Ketua DPRD Minta Pelaku Pelecehan Belasan Anak Dihukum Berat

Teras Media

- Penulis

Rabu, 8 Februari 2023 - 13:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

TERASMEDIA.CO, JAMBI-Ketua DPRD Provinsi Jambi, Edi Purwanto menyoroti kasus pelecehan yang menimpa 17 anak dibawah umur. Edi Purwanto menyebut bahwa kasus yang terjadi saat ini sangat merusak psikologis 17 anak dibawah umur tersebut.

Edi Purwanto secara tegas meminta agar tersangka yang tidak lain adalah seorang perempuan muda untuk dihukum dengan hukuman maksimal setimpal sesuai aturan yang berlaku. Edi Purwanto juga turut prihatin atas kejadian tersebut.

“Saya berharap memang terhadap pelaku untuk dihukum seberat-beratnya sesuai dengan aturan yang ada, sebagai pertanggungjawaban pelaku atas perbuatannya,”tegasnya.

Disisi lain, Edi Purwanto cukup prihatian atas kejadian ini, terlebih ini ada 17 anak dibawah umur yang menjadi korban. Maka terhadap hal ini, Edi Purwanto meminta pemerintah daerah dalam hal ini dinas terkait untuk dilakukan pendampingan psikolog terhadap 17 anak tersebut.

“Saya cukup prihatin atas kejadian yang terjadi ini, apalagi ini korbannya anak dibawah umur, anak-anak kita yang punya masa depan,”sebutnya.

“Secara psikologis tentu anak-anak ini merasa trauma, maka saya minta pemerintah melalui dinas terkait lakukan pendampingan berkelanjutan terhadap psikis 17 anak tersebut,”ucapnya.

Edi Purwanto meminta agar dinas terkait secara berkala memberikan pendampingan kepada 17 anak tersebut, karena semua anak tersebut secara psikis tentu terguncang atas hal yang dialaminya. Terlebih kata Edi Purwanto 17 anak tersebut merupakan generasi bangsa.

“Saya mendorong agar 17 anak yang menjadi korban ini harus mendapat pendampingan dan diperhatikan, harus ada bimbingan konseling juga terhadap anak-anak ini, apalagi mereka ini masih sekolah, kita minta ini diperhatikan betul,”ujarnya.(*)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Bongkar Kafe Diduga Ilegal, Kapolresta Tangerang Tuai Pujian: Ini Polisi Paham Hati Rakyat
Izin Dicabut tapi Tetap Beroperasi, Kejagung Bongkar Rekayasa Dokumen Ekspor PT AKT
Todung Mulya Lubis: Kasus Nadiem, Tom, Hasto dan Ira Bukti Negara Hukum Sedang Runtuh
Dukung Atlet Paralimpiade, Kajari Kota Bekasi Janjikan Perlindungan Hukum Penuh
Wacana Sanksi Blacklist dan Pembatasan Uang Tunai, Doli: Demi Pemilu Berintegritas
MataHukum Ngamuk Desak Audit Tambang Curugbitung dan Seret Korporasi Penadah
Pesta Babi dan Ibu yang Dijual: Pesan Menohok Bumi Alit untuk Para Pemimpin
Satgas PKH Serahkan Rp10,2 Triliun dan 2,3 Juta Hektar Hutan ​
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:59 WIB

Bongkar Kafe Diduga Ilegal, Kapolresta Tangerang Tuai Pujian: Ini Polisi Paham Hati Rakyat

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:46 WIB

Izin Dicabut tapi Tetap Beroperasi, Kejagung Bongkar Rekayasa Dokumen Ekspor PT AKT

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:15 WIB

Todung Mulya Lubis: Kasus Nadiem, Tom, Hasto dan Ira Bukti Negara Hukum Sedang Runtuh

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:32 WIB

Dukung Atlet Paralimpiade, Kajari Kota Bekasi Janjikan Perlindungan Hukum Penuh

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:30 WIB

Wacana Sanksi Blacklist dan Pembatasan Uang Tunai, Doli: Demi Pemilu Berintegritas

Berita Terbaru