Alun-Alun Rangkasbitung Bermasalah, Kadis dan Konsultan PUPR Dinilai Permalukan Bupati

Teras Media

- Penulis

Sabtu, 10 Januari 2026 - 18:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto: Fam Fuk Tjhong, wakil ketua umum FERADI WPI  Kabupaten Lebak, Sabtu (10/1/2026).

i

Keterangan foto: Fam Fuk Tjhong, wakil ketua umum FERADI WPI  Kabupaten Lebak, Sabtu (10/1/2026).

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Lebak – Pembangunan alun-alun yang baru diresmikan Bupati menuai sorotan tajam dari publik. Hasil pekerjaan dinilai jauh dari standar teknis dan mencerminkan lemahnya perencanaan serta pengawasan proyek oleh Dinas PUPR dan konsultan perencana.

Fam Fuk Tjhong, wakil ketua umum FERADI WPI  Kabupaten Lebak, menilai kerusakan yang muncul bukan sekadar cacat kecil, melainkan kesalahan mendasar dalam metode kerja (setplane) yang tidak jelas sejak awal pengerjaan.

“Ini bukan soal estetika, tapi soal teknis yang fatal. Contohnya, keramik berguguran karena dasar pemasangan tidak dikerjakan dengan benar. Tidak diplester minimal dikamprot, sehingga daya lekat lemah dan terjadi rongga di bawahnya,” tegas Fam Fuk Tjhong kepada media, Sabtu (10/1/2026).

Ia juga menyoroti sistem drainase (solokan) yang dinilai salah perhitungan. Menurutnya, posisi saluran air justru lebih tinggi dari area limpasan, sehingga menimbulkan pertanyaan besar ke mana air hujan akan dialirkan.

“Ini logika dasar pembangunan. Kalau solokan lebih tinggi, air hujan mau dibuang ke mana? Ini kesalahan perencanaan yang sangat mendasar,” ujarnya.

Tak hanya itu, Pria yang kerap disapa Koh Uun itu menyebut masih ditemukan lasan besi terbuka yang berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat. Kondisi ini dinilai mencerminkan lemahnya pengawasan lapangan selama proses pembangunan.

Lebih jauh, Fam Fuk Tjhong menilai kondisi ini secara tidak langsung telah mempermalukan Bupati yang baru saja meresmikan penggunaan alun-alun tersebut.

“Ini artinya Kadis dan konsultan PUPR sedang mempermalukan Bupati di depan publik. Padahal Bupati adalah pengguna anggaran sekaligus penggagas. Ke depan, Bupati harus lebih tegas dalam pengawalan setiap pembangunan,” katanya.

Fam Fuk Tjhong juga mengkritisi peran konsultan yang dinilai hanya aktif secara administratif tanpa penguasaan teknis yang memadai.

“Konsultan datang setiap hari membawa dokumen, tapi kalau tidak paham ilmu pembangunan, hasilnya tetap saja tidak maksimal. Yang ada hanya mempermalukan pimpinan daerah,” ungkapnya.

Ia mengingatkan bahwa proyek tersebut masih berada dalam masa pemeliharaan. Karena itu, tanggung jawab perbaikan sepenuhnya berada di tangan kontraktor dan pihak perencana.

“Ini masih masa pemeliharaan. WC, struktur bangunan, dan seluruh kekurangan wajib diperbaiki. Kontraktor dan perencana harus bertanggung jawab penuh,” tegasya.

Jika kondisi ini dibiarkan, Fam khawatir akan muncul kembali wacana penggelontoran anggaran baru yang justru membebani keuangan daerah.

“Kalau begini, bukan lagi soal rapi atau tidak rapi. Ini sudah rungkad. Dan jangan sampai rakyat harus bayar dua kali karena kesalahan teknis yang seharusnya bisa dicegah sejak awal,” pungkasnya.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Menu MBG atau Jatah Bertahan Hidup? JAN Soroti Sajian SPPG Cibuah yang Dinilai Jauh dari Kata Layak
Kapolda Banten Minta Kasatlantas Tindak Konsisten Angkutan Tambang Nakal
Ketua DPRD Kota Serang Minta Dugaan Pencemaran Sungai Pakupatan Ditindak Tegas
Pengunjung Masjid Al Amzat Kehilangan Gelang Emas 50 Gram Saat Pelepasan Jemaah Haji
Perkuat Sinergi TNI, Kodim 0510/Tigaraksa Gelar Sertijab Kasdim
Dugaan Permintaan Uang Oknum Penyidik Warnai Penanganan Kasus di Polres Sidrap
Nias Bukan Anak Tiri, Harga Gas Selangit: Publik Desak Audit Distribusi
KITA Banten Minta Kejari Pandeglang Tak Mandul, Segera Panggil Aktor Proyek KDMP
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:44 WIB

Menu MBG atau Jatah Bertahan Hidup? JAN Soroti Sajian SPPG Cibuah yang Dinilai Jauh dari Kata Layak

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:43 WIB

Kapolda Banten Minta Kasatlantas Tindak Konsisten Angkutan Tambang Nakal

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:20 WIB

Ketua DPRD Kota Serang Minta Dugaan Pencemaran Sungai Pakupatan Ditindak Tegas

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:13 WIB

Pengunjung Masjid Al Amzat Kehilangan Gelang Emas 50 Gram Saat Pelepasan Jemaah Haji

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:07 WIB

Perkuat Sinergi TNI, Kodim 0510/Tigaraksa Gelar Sertijab Kasdim

Berita Terbaru

Keterangan foto : Pangdam III/Siliwangi, Mayjen TNI Kosasih,  melakukan kunjungan kerja langsung ke wilayah Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang, Banten, pada Selasa (12/05/2026)

Nasional

Pesan Khusus Pangdam III ke Prajurit Siliwangi

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:28 WIB