Kericuhan Kopdar Total Politik Jadi Alarm Kekecewaan Generasi Muda terhadap Persoalan Bangsa

Avatar photo

- Penulis

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta — Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Hafizh, angkat bicara mengenai dinamika kegiatan Kopi Darat (Kopdar) Total Politik yang berakhir ricuh baru-baru ini.

‎Hafizh menyampaikan keprihatinannya atas situasi tersebut. Kendati demikian, ia mengajak publik untuk melihat peristiwa tersebut secara lebih utuh dan tidak sekadar menyoroti kericuhan yang terjadi di permukaan.

‎Menurut Hafizh, ekspresi kemarahan yang ditunjukkan oleh sebagian mahasiswa dalam acara tersebut merupakan hilir dari akumulasi kekecewaan yang selama ini dirasakan oleh generasi muda terhadap berbagai persoalan bangsa.

‎”Kita tentu tidak mendorong atau membenarkan tindakan yang mengganggu jalannya diskusi. Namun, kita juga perlu memahami bahwa kemarahan yang muncul dari kawan-kawan mahasiswa kemungkinan merupakan akumulasi kekecewaan yang sudah lama terpendam,” ujar Hafizh dalam keterangan tertulis, Selasa (16/6/2026).

‎Hafizh membeberkan, selama ini mahasiswa sudah berulang kali membuka ruang diskusi, menyampaikan kritik, menyusun rekomendasi, hingga melakukan kajian komprehensif.

‎Sayangnya, berbagai aspirasi tersebut kerap berhenti sebagai catatan tanpa adanya tindak lanjut nyata dari para pengambil kebijakan.

‎Meski memahami pemantik konflik tersebut, Hafizh menegaskan bahwa jalan keluar dari persoalan bangsa bukanlah dengan memperlebar polarisasi, melainkan dengan memperkuat tradisi dialog yang sehat, setara, dan berorientasi pada pemecahan masalah.

‎”Perbedaan pandangan adalah hal yang wajar dalam demokrasi. Namun, perbedaan tersebut harus dikelola melalui dialog yang konstruktif dan saling menghormati,” tuturnya.

‎Lebih lanjut, Hafizh menekankan bahwa Indonesia saat ini membutuhkan demokrasi yang substantif sebuah sistem yang tidak berhenti pada seremoni diskusi atau penyaluran aspirasi, melainkan mampu melahirkan perubahan nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

‎Sebagai bagian dari komunitas akademik, ia mengingatkan kembali bahwa kawasan Ciputat memiliki sejarah panjang sebagai ruang intelektual yang terbuka bagi berbagai gagasan dan perdebatan. Tradisi inilah yang harus terus dijaga sebagai fondasi kehidupan demokrasi.

‎”Ciputat siap berdialog dengan siapa pun. Kami percaya bahwa gagasan harus dilawan dengan gagasan, argumentasi harus dijawab dengan argumentasi, dan kritik harus direspons dengan kebijakan yang berpihak kepada kepentingan rakyat,” tegas Hafizh.

‎Melalui momentum ini, DEMA UIN Jakarta mengajak seluruh elemen bangsa, termasuk pemerintah, untuk menjadikan setiap ruang diskusi sebagai sarana memperkuat demokrasi, membangun kembali kepercayaan publik, dan mencari solusi bersama atas tantangan kebangsaan saat ini.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Dinamika di UGM: JAGATANI Minta Kritik Mahasiswa Dijawab Kebijakan Nyata
Aktivis 98 : Gerakan Mahasiswa Saat Ini Aneh Dan Anomali
Tim 8 Prabowo-Gibran Siap Jadi Mata dan Telinga Presiden di Akar Rumput
Firman Soebagyo Kecewa Nelayan Tak Dilibatkan dalam Pembentukan Koperasi Desa Nelayan Merah Putih
HMI dan KOHATI Cabang Bogor Dilantik, Perkuat Kaderisasi dan Pemberdayaan Perempuan
BEM SI Pilih DPR Jadi Lokasi Demo, Nilai Wakil Rakyat Tak Lagi Pro Kepentingan Publik
Ribuan Personel Gabungan Amankan Aksi Demo di DPR, Polisi Kedepankan Pendekatan Humanis
Perusahaan Pengolah Limbah B3 Diduga Cemari Sungai, Ditegur Masyarakat
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:49 WIB

Kericuhan Kopdar Total Politik Jadi Alarm Kekecewaan Generasi Muda terhadap Persoalan Bangsa

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:33 WIB

Aktivis 98 : Gerakan Mahasiswa Saat Ini Aneh Dan Anomali

Selasa, 16 Juni 2026 - 08:29 WIB

Tim 8 Prabowo-Gibran Siap Jadi Mata dan Telinga Presiden di Akar Rumput

Senin, 15 Juni 2026 - 21:03 WIB

Firman Soebagyo Kecewa Nelayan Tak Dilibatkan dalam Pembentukan Koperasi Desa Nelayan Merah Putih

Senin, 15 Juni 2026 - 20:49 WIB

HMI dan KOHATI Cabang Bogor Dilantik, Perkuat Kaderisasi dan Pemberdayaan Perempuan

Berita Terbaru

Daerah

Hijrah Fest 1448 H Legok: Rawat Tradisi, Cetak Generasi Emas

Selasa, 16 Jun 2026 - 23:56 WIB

Daerah

Bocah 4 Tahun Tersesat di Tangerang Akhirnya Selamat!

Selasa, 16 Jun 2026 - 23:08 WIB

Hukum dan Kriminal

Residivis Curanmor Tangerang Ditangkap di Lebak, Polisi Buru Penadah

Selasa, 16 Jun 2026 - 22:38 WIB