Indonesia)
THM One Two Six di Citra Raya Diduga Tanpa Izin, Warga dan Ponpes Resah Akibat Kebisingan
Diduga Mangkrak, Rumah Jabatan Kapolres Tambrauw Tak Rampung Meski Anggaran Rp2 Miliar
Dituding Berbuat Tak Senonoh, Ternyata Korban Investasi Bodong Rp200 Juta
Pasang Tiang di Tanah Warga Sembarangan, Fiber Net Dituduh Melawan Hukum
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 14:39 WIB

Robby Wanma Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik di Medsos ke Polresta Sorong

Senin, 20 April 2026 - 10:39 WIB

Apel Pagi di Nabire, Sekda Tegaskan TPP Bukan Hak Melainkan Reward Kinerja ASN

Minggu, 19 April 2026 - 20:27 WIB

Dituding Korupsi Dana Adat, Mesak Mambraku Tempuh Jalur Hukum dan Minta Klarifikasi Dewan Adat

Minggu, 19 April 2026 - 19:52 WIB

SMAN 1 PANDEGLANG IKUT SERTA DALAM KEGIATAN AOPGI(Asosiasi Olahraga Pendakian Gunung Indonesia)

Minggu, 19 April 2026 - 16:40 WIB

THM One Two Six di Citra Raya Diduga Tanpa Izin, Warga dan Ponpes Resah Akibat Kebisingan

Berita Terbaru

Hukum dan Kriminal

Polres Lebak Ungkap Peredaran Obat Keras Ilegal, Dua Pelaku Diamankan

Senin, 20 Apr 2026 - 17:54 WIB

Semangat kebersamaan atlet zatayu dalam acara latihan gabungan INKANAS KA Bogor  19 April 2026

Olahraga

Latihan Gabungan INKANAS Kabupaten Bogor 19 April 2026

Senin, 20 Apr 2026 - 17:35 WIB