Guru Tak Diakui sebagai Buruh, Ancaman Senyap bagi Masa Depan Generasi

Avatar photo

- Penulis

Jumat, 1 Mei 2026 - 10:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Hari Buruh 1 Mei selalu identik dengan perjuangan hak pekerja. Namun, ada satu kelompok yang sering luput: guru. Ketika mereka tidak dianggap sebagai pekerja dengan hak penuh, muncul pertanyaan besar siapa yang menjamin kesejahteraan mereka?

Praktisi komunikasi publik dan pendidikan, Handiyono Aruman, menilai ada masalah serius dalam cara pandang terhadap profesi guru, saat memberikan rilis tertulisnya 1 Mei 2026.

“Kita terlalu lama terjebak dalam romantisme ‘pahlawan tanpa tanda jasa’. Akibatnya, guru dituntut berkorban tanpa batas, tapi kesejahteraannya diabaikan,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi ini berdampak langsung pada kualitas pendidikan. Guru yang terbebani masalah ekonomi cenderung kehilangan fokus, minim inovasi, dan hanya mengajar secara formalitas. Dampaknya, siswa tidak mendapatkan pembelajaran yang membangun karakter dan daya pikir.

Masalah lain yang mulai terlihat adalah krisis regenerasi. Profesi guru makin ditinggalkan karena dianggap tidak menjanjikan. Jika dibiarkan, Indonesia bisa menghadapi kekurangan guru dalam satu dekade ke depan, dengan kelas yang semakin padat dan kualitas pendidikan yang menurun.

Handiyono menegaskan, guru seharusnya diposisikan sebagai pekerja profesional dengan hak yang jelas, termasuk upah layak, jaminan sosial, dan perlindungan kerja.

Ia juga mendorong tiga langkah utama: pengakuan hukum terhadap status guru sebagai pekerja profesional, percepatan pengangkatan guru honorer, serta sistem insentif yang adil, terutama bagi guru di daerah terpencil.

“Kalau ingin masa depan generasi kuat, mulai dari hal paling dasar: pastikan guru hidup layak,” tegasnya.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Para Perasuk Film Terpilih FFH Edisi Ke-6
18 Saham RI Dicoret dari MSCI, Marwan Jafar Minta BEI Benahi Pasar Modal
Warga Cengkareng Barat Desak Pemda Atasi Tumpukan Sampah yang Menggunung
Dari Lebak untuk Indonesia: Adde Rosi Serap Gagasan Siswa SMAN 1 Pangarangan
Kasus Nikel Sultra: Pemilik PT TSHI Ditetapkan Tersangka dan Ditahan, Terlibat Mantan Komisioner Ombudsman
Pesan Khusus Pangdam III ke Prajurit Siliwangi
BaraNusa Soroti Frekuensi Lawatan Luar Negeri dan Anggaran Besar: Hasil Belum Terasa di Rakyat
Dikritik Kinerja, Humas Kemendag Malah Sibuk Tertibkan Visual Media
Berita ini 24 kali dibaca
Tag :
Guru Tak Diakui sebagai Buruh, Ancaman Senyap bagi Masa Depan Generasi

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:19 WIB

Para Perasuk Film Terpilih FFH Edisi Ke-6

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:21 WIB

18 Saham RI Dicoret dari MSCI, Marwan Jafar Minta BEI Benahi Pasar Modal

Rabu, 13 Mei 2026 - 10:36 WIB

Warga Cengkareng Barat Desak Pemda Atasi Tumpukan Sampah yang Menggunung

Rabu, 13 Mei 2026 - 05:46 WIB

Dari Lebak untuk Indonesia: Adde Rosi Serap Gagasan Siswa SMAN 1 Pangarangan

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:08 WIB

Kasus Nikel Sultra: Pemilik PT TSHI Ditetapkan Tersangka dan Ditahan, Terlibat Mantan Komisioner Ombudsman

Berita Terbaru