AS Klaim Tenggelamkan Lebih dari 30 Kapal Iran dan Serang 200 Target dalam 72 Jam

Avatar photo

- Penulis

Sabtu, 7 Maret 2026 - 00:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Komandan U.S Central Command (CENTCOM) Brad Cooper mengatakan pasukan Amerika Serikat (AS) menenggelamkan lebih dari 30 kapal Iran dan menyerang hampir 200 target di Iran selama 72 jam terakhir

“Pesawat pengebom B-2 AS menjatuhkan puluhan bom penetrator seberat 2.000 pon yang menargetkan peluncur rudal balistik Iran yang terkubur dalam,” kata Komandan CENTCOM Laksamana Brad Cooper, Jumat (6/3/2026).

Cooper juga mengatakan selama konferensi pers Pentagon bahwa pasukan pengebom AS telah menyerang hampir 200 target di seluruh Iran selama 72 jam terakhir, termasuk lokasi di sekitar ibu kota Teheran.

Ia menambahkan bahwa operasi AS terhadap angkatan laut Iran juga telah meningkat.

“Anda mungkin telah mendengar presiden mengatakan beberapa saat yang lalu bahwa kami telah menenggelamkan 24 kapal. Itu benar pada saat itu. Sekarang kami telah menenggelamkan lebih dari 30 kapal,” kata Cooper.

Cooper mengatakan serangan Iran telah menurun secara signifikan sejak dimulainya operasi, dengan serangan rudal balistik turun 90% dan serangan drone turun 83%.

Ketegangan meningkat di Timur Tengah setelah AS dan Israel melancarkan serangan udara ke Iran mulai 28 Februari yang telah menewaskan lebih dari 900 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dan setidaknya 165 siswi.

Iran membalas dengan serangan drone dan rudal yang menargetkan situs-situs yang terkait dengan AS di negara-negara Teluk.

Pada akhir pekan, serangan drone di Kuwait menewaskan enam anggota militer AS di pusat operasi taktis.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Puncak Arus Balik: KCIC Operasikan 6 Perjalanan Tambahan Whoosh ke Jakarta
Kasus Ekspor CPO: DPR Minta Pemerintah Usut Tuntas Dugaan Pencucian Uang
Peran Militer Kian Kuat di Era Prabowo, BaraNusa Ingatkan Keseimbangan Reformasi
Libur Panjang: Penumpang Whoosh Ramai, Manfaatkan KA Feeder Gratis
Pemindahan Alun-Alun Kepanjen Dipertanyakan, DPRD Minta Dokumen Lengkap
Firman Soebagyo Desak Evaluasi Ekspor Sawit Satu Pintu, Harga TBS Petani Terpuruk
Temuan BPK: Potensi Rugi Rp1,3 Triliun, Kejari Karawang Segel PT BAS, Kejagung Diminta Bertindak
Menggali Potensi di Selat Tersibuk Dunia: Rintis Layanan Maritim di Pulau Nipa, Realitas dan Tantangan Layanan Maritim Indonesia
Berita ini 15 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 12:29 WIB

Puncak Arus Balik: KCIC Operasikan 6 Perjalanan Tambahan Whoosh ke Jakarta

Senin, 1 Juni 2026 - 00:15 WIB

Kasus Ekspor CPO: DPR Minta Pemerintah Usut Tuntas Dugaan Pencucian Uang

Minggu, 31 Mei 2026 - 23:26 WIB

Peran Militer Kian Kuat di Era Prabowo, BaraNusa Ingatkan Keseimbangan Reformasi

Minggu, 31 Mei 2026 - 21:35 WIB

Libur Panjang: Penumpang Whoosh Ramai, Manfaatkan KA Feeder Gratis

Minggu, 31 Mei 2026 - 20:43 WIB

Pemindahan Alun-Alun Kepanjen Dipertanyakan, DPRD Minta Dokumen Lengkap

Berita Terbaru