Tekan Kasus DBD, Kades Pekayon Imbau Untuk Selalu Menjaga Kesehatan Lingkungan

Avatar photo

- Penulis

Kamis, 25 April 2024 - 14:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat Koordinasi Aparatur Desa Pekayon terkait pencegahan penyebaran DBD.

i

Rapat Koordinasi Aparatur Desa Pekayon terkait pencegahan penyebaran DBD.

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co, TANGERANG | Pemerintah Desa Pekayon menggelar Rapat Koordinasi bersama para RT , RW dan Perangkat Desa lainnya dalam rangka mencegah penyebaran kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di lingkungan Desa Pekayon Kecamatan Sukadiri Kabupaten Tangerang pada Rabu 24 April 2024.

Kades Pekayon H.Suaryo meminta kepada seluruh jajaran nya khususnya para RT agar mengimbau kan kembali kepada warga nya untuk selalu melakukan pola Hidup bersih dan sehat (PHBS) dalam upaya mencegah nya penyebaran virus DBD.

“Jadi para RT tolong sampaikan kepada warganya untuk membersihkan lingkungannya masing-masing guna mencegah penularan demam berdarah denggue yang dibawa oleh nyamuk aedes aegypti,”ujar H.Suaryo saat Rapat koordinasi pencegahan DBD yang dilaksanakan di Kantor Desa Pekayon pada Rabu 24 April 2024.

Ia berharap, dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat dapat terbebas dari nyamuk demam berdarah. Oleh karena itu, mari kita lakukan gerakan gotong royong serentak di setiap lingkungan.

“Insya Allah pada Sabtu besok 27 April, kita lakukan gerakan pemberantasan sarang nyamuk secara serentak di lingkungan RT Masing-masing,”ungkapnya.

Untuk diketahui gerakan pemberantasan sarang nyamuk secara serentak ini dengan cara 3 M Plus.

1. Menguras dan menyikat tempat penampungan air.
2. Menutup tempat penampungan air setelah digunakan.
3. Memanfaatkan atau Mendaur Ulang barang bekas

Untuk pulus nya (+) ialah mencegah gigitan dan perkembang biakan nyamuk dengan cara
– memelihara ikan pemakan jentik nyamuk.
– menggunakan obat anti nyamuk.
– memasang kawat kasa pada jendela dan ventilasi.
– Gotong Royong membersihkan Lingkungan.
– Memeriksa tempat penampungan air.
– Meletakkan pakaian bekas pada wadah tertutup.
– Memberikan larvasida pada penampungan air yang susah di kuras.
– Memperbaiki saluran dan talang air yang tidak lancar.
– Menanam tanaman pengusir nyamuk.

(Ardi).

Komentar ditutup.

Berita Terkait

HUT ke-10, Bank Banten Siap Menjadi Bagian Penting Pertumbuhan Ekonomi di Provinsi Banten
Refund Macet, Konsumen Bintaro Plaza Residences Keluhkan Minimnya Respons Developer
Pastikan Suplai, Bulog Optimalkan Distribusi Beras Premium ke Rerail Modern
Fery Radiansyah Pimpin Deklarasi 10 Organisasi Desa di Ternate, Teguhkan Dukungan Nasional untuk KDKM
Tim Penjaringan Buka Pendaftaran Calon Ketua Komda Pemuda Katolik Papua Barat Daya Jelang Muskomda II
Kapolres Lebak Pimpin Apel Kesiapsiagaan, Antisipasi Bencana dan Karhutla 2026
Rekrut 10.000 Kader, AMPG DKI Jakarta Terima Bantuan Mobil Operasional
Tanah Adat Bukan Milik Negara, Pemilik Hak Ulayat Protes Kehadiran Satgas PKH
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:35 WIB

HUT ke-10, Bank Banten Siap Menjadi Bagian Penting Pertumbuhan Ekonomi di Provinsi Banten

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:56 WIB

Pastikan Suplai, Bulog Optimalkan Distribusi Beras Premium ke Rerail Modern

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:24 WIB

Fery Radiansyah Pimpin Deklarasi 10 Organisasi Desa di Ternate, Teguhkan Dukungan Nasional untuk KDKM

Rabu, 5 Agustus 2026 - 22:02 WIB

Tim Penjaringan Buka Pendaftaran Calon Ketua Komda Pemuda Katolik Papua Barat Daya Jelang Muskomda II

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:13 WIB

Kapolres Lebak Pimpin Apel Kesiapsiagaan, Antisipasi Bencana dan Karhutla 2026

Berita Terbaru