Pengunjung Masjid Al Amzat Kehilangan Gelang Emas 50 Gram Saat Pelepasan Jemaah Haji

Avatar photo

- Penulis

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Tangerang – Ribuan pengantar jemaah haji memadati kawasan Masjid Al Amzat saat prosesi pelepasan keberangkatan jemaah haji menuju Madinah, Senin (11/5/2026). Suasana haru dan bahagia menyelimuti keluarga yang turut mendampingi keberangkatan para calon tamu Allah tersebut.

Namun di tengah suasana tersebut, musibah dialami salah seorang pengunjung. Seorang warga bernama Maswah, asal Kelurahan Ketuung, RT 12/RW 03, Kecamatan Gunung Kaler, mengaku kehilangan gelang emas murni seberat 50 gram dengan nilai ditaksir mencapai sekitar Rp100 juta.

Saat ditemui awak media, Maswah menceritakan awal kejadian tersebut. Ia mengaku kehilangan gelang emasnya ketika berada di area kamar mandi halaman depan Masjid Al Amzat.

“Waktu itu kondisi di kamar mandi sangat padat dan terjadi antrean serta desak-desakan pengunjung yang keluar masuk. Setelah saya keluar dari kamar mandi, baru sadar gelang emas di tangan sudah hilang,” ujar Maswah dengan nada sedih.

Korban sempat berupaya mencari gelang tersebut di sekitar lokasi, namun tidak membuahkan hasil. Ia kemudian meminta bantuan pihak operator masjid untuk membuka rekaman CCTV.

Namun, berdasarkan keterangan operator masjid, kamera pengawas di area menuju kamar mandi belum mencakup titik lokasi kejadian, sehingga tidak dapat membantu mengungkap pelaku maupun kronologi pasti hilangnya gelang tersebut.

Dengan penuh harap, Maswah memohon kepada siapa pun yang menemukan gelang emas miliknya agar berkenan mengembalikannya.

“Saya mohon kepada siapa saja yang menemukan gelang itu, tolong dikembalikan. Saya tidak akan menuntut apa-apa,” ucapnya sambil menangis.

Sementara itu, salah satu pengurus jemaah haji Kloter 15 yang enggan disebutkan namanya mengatakan bahwa pihaknya sejak awal fokus pada pelayanan dan pengamanan jemaah haji.

“Kami sepenuhnya fokus kepada jemaah haji. Untuk pengantar atau pengunjung di luar tanggung jawab kami. Bukan berarti kami tidak prihatin atas kejadian ini, namun tugas utama kami adalah memastikan pelayanan jemaah berjalan lancar,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa sistem pengamanan selama kegiatan berlangsung dinilai sudah cukup lengkap, melibatkan aparat kepolisian, TNI, serta petugas keamanan masjid.

“Petugas sudah beberapa kali mengingatkan pengunjung agar selalu waspada terhadap barang bawaan, memastikan tidak ada yang tertinggal, dan selalu melakukan pengecekan ulang. Selain itu, area khusus jemaah haji juga dibatasi dan hanya dapat dimasuki petugas serta pengurus,” pungkasnya.

Editor : Redaksi

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Perkuat Sinergi TNI, Kodim 0510/Tigaraksa Gelar Sertijab Kasdim
Dugaan Permintaan Uang Oknum Penyidik Warnai Penanganan Kasus di Polres Sidrap
Nias Bukan Anak Tiri, Harga Gas Selangit: Publik Desak Audit Distribusi
KITA Banten Minta Kejari Pandeglang Tak Mandul, Segera Panggil Aktor Proyek KDMP
Tangkap Pelakunya, FTMB Gugat Pembiaran KLH ESDM Atas Penjarahan Lingkungan di Maja Lebak
DPRK Raja Ampat Gelar Paripurna Istimewa, Wakil Ketua III Diminta Utamakan Aspirasi Rakyat
Polresta Serang Kota Komitmen Berikan Sanksi Tegas terhadap Personel yang Melakukan Pelanggaran
Sertifikat Tak Kunjung Dikembalikan, Ahli Waris Nasabah Somasi BRI Unit Waisai
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:13 WIB

Pengunjung Masjid Al Amzat Kehilangan Gelang Emas 50 Gram Saat Pelepasan Jemaah Haji

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:07 WIB

Perkuat Sinergi TNI, Kodim 0510/Tigaraksa Gelar Sertijab Kasdim

Selasa, 12 Mei 2026 - 12:22 WIB

Nias Bukan Anak Tiri, Harga Gas Selangit: Publik Desak Audit Distribusi

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:27 WIB

KITA Banten Minta Kejari Pandeglang Tak Mandul, Segera Panggil Aktor Proyek KDMP

Senin, 11 Mei 2026 - 15:32 WIB

Tangkap Pelakunya, FTMB Gugat Pembiaran KLH ESDM Atas Penjarahan Lingkungan di Maja Lebak

Berita Terbaru