Gaya Politik Egaliter Prabowo Tercermin pada Dasco — Harmoni dengan Gibran Bukti Nyata

Avatar photo

- Penulis

Sabtu, 19 September 2026 - 16:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang berjalan berdampingan dengan Wakil Ketua DPR RI sekaligus Ketua Harian Partai Gerindra, Prof. Sufmi Dasco Ahmad.

i

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang berjalan berdampingan dengan Wakil Ketua DPR RI sekaligus Ketua Harian Partai Gerindra, Prof. Sufmi Dasco Ahmad.

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta — Suasana hangat dan penuh pesan politik terasa dalam perayaan ulang tahun Partai Amanat Nasional (PAN), Jumat, 18 September 2026. Kehadiran Presiden Prabowo Subianto diiringi deretan elit politik dan pemerintahan, namun satu momen yang paling mencuri perhatian publik adalah kebersamaan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang berjalan berdampingan dengan Wakil Ketua DPR RI sekaligus Ketua Harian Partai Gerindra, Prof. Sufmi Dasco Ahmad.

Kehadiran mereka berdua beriringan bukan sekadar kebetulan belaka. Ketua Umum All Cipayung Nusantara, David Pajung, menilai momen tersebut adalah cerminan nyata dari keharmonisan hubungan politik antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Jokowi.

“Kebersamaan Prof. Dasco dengan Mas Gibran adalah gambaran kehangatan dan harmoni politik antara Pak Prabowo dengan Pak Jokowi. Tak bisa dipisahkan bahwa Bang Dasco adalah simbol dan representasi Presiden Prabowo, sedangkan Mas Gibran adalah representasi Pak Jokowi,” ujar David Pajung, yang juga alumni Lemhannas RI.

Gaya Politik Egaliter: Luwes, Hangat, Menyatu

David menekankan bahwa gaya politik egaliter yang melekat pada diri Presiden Prabowo Subianto senantiasa tercermin pada sikap dan pendekatan politik Prof. Sufmi Dasco Ahmad — yang dikenal luwes, hangat, tenang, dan mampu menjalin koneksi dengan berbagai tokoh politik dari beragam latar belakang.

“Demikian juga Mas Gibran, meski dari sisi usia jauh lebih muda, ia sangat dewasa dalam memposisikan diri di tengah elit politik yang jauh lebih senior. Keduanya mewakili dua kekuatan besar yang kini berjalan beriringan,” tambahnya.

Tepis Tuduhan Tanpa Dasar: Dasco Bukan Sumber Gaduh

Lebih dari itu, pernyataan ini sekaligus menjawab dan menepis tuduhan yang beredar di media sosial yang menyebutkan bahwa Dasco mendukung atau mem-backup Refly Harun dan Roy Suryo dalam kasus dugaan fitnah terkait ijazah Presiden Jokowi.

David menegaskan ia mengetahui betul bagaimana sosok Sufmi Dasco berupaya keras menciptakan ketenangan serta harmoni sosial-politik, agar pemerintah dapat menjalankan program kerja tanpa terganggu kegaduhan.

“Kegaduhan yang diciptakan oleh Roy Suryo dan kawan-kawan justru menciptakan disharmoni yang merusak konsentrasi pemerintah. Hal seperti itu sama sekali tidak diinginkan oleh seorang Sufmi Dasco. Beliau justru berjuang agar kita semua tetap tenang dan bersatu,” tegas David.

Pesan Politik yang Kuat: Ikatan Tetap Erat

Keakraban yang tampak secara terbuka antara Prof. Sufmi Dasco Ahmad dengan Gibran Rakabuming Raka dalam momentum HUT PAN itu, menurut David, mengirimkan pesan politik yang sangat kuat kepada seluruh elemen bangsa.

“Hubungan politik antara Pak Prabowo dengan Pak Jokowi hingga saat ini tetap terjaga erat dan dalam ikatan harmoni yang kuat. Sosok Dasco adalah kunci utama di balik terpeliharanya hubungan tersebut,” tutup David Pajung.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Kapolri Harus Buka Kembali Kasus Payment Gateway Denny Indrayana, Demi Pulihkan Nama Baik Polri
Dukung Prabowo untuk 2029, Pengamat: Golkar Dinilai Sengaja Jaga Ruang Manuver untuk Gibran
 Usai Pecah Rekor Nasional, BULOG Lebak‑Pandeglang Bersyukur dan Berbagi ke Anak Yatim
Arif Rahman: Ikan Bermutu, Kunci Generasi Pandeglang Lebih Cerdas
Dave Laksono: Modernisasi Alutsista Tak Cukup, SDM Harus Siap Mengoperasikan
Marwan Jafar PKB: Standar Kewajaran LPS Harus Terukur dan Akuntabel
Lewat Pendidikan Politik, Anton Suratto Bangun Kader Partai Demokrat yang Tangguh di Jabar
Ijazah Gibran: Soal Administrasi atau Pertarungan Politik, Zulhamedy Syamsi Ungkap Makna di Balik Polemik
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 06:59 WIB

Kapolri Harus Buka Kembali Kasus Payment Gateway Denny Indrayana, Demi Pulihkan Nama Baik Polri

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Dukung Prabowo untuk 2029, Pengamat: Golkar Dinilai Sengaja Jaga Ruang Manuver untuk Gibran

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:29 WIB

 Usai Pecah Rekor Nasional, BULOG Lebak‑Pandeglang Bersyukur dan Berbagi ke Anak Yatim

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:18 WIB

Arif Rahman: Ikan Bermutu, Kunci Generasi Pandeglang Lebih Cerdas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:16 WIB

Dave Laksono: Modernisasi Alutsista Tak Cukup, SDM Harus Siap Mengoperasikan

Berita Terbaru