KPU Diminta Klarifikasi Soal Suara Caleg DPRD Demokrat Lebak Melorot di Webiste 

Avatar photo

- Penulis

Sabtu, 17 Februari 2024 - 23:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Jumlah perolehan suara calon anggota legislative (Caleg) DPRD Kabupaten Lebak pada pemilu 2024 mendadak melorot di website real count Komisi Pemilihan Umum (KPU), Sabtu (17/2/2024)

i

Keterangan foto : Jumlah perolehan suara calon anggota legislative (Caleg) DPRD Kabupaten Lebak pada pemilu 2024 mendadak melorot di website real count Komisi Pemilihan Umum (KPU), Sabtu (17/2/2024)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Lebak – Jumlah perolehan suara calon anggota legislative (Caleg) DPRD Kabupaten Lebak pada pemilu 2024 mendadak melorot di website real count Komisi Pemilihan Umum (KPU). Hal ini mendapat sorotan dari Ketua Serikat Sopir Banten (SSB), Mulyadi, Sabtu (17/2/2024)

“Saya mendapatkan laporan tiba-tiba ada suara caleg DPRD Lebak dari partai yang ikut berkonsestasi melorot. Misalnya dari Demokrat nomor urut 10 Mastur pada pukul 12.46 Wib, Sabtu 17 Febuari dia memperoleh suara 1.011, tapi pukul 18.29 suara dia berubah menjadi 226 di website real count KPU,’’ kata Ketua Serikat Sopir Banten, Mulyadi, Sabtu (17/2/2024)

KPU Diminta Klarifikasi Soal Suara Caleg DPRD Demokrat Lebak Melorot di Webiste  I Teras Media
Keterangan foto : Jumlah perolehan suara calon anggota legislative (Caleg) DPRD Kabupaten Lebak pada pemilu 2024 mendadak melorot di website real count Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Dikatakan Mulyadi, terdapat keanehan dalam perolehan suara caleg DPRD Kabupaten Lebak pada website real count KPU. Menurut Mulyadi adanya perubahan suara caleg DPRD tentu membuat para caleg gusar. Meskipun mereka menyadari saat ini Sirekap merupakan sistem hitungan sementara.

“Kita mendorong KPU Kabupaten Lebak untuk memberikan penjelasan, klarifikasi apakah ini memang website nya sedang bermasalah atau seperti apa,” ucap aktivis perburuhan tersebut.

Lebih lanjut, Mulyadi menyarankan untuk para caleg yang merasa dirugikan untuk mengumpulkan hasil plenonya atau C1. Sehingga, ketika sudah dipegang barang bukti dugaan kecurangan atau kelalaian, para caleg bisa menempuh upaya hukum dengan menggugat ke MK.

“Para caleg harus mengumpulkan barang bukti jika ingin menempuh upaya hukum dengan menggugatnnya ke MK,’’ sebut pria berbadan besar tersebut.

Selain itu, Mulyadi juga mendorong agar Lembaga Pengawas dan Penegakkan Hukum Terpadu (GAKKUMDU) untuk ikut plototi tentang preses rekapitulasi hasil Pileg di Kabupaten Lebak. Kata Mulyadi, tindakan ini dirasa penting karena untuk mengurangi kecurangan atau penggelemungan suara.

“Saya minta GAKKUMDU aktif mengawasi proses pemilu 2024, sehingga bisa berjalan lancer dan tak ada yang dirugikan,’’ tutur Mulyadi.

Sementara itu, sampai berita ini diterbitkan, pihak redaksi masih berusaha untuk meminta tanggapan dari Komisioner KPU Lebak.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Poldasu Gelar Rakor Penanganan Antrean SPBU, Para Pihak Sepakati Percepatan Normalisasi Distribusi
Diduga Belum Bayar Pekerjaan Cut and Fill Rp662 Juta, Kades Panyirapan Dilaporkan Pengusaha
Bank Banten Salurkan Bantuan bagi Pihak Terdampak Kebakaran TPA Jatiwaringin di Kabupaten Tangerang
Tak Puas Penjelasan BBWSC3, SEMARAK Ancam Laporkan Dugaan Masalah P3-TGAI ke Kementerian
Duduk Bersama Menentukan Arah Desa, Kampung Melayu Barat Gelar Musdes RKPDes 2027
Ketua DPRD Kota Serang Apresiasi Permainan Kolektif Spanyol Usai Singkirkan Prancis
Kapolda Banten Gaungkan Semangat pada Peringatan Hari Pajak Nasional 2026
Wabup Intan Hadiri Festival Berbagi Bahagia Bersama 200 Anak Yatim di Kecamatan Curug
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 21:45 WIB

Poldasu Gelar Rakor Penanganan Antrean SPBU, Para Pihak Sepakati Percepatan Normalisasi Distribusi

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:42 WIB

Diduga Belum Bayar Pekerjaan Cut and Fill Rp662 Juta, Kades Panyirapan Dilaporkan Pengusaha

Rabu, 15 Juli 2026 - 12:15 WIB

Tak Puas Penjelasan BBWSC3, SEMARAK Ancam Laporkan Dugaan Masalah P3-TGAI ke Kementerian

Rabu, 15 Juli 2026 - 12:14 WIB

Duduk Bersama Menentukan Arah Desa, Kampung Melayu Barat Gelar Musdes RKPDes 2027

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:52 WIB

Ketua DPRD Kota Serang Apresiasi Permainan Kolektif Spanyol Usai Singkirkan Prancis

Berita Terbaru